Tuesday, 21 October 2014

Asuhan Keperawatan Appendisitis

I. PENGERTIAN
Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab paling umum untuk bedah abdomen darurat (Brunner & Suddart, 1997)

II. ETIOLOGI
Appendisitis tersumbat atau terlipat oleh:
a. Fekalis/ massa keras dari feses
b. Tumor, hiperplasia folikel limfoid
c. Benda asing

III. PATOFISIOLOGI
Appendisitis yang terinflamasi dan mengalami edema. Proses inflamasi meningkatkan tekanan intra luminal, menimbulkan nyeri abdomen atas atau menyebar hebat secara progresif dalam beberapa jam, trlokalisasi di kuadran kanan bawah dari abdomen.

IV. PATHWAYS

Idiopatik makan tak teratur Kerja fisik yang keras

Massa keras feses

Obstruksi lumen

Suplay aliran darah menurun
Mukosa terkikis

* Perforasi Peradangan pada appendiks distensi abdomen
* Abses
* Peritonitis Nyeri
Menekan gaster

Appendiktomy pembatasan intake cairan peningk prod HCL

Insisi bedah mual, muntah

Resiko terjadi infeksi
Nyeri resiko kurang vol cairan

V. TANDA DAN GEJALA
* Nyeri kuadran kanan bawah dan biasanya demam ringan
* Mual, muntah
* Anoreksia, malaisse
* Nyeri tekan lokal pada titik Mc. Burney
* Spasme otot
* Konstipasi, diare
(Brunner & Suddart, 1997)

VI. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
* Sel darah putih : lekositosis diatas 12000/mm3, netrofil meningkat sampai 75%
* Urinalisis : normal, tetapi eritrosit/leukosit mungkin ada
* Foto abdomen: Adanya pergeseran material pada appendiks (fekalis) ileus terlokalisir
* Tanda rovsing (+) : dengan melakukan palpasi kuadran bawah kiri yang secara paradoksial menyebabkan nyeri yang terasa dikuadran kanan bawah
(Doenges, 1993; Brunner & Suddart, 1997)

VII. KOMPLIKASI
* Komplikasi utama adalah perforasi appediks yang dapat berkembang menjadi peritonitis atau abses apendiks
* Tromboflebitis supuratif
* Abses subfrenikus
* Obstruksi intestinal

VIII. PENATALAKSANAAN
* Pembedahan diindikasikan bila diagnosa apendisitis telah ditegakkan
* Antibiotik dan cairan IV diberikan sampai pembedhan dilakukan
* Analgetik diberikan setelah diagnosa ditegakkan
Apendektomi dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan resiko perforasi.
(Brunner & Suddart, 1997)

IX. PENGKAJIAN
1. Aktivitas/ istirahat: Malaise
2. Sirkulasi : Tachikardi
3. Eliminasi
* Konstipasi pada awitan awal
* Diare (kadang-kadang)
* Distensi abdomen
* Nyeri tekan/lepas abdomen
* Penurunan bising usus
4. Cairan/makanan : anoreksia, mual, muntah
5. Kenyamanan
Nyeri abdomen sekitar epigastrium dan umbilikus yang meningkat berat dan terlokalisasi pada titik Mc. Burney meningkat karena berjalan, bersin, batuk, atau nafas dalam
6. Keamanan : demam
7. Pernapasan
* Tachipnea
* Pernapasan dangkal
(Brunner & Suddart, 1997)

X. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI
1. Resiko tinggi terjadi infeksi b.d tidak adekuatnya pertahanan utama, perforasi,peritonitis sekunder terhadap proses inflamasi
Tujuan : tidak terjadi infeksi
Kriteria:
* Penyembuhan luka berjalan baik
* Tidak ada tanda infeksi seperti eritema, demam, drainase purulen
* Tekanan darah >90/60 mmHg
* Nadi < 100x/menit dengan pola dan kedalaman normal
* Abdomen lunak, tidak ada distensi
* Bising usus 5-34 x/menit
Intervensi:
a. Kaji dan catat kualitas, lokasi dan durasi nyeri. Waspadai nyeri yang menjadi hebat
b. Awasi dan catat tanda vital terhadap peningkatan suhu, nadi, adanya pernapasan cepat dan dangkal
c. Kaji abdomen terhadap kekakuan dan distensi, penurunan bising usus
d. Lakukan perawatan luka dengan tehnik aseptik
e. Lihat insisi dan balutan. Catat karakteristik drainase luka/drain, eriitema
f. Kolaborasi: antibiotik

