Thursday, 23 May 2013

Asuhan Keperawatan Appendisitis

I. PENGERTIAN
Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab paling umum untuk bedah abdomen darurat (Brunner & Suddart, 1997)

II. ETIOLOGI
Appendisitis tersumbat atau terlipat oleh:
a. Fekalis/ massa keras dari feses
b. Tumor, hiperplasia folikel limfoid
c. Benda asing

III. PATOFISIOLOGI
Appendisitis yang terinflamasi dan mengalami edema. Proses inflamasi meningkatkan tekanan intra luminal, menimbulkan nyeri abdomen atas atau menyebar hebat secara progresif dalam beberapa jam, trlokalisasi di kuadran kanan bawah dari abdomen.

IV. PATHWAYS

Idiopatik makan tak teratur Kerja fisik yang keras

Massa keras feses

Obstruksi lumen

Suplay aliran darah menurun
Mukosa terkikis

* Perforasi Peradangan pada appendiks distensi abdomen
* Abses
* Peritonitis Nyeri
Menekan gaster

Appendiktomy pembatasan intake cairan peningk prod HCL

Insisi bedah mual, muntah

Resiko terjadi infeksi
Nyeri resiko kurang vol cairan

V. TANDA DAN GEJALA
* Nyeri kuadran kanan bawah dan biasanya demam ringan
* Mual, muntah
* Anoreksia, malaisse
* Nyeri tekan lokal pada titik Mc. Burney
* Spasme otot
* Konstipasi, diare
(Brunner & Suddart, 1997)

VI. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
* Sel darah putih : lekositosis diatas 12000/mm3, netrofil meningkat sampai 75%
* Urinalisis : normal, tetapi eritrosit/leukosit mungkin ada
* Foto abdomen: Adanya pergeseran material pada appendiks (fekalis) ileus terlokalisir
* Tanda rovsing (+) : dengan melakukan palpasi kuadran bawah kiri yang secara paradoksial menyebabkan nyeri yang terasa dikuadran kanan bawah
(Doenges, 1993; Brunner & Suddart, 1997)

VII. KOMPLIKASI
* Komplikasi utama adalah perforasi appediks yang dapat berkembang menjadi peritonitis atau abses apendiks
* Tromboflebitis supuratif
* Abses subfrenikus
* Obstruksi intestinal

VIII. PENATALAKSANAAN
* Pembedahan diindikasikan bila diagnosa apendisitis telah ditegakkan
* Antibiotik dan cairan IV diberikan sampai pembedhan dilakukan
* Analgetik diberikan setelah diagnosa ditegakkan
Apendektomi dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan resiko perforasi.
(Brunner & Suddart, 1997)

IX. PENGKAJIAN
1. Aktivitas/ istirahat: Malaise
2. Sirkulasi : Tachikardi
3. Eliminasi
* Konstipasi pada awitan awal
* Diare (kadang-kadang)
* Distensi abdomen
* Nyeri tekan/lepas abdomen
* Penurunan bising usus
4. Cairan/makanan : anoreksia, mual, muntah
5. Kenyamanan
Nyeri abdomen sekitar epigastrium dan umbilikus yang meningkat berat dan terlokalisasi pada titik Mc. Burney meningkat karena berjalan, bersin, batuk, atau nafas dalam
6. Keamanan : demam
7. Pernapasan
* Tachipnea
* Pernapasan dangkal
(Brunner & Suddart, 1997)

X. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI
1. Resiko tinggi terjadi infeksi b.d tidak adekuatnya pertahanan utama, perforasi,peritonitis sekunder terhadap proses inflamasi
Tujuan : tidak terjadi infeksi
Kriteria:
* Penyembuhan luka berjalan baik
* Tidak ada tanda infeksi seperti eritema, demam, drainase purulen
* Tekanan darah >90/60 mmHg
* Nadi < 100x/menit dengan pola dan kedalaman normal
* Abdomen lunak, tidak ada distensi
* Bising usus 5-34 x/menit
Intervensi:
a. Kaji dan catat kualitas, lokasi dan durasi nyeri. Waspadai nyeri yang menjadi hebat
b. Awasi dan catat tanda vital terhadap peningkatan suhu, nadi, adanya pernapasan cepat dan dangkal
c. Kaji abdomen terhadap kekakuan dan distensi, penurunan bising usus
d. Lakukan perawatan luka dengan tehnik aseptik
e. Lihat insisi dan balutan. Catat karakteristik drainase luka/drain, eriitema
f. Kolaborasi: antibiotik

