Wednesday, 01 October 2014

Asuhan Keperawatan Appendisitis

I. PENGERTIAN
Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab paling umum untuk bedah abdomen darurat (Brunner & Suddart, 1997)

II. ETIOLOGI
Appendisitis tersumbat atau terlipat oleh:
a. Fekalis/ massa keras dari feses
b. Tumor, hiperplasia folikel limfoid
c. Benda asing

III. PATOFISIOLOGI
Appendisitis yang terinflamasi dan mengalami edema. Proses inflamasi meningkatkan tekanan intra luminal, menimbulkan nyeri abdomen atas atau menyebar hebat secara progresif dalam beberapa jam, trlokalisasi di kuadran kanan bawah dari abdomen.

IV. PATHWAYS

Idiopatik makan tak teratur Kerja fisik yang keras

Massa keras feses

Obstruksi lumen

Suplay aliran darah menurun
Mukosa terkikis

* Perforasi Peradangan pada appendiks distensi abdomen
* Abses
* Peritonitis Nyeri
Menekan gaster

Appendiktomy pembatasan intake cairan peningk prod HCL

Insisi bedah mual, muntah

Resiko terjadi infeksi
Nyeri resiko kurang vol cairan

V. TANDA DAN GEJALA
* Nyeri kuadran kanan bawah dan biasanya demam ringan
* Mual, muntah
* Anoreksia, malaisse
* Nyeri tekan lokal pada titik Mc. Burney
* Spasme otot
* Konstipasi, diare
(Brunner & Suddart, 1997)

VI. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
* Sel darah putih : lekositosis diatas 12000/mm3, netrofil meningkat sampai 75%
* Urinalisis : normal, tetapi eritrosit/leukosit mungkin ada
* Foto abdomen: Adanya pergeseran material pada appendiks (fekalis) ileus terlokalisir
* Tanda rovsing (+) : dengan melakukan palpasi kuadran bawah kiri yang secara paradoksial menyebabkan nyeri yang terasa dikuadran kanan bawah
(Doenges, 1993; Brunner & Suddart, 1997)

VII. KOMPLIKASI
* Komplikasi utama adalah perforasi appediks yang dapat berkembang menjadi peritonitis atau abses apendiks
* Tromboflebitis supuratif
* Abses subfrenikus
* Obstruksi intestinal

VIII. PENATALAKSANAAN
* Pembedahan diindikasikan bila diagnosa apendisitis telah ditegakkan
* Antibiotik dan cairan IV diberikan sampai pembedhan dilakukan
* Analgetik diberikan setelah diagnosa ditegakkan
Apendektomi dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan resiko perforasi.
(Brunner & Suddart, 1997)

IX. PENGKAJIAN
1. Aktivitas/ istirahat: Malaise
2. Sirkulasi : Tachikardi
3. Eliminasi
* Konstipasi pada awitan awal
* Diare (kadang-kadang)
* Distensi abdomen
* Nyeri tekan/lepas abdomen
* Penurunan bising usus
4. Cairan/makanan : anoreksia, mual, muntah
5. Kenyamanan
Nyeri abdomen sekitar epigastrium dan umbilikus yang meningkat berat dan terlokalisasi pada titik Mc. Burney meningkat karena berjalan, bersin, batuk, atau nafas dalam
6. Keamanan : demam
7. Pernapasan
* Tachipnea
* Pernapasan dangkal
(Brunner & Suddart, 1997)

X. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI
1. Resiko tinggi terjadi infeksi b.d tidak adekuatnya pertahanan utama, perforasi,peritonitis sekunder terhadap proses inflamasi
Tujuan : tidak terjadi infeksi
Kriteria:
* Penyembuhan luka berjalan baik
* Tidak ada tanda infeksi seperti eritema, demam, drainase purulen
* Tekanan darah >90/60 mmHg
* Nadi < 100x/menit dengan pola dan kedalaman normal
* Abdomen lunak, tidak ada distensi
* Bising usus 5-34 x/menit
Intervensi:
a. Kaji dan catat kualitas, lokasi dan durasi nyeri. Waspadai nyeri yang menjadi hebat
b. Awasi dan catat tanda vital terhadap peningkatan suhu, nadi, adanya pernapasan cepat dan dangkal
c. Kaji abdomen terhadap kekakuan dan distensi, penurunan bising usus
d. Lakukan perawatan luka dengan tehnik aseptik
e. Lihat insisi dan balutan. Catat karakteristik drainase luka/drain, eriitema
f. Kolaborasi: antibiotik