2. Nyeri b.d distensi jaringan usus oleh onflamasi, adanya insisi bedah
Kriteria hasil:
* Persepsi subyektif tentang nyeri menurun
* Tampak rileks
* Pasien dapat istirahat dengan cukup
Intervensi:
a. Kaji nyeri. Catat lokasi, karakteristik nyeri
b. Pertahankan istirahat dengan posisi semi fowler
c. Dorong untuk ambulasi dini
d. Ajarkan tehnik untuk pernafasan diafragmatik lambat untuk membantu melepaskan otot yang tegang
e. Hindari tekanan area popliteal
f. Berikan antiemetik, analgetik sesuai program
3. Resiko tinggi kekurangan cairan tubuhb.d inflamasi peritoneum dengan cairan asing, muntah praoperasi, pembatasan pasca operasi
Kriteria hasil;
* Membran mukosa lembab
* Turgor kulit baik
* Haluaran urin adekuat: 1 cc/kg BB/jam
* Tanda vital stabil
Intervensi:
a. Awasi tekanan darah dan tanda vial
b. Kaji turgor kulit, membran mukosa, capilary refill
c. Monitor masukan dan haluaran . Catat warna urin/konsentrasi
d. Auskultasi bising usus. Catat kelancara flatus
e. Berikan perawatan mulut sering
f. Berikan sejumlah kecil minuman jernih bila pemasukan peroral dimulai dan lanjutkan dengan diet sesuai toleransi
g. Berikan cairan IV dan Elektrolit

4. Kurang pengetahuan tentang kondisi prognosis dan kebutuhan pengobatan b.d kurang informasi
Kriteria:
* Menyatakan pemahamannya tentang proese penyakit, pengobatan
* Berpartisipasidalam program pengobatan
Intervensi
a. Kaji ulang embatasan aktivitas paska oerasi
b. Dorong aktivitas sesuai toleransi dengan periode istirahatperiodik
c. Diskusikan perawatan insisi, termasuk mengganti balutan, pembatasan mandi
d. Identifikasi gejala yang memerlukan evaluasi medik, contoh peningkatan nyeri, edema/eritema luka, adanya drainase
(Doenges, 1993)

DAFTAR PUSTAKA

1. Doenges, Marilynn E. (1993). Rencana Asuhan Keperawatan. Edisi 3. Jakarta. EGC

2. Price, SA, Wilson,LM. (1994). Patofisiologi Proses-Proses Penyakit, Buku Pertama. Edisi 4. Jakarta. EGC

3. Smeltzer, Bare (1997). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Brunner & suddart. Edisi 8. Volume 2. Jakarta, EGC

4. Swearingen. (1996). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 2. K\Jakarta. EGC

pencarian yang hadir:

patofisiologi kolik abdomen,soepel adalah,pathway kolik abdomen,pengertian ballotement,laporan pendahuluan perforasi gaster,lp perforasi gaster,lp kolik abdomen,woc peritonitis,askep apendisitis perforasi,abses subfrenikus,komplikasi kolik abdomen,patofisiologi ami,contoh askeb peritonitis,asuhan keperawatan kolik abdomen,lp colic abdomen,woc laparatomi,woc apendiksitis,pathway colic abdomen,asuhan keperawatan colic abdomen,patofisiologi apendisitis,pengertian abdomen supel,abdomen soepel adalah,patofisiologi colic abdomen,lp peritonitis,yhs-002,makalah kolik abdomen,komplikasi colic abdomen,abdomen soepel,askep abses mamae,lp apendiks,resume kolik abdomen,apendisitis perforasi pdf,pathway tumor jaringan lunak,jurnal apendisitis,pengertian supel,kumpulan laporan pendahuluan vomiting,apendiks perforasi,askeb patologi peritonitis,makalah palpasi abdominal,patofisiologi apendisitis perforasi,definisi anamnesa,pengertian colic abdomen,makalah apendik,woc apendiks,konsep dasar kolik abdomen,pengertian apendik,etiologi apendiksitis,askeb nifas dengan peritonitis,etiologi tumor colli,colie abdomen,makalah lp kolik abdomen,penyimpangan kdm perforasi gaster,laporan pendahuluan AMI,abses subfrenikus adalah,laporan kasus colic abdomen,susp app,pengertian susp app,laporan askep app perforasi,patofisiologi appendisitis,susp app perforasi,pathway konstipasi,susp app akut,susp appendiksitis adalah,Susp appendik akut,susp appendiksitis,contoh askep app,contoh KTI appendiksitis,contoh kasus infeksi intra abdominal,pengertian abdomen soepel,Lp Susp App,susp app akut apendisitis,penyakit susp app,laporan pendahuluan apendiks perforasi,perforasi app,patway perforasi gaster,pengertian medis soepel,poplitea adalah,pathway apendisitis akut,patofisiologi appendikscitis,pathway apendisitis post operasi,contoh kti post op app peritonitis,gambar patofisiologi laparatomi,app akut,arti dari susp APP AKUT,asuhan keperawatan pada pasien peritonitis dan perforasi gaster,askep suspec app akut,apa itu abses subfrenikus,contoh kti appendisitis,contoh askep pada klien dengan app,pengertian penyakit ap,pengertian penyakit app,pengertian soepel abdomen adalah,askep susp APP akut,askep paoen post appendik,pengertian susp app akut,penjelasan pathway appendiks,Penyakit akut abdomen susp app,penyakit app infiltrat,askep susp appendicitis,Pengertian dan kepanjangan susp,patofisiologi susp app,patofisiologi tumor intra abdominal,patway apendik sitis akut,patway apendisitis pasca operasi,patway appendiks,askpe terbaru kolik abdomen,askep tumor intra abdominal,askep tumor intra abdomen susp tumor wilms dextra eksisi massa,askep tentang app,pengertian app perforasi,askep suspek apendisitis akut,asuhan keperawatan app terbaru,Askep colic abdomen susp peritonitis,penyakit susp massa gaster,arti abdomen soepel,susp appendicilis,susp appendicitic akut,susp appendicitis,Appendisitis akut susp peritonitis,app ferforasi,woc apendik sitis,app acut,APORAN PENDAHULUAN APPENDISITIS A KONSEP ASKEP I PENGERTIAN Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab pa,woc apendisitis post operasi,woc app post op,abdomen soepel artinya,arti diagnosa APP,arti kata woc keperawatan,penyebab mual muntah colic abdomen,penyimpangan KDM apendisitis post op,askep appendicits perforasi,askep app perporasi,Askep app 2014,Askep app perionitis,resume keperawatan app,askep apendiksitis perforasi pdf,resume penyakit app,arti susp appendisitis,sups apendisitis akut,Susp apendik akut,resume atau askep appendiks,laporan kasus pengkaian kolik abdomen,konsep asuhan keperawatan apendisitis pdf,lp apendiks pdf,lp appendik pdf,kolik susp apendicitis akut buat SOAPIER,lp fervorasi gaster,kolik abdomen post op app,lp massa abdomen,kdm colic abdomen,jurnal laporan pendahuluan kasus apendisitis,lp tentang penyakit apendik infiltkat,definisi akut abdomen susp app,MAKALAH ASKEP GADAR PADA KOLIK ABDOMEN,laporan pendahuluan tumor apendiks pdf,laporan pendahuluan susp appendicitis,Laporan kasus penyakit APP,KTI susp Appendicitis Akut,KTI post op app perforasi,laporan pendahuluan askep keperawatan tentang perforasi gaster,laporan pendahuluan dan askep teori tentang penyakit apendisitis,Laporan pendahuluan intra apendisitis,laporan pendahuluan keperawatan penyakit APP,laporan pendahuluan kolik abdomen patofisiologi,laporan pendahuluan kolik abdomen suspek apendisitis,kti apendisitis perforasi post laparatomi,laporan pendahuluan sups app,laporan pendahuluan susp app,contoh resume susp appendisitis,Contoh resume app infiltrat,Pathways apendicitis perforasi,pathways colic abdomen,patofisiologi abses abdomen,contoh asuhan keperawatan appendisitis,patofisiologi apendiksitis beserta phatway,contoh askeb app,patofisiologi App,patofisiologi app perforasi,patofisiologi appendicitis tentang hipotermi operasi,asuhan keperawatan pada pasien dengan post of app perforasi,asuhan keperawatan pada klien app,patofisiologi colic abdomen komplikasi,contoh infeksi abdominal,PATHWAY SUSPEK APPENDISITIS,contoh patofisiologi kolik abdomen,Pat way apendiktomi,pathway apendiks serta penjelasan patofisiologi,pathway appendik infiltrat,pathway appendiksitis,pathway appendisitis,contoh kasus penyakit apendik,pathway jaringan lunak,Pathway kolic abdomen,contoh kasus apendiksitis perforasi,kti post op apendisitis,pathway suspek apendisitis,patofisiologi dan patoflow app

Response on "Asuhan Keperawatan Appendisitis"