2. Nyeri b.d distensi jaringan usus oleh onflamasi, adanya insisi bedah
Kriteria hasil:
* Persepsi subyektif tentang nyeri menurun
* Tampak rileks
* Pasien dapat istirahat dengan cukup
Intervensi:
a. Kaji nyeri. Catat lokasi, karakteristik nyeri
b. Pertahankan istirahat dengan posisi semi fowler
c. Dorong untuk ambulasi dini
d. Ajarkan tehnik untuk pernafasan diafragmatik lambat untuk membantu melepaskan otot yang tegang
e. Hindari tekanan area popliteal
f. Berikan antiemetik, analgetik sesuai program
3. Resiko tinggi kekurangan cairan tubuhb.d inflamasi peritoneum dengan cairan asing, muntah praoperasi, pembatasan pasca operasi
Kriteria hasil;
* Membran mukosa lembab
* Turgor kulit baik
* Haluaran urin adekuat: 1 cc/kg BB/jam
* Tanda vital stabil
Intervensi:
a. Awasi tekanan darah dan tanda vial
b. Kaji turgor kulit, membran mukosa, capilary refill
c. Monitor masukan dan haluaran . Catat warna urin/konsentrasi
d. Auskultasi bising usus. Catat kelancara flatus
e. Berikan perawatan mulut sering
f. Berikan sejumlah kecil minuman jernih bila pemasukan peroral dimulai dan lanjutkan dengan diet sesuai toleransi
g. Berikan cairan IV dan Elektrolit

4. Kurang pengetahuan tentang kondisi prognosis dan kebutuhan pengobatan b.d kurang informasi
Kriteria:
* Menyatakan pemahamannya tentang proese penyakit, pengobatan
* Berpartisipasidalam program pengobatan
Intervensi
a. Kaji ulang embatasan aktivitas paska oerasi
b. Dorong aktivitas sesuai toleransi dengan periode istirahatperiodik
c. Diskusikan perawatan insisi, termasuk mengganti balutan, pembatasan mandi
d. Identifikasi gejala yang memerlukan evaluasi medik, contoh peningkatan nyeri, edema/eritema luka, adanya drainase
(Doenges, 1993)

DAFTAR PUSTAKA

1. Doenges, Marilynn E. (1993). Rencana Asuhan Keperawatan. Edisi 3. Jakarta. EGC

2. Price, SA, Wilson,LM. (1994). Patofisiologi Proses-Proses Penyakit, Buku Pertama. Edisi 4. Jakarta. EGC

3. Smeltzer, Bare (1997). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Brunner & suddart. Edisi 8. Volume 2. Jakarta, EGC

4. Swearingen. (1996). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 2. K\Jakarta. EGC

pencarian yang hadir:

patofisiologi kolik abdomen,pengertian ballotement,pathway kolik abdomen,soepel adalah,lp kolik abdomen,laporan pendahuluan perforasi gaster,askep apendisitis perforasi,woc peritonitis,contoh askeb peritonitis,komplikasi kolik abdomen,asuhan keperawatan kolik abdomen,lp perforasi gaster,patofisiologi ami,lp colic abdomen,asuhan keperawatan colic abdomen,patofisiologi apendisitis,pathway colic abdomen,woc apendiksitis,woc laparatomi,pengertian abdomen supel,abdomen soepel adalah,lp peritonitis,apendisitis perforasi pdf,apendiks perforasi,jurnal apendisitis,abdomen soepel,pengertian supel,patofisiologi colic abdomen,komplikasi colic abdomen,abses subfrenikus,askeb patologi peritonitis,askep abses mamae,resume kolik abdomen,pengertian colic abdomen,definisi anamnesa,lp apendiks,makalah kolik abdomen,makalah palpasi abdominal,makalah apendik,pengertian apendik,konsep dasar kolik abdomen,pathway tumor jaringan lunak,kumpulan laporan pendahuluan vomiting,patofisiologi apendisitis perforasi,askeb nifas dengan peritonitis,etiologi apendiksitis,penyimpangan kdm perforasi gaster,woc apendiks,colie abdomen,etiologi tumor colli,laporan pendahuluan AMI,asuhan keperawatan pada pasien kolik abdomen,pathways kolik abdomen,asuhan keperawatan pada pasien dengan colic abdomen,laporan kasus colic abdomen,patofisiologi osteomalasia,lp apendisitis perforasi,massa intraabdomen,ileus perforasi,makalah lp kolik abdomen,askep pada tumor intra abdomen,appendisitis adalah pdf,pathway pada peritonitis,pathway colik abdomen,patofisologi apendik,definisi apendiksitis,poplitea adalah,pengertian insisi,makalah askep tumor intra abdomen,patoflow tumor intra abdomen,askep pada colic abdomen,Abses subfrenikus adalah,subfrenikus,contoh lp appendisitis,perforasi apendiks,asuhan keperawatan pada tumor intra abdomen,makalah tentang colic abdomen,patofisiologi massa abdomen,pathways askep apendisitis,Pathway penyakit peritonitis,laporan pendahuluan komplikasi gastroenteritis,askep keperawatan klien dengan kolik abdomen,kdm lp nyeri,makalah post app perforasi,pathways / woc askep kolik,intervensi kolik abdomen,Contoh Laporan pendahuluan colic abdomen,asuhan keperawatan pada pasien dengan tumor intra abdomen,asuhan keperawatan dengan perforasi gaster,Pengertian susp app perforasi,contoh laporan rawat inap,ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN KASUS KOLIK ABDOMEN,peritonitis referat,askep tachipnea,soepel abdomen,contoh pathway diare,tindakan keperawatan intraoperasi apendiksitis,lp apendik perforasi,asuhan keperawatan pada pasien tumor intra abdomen,penyimpangan KDM apendicitis,laporan pendahuuan askep perforasi gaster,laporan pendahuluanappendik app,patofisiologi perforasi gaster,yhs-002,pengkajian appendisitis,patoflow apendik,contoh askep ilius,asuhan keperawatan laparatomi dengan kasus apendisitis perforasi,contoh askep keperawatan apendisitis,woc askep appendicitis,lp apendiksitis perforasi,Askep pada klien dengan masa intra Abdomen,askep dng apendisitis perporasi,askep tumor intra abdomen pada,asuhan kebidanan dengan apendik perforasi,lp peritonitis gaster,maksud penyakit tachipnea,perforasi gaster pengkajian,tumor intraabdomen pdf,verniformis,pathway lp perforasi gaster,LP APPENDIKS,lp appendicitis akut,lp fertorasi gaster,kti keperawatan tentang apendik,patway peritonitis,pengertian apendik perforasi,pengertian ca gaster,ebook pathway apendisitis akut,definisi perforasi app,gambar patway vomitus,pengertian abses mamae,Pengertian abses ileus dan colic abdomen,diagnosa keperawatan perforasi gaster,diagnosa perforasi gaster,contoh pathway apendisitis,contoh pengertian perforasi gaster,pengertian abses apendiks,patway apendik,patofisiologi peritonitis,pengertian colic abdomen dan patofisiologi,pathways pasien peritonitis,pathway kanker jaringan lunak,pathways pathways perforasi gaster,pathways peritonitis,referat appendisitis pdf,proses terjadinya dan penyimpangan kdm kolik abdomen,pengertian gaster,phatway peritonitis,skema perforasi gaster,tumor intraabdomen adalah,pathway penyakit SLE berdasarkan patofisiologi,pathway penyebab peritonitis,pengertian apendik perporasi,tumor intra abdomen patofisiologi,pengertian apendiks perforasi,pathway peritonitis umum,pengertian app perforasi,pathway laporan pendahuluan peritonitis,soap asuhan kebidanan apendik,pathway tumor jaringan lunak pdf,woc appendiks,subfrenikus adalah,patofisiologi apendisitis perforasi pdf,patopisiologi tumor abdomen,patofisiologi pathway peritonitis,pengertian perforasi dalam kesehatan,patofisiologi penyakit tia,patofisiologi penyimpangan kdm appendicitis,penutup makalah askep apendiksitis perforasi,Pengkajian perforasi,patway perforasi gaster,patofisiologi tumor intraabdomen,patway apendentis akut,pengertian tentang abses,patoplow tumor intra abdomen,patoflow appendisitis,pengertian popletia,pengertian subfrenikus,pengertian perforasi apendiks,pengertian appendik,patofisiologi appendicitis perforasi,patofisiologi appendisitis pdf,pengertian abdomen,pengertian ileus perforasi,patofisiologi appendisitis perforasii,penatalaksanaan askep soap colic,patofisiologi berdasarkan penyimpangan KDM pada pasien dengan laparatomi,pengertian susp tumor abdomen,Pembahasan post perforasi gaster,pdf resume appendisitis,penyimpangan kdm pada apendisitis pdf,patofisiologi dan woc peritonitis,pdf lp dan askep colik abdomen,pdf asuhan keperawatan apendisitis perforasi,penyimpangan kdm askep post appendiktomy,patofsiologi ami,pathway jaringan lunak tumor,diagnosa dan intervensi keperawatan abses abdomen,contoh kajian kasus pada palpasi abdomen

Response on "Asuhan Keperawatan Appendisitis"