2. Nyeri b.d distensi jaringan usus oleh onflamasi, adanya insisi bedah
Kriteria hasil:
* Persepsi subyektif tentang nyeri menurun
* Tampak rileks
* Pasien dapat istirahat dengan cukup
Intervensi:
a. Kaji nyeri. Catat lokasi, karakteristik nyeri
b. Pertahankan istirahat dengan posisi semi fowler
c. Dorong untuk ambulasi dini
d. Ajarkan tehnik untuk pernafasan diafragmatik lambat untuk membantu melepaskan otot yang tegang
e. Hindari tekanan area popliteal
f. Berikan antiemetik, analgetik sesuai program
3. Resiko tinggi kekurangan cairan tubuhb.d inflamasi peritoneum dengan cairan asing, muntah praoperasi, pembatasan pasca operasi
Kriteria hasil;
* Membran mukosa lembab
* Turgor kulit baik
* Haluaran urin adekuat: 1 cc/kg BB/jam
* Tanda vital stabil
Intervensi:
a. Awasi tekanan darah dan tanda vial
b. Kaji turgor kulit, membran mukosa, capilary refill
c. Monitor masukan dan haluaran . Catat warna urin/konsentrasi
d. Auskultasi bising usus. Catat kelancara flatus
e. Berikan perawatan mulut sering
f. Berikan sejumlah kecil minuman jernih bila pemasukan peroral dimulai dan lanjutkan dengan diet sesuai toleransi
g. Berikan cairan IV dan Elektrolit

4. Kurang pengetahuan tentang kondisi prognosis dan kebutuhan pengobatan b.d kurang informasi
Kriteria:
* Menyatakan pemahamannya tentang proese penyakit, pengobatan
* Berpartisipasidalam program pengobatan
Intervensi
a. Kaji ulang embatasan aktivitas paska oerasi
b. Dorong aktivitas sesuai toleransi dengan periode istirahatperiodik
c. Diskusikan perawatan insisi, termasuk mengganti balutan, pembatasan mandi
d. Identifikasi gejala yang memerlukan evaluasi medik, contoh peningkatan nyeri, edema/eritema luka, adanya drainase
(Doenges, 1993)

DAFTAR PUSTAKA

1. Doenges, Marilynn E. (1993). Rencana Asuhan Keperawatan. Edisi 3. Jakarta. EGC

2. Price, SA, Wilson,LM. (1994). Patofisiologi Proses-Proses Penyakit, Buku Pertama. Edisi 4. Jakarta. EGC

3. Smeltzer, Bare (1997). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Brunner & suddart. Edisi 8. Volume 2. Jakarta, EGC

4. Swearingen. (1996). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 2. K\Jakarta. EGC

pencarian yang hadir:

patofisiologi kolik abdomen,soepel adalah,pathway kolik abdomen,pengertian ballotement,laporan pendahuluan perforasi gaster,lp kolik abdomen,lp perforasi gaster,woc peritonitis,askep apendisitis perforasi,abses subfrenikus,komplikasi kolik abdomen,patofisiologi ami,contoh askeb peritonitis,asuhan keperawatan kolik abdomen,lp colic abdomen,woc laparatomi,woc apendiksitis,asuhan keperawatan colic abdomen,pathway colic abdomen,pengertian abdomen supel,patofisiologi apendisitis,abdomen soepel adalah,patofisiologi colic abdomen,lp peritonitis,makalah kolik abdomen,yhs-002,komplikasi colic abdomen,abdomen soepel,lp apendiks,resume kolik abdomen,askep abses mamae,jurnal apendisitis,apendisitis perforasi pdf,pathway tumor jaringan lunak,apendiks perforasi,kumpulan laporan pendahuluan vomiting,pengertian supel,askeb patologi peritonitis,makalah palpasi abdominal,patofisiologi apendisitis perforasi,definisi anamnesa,pengertian colic abdomen,makalah apendik,woc apendiks,pengertian apendik,etiologi apendiksitis,konsep dasar kolik abdomen,askeb nifas dengan peritonitis,etiologi tumor colli,colie abdomen,makalah lp kolik abdomen,penyimpangan kdm perforasi gaster,laporan pendahuluan AMI,abses subfrenikus adalah,laporan kasus colic abdomen,pengertian susp app,susp app,patofisiologi appendisitis,pathway konstipasi,susp app perforasi,susp app akut,susp appendiksitis,contoh kasus infeksi intra abdominal,susp appendiksitis adalah,Susp appendik akut,contoh KTI appendiksitis,patway perforasi gaster,laporan pendahuluan apendiks perforasi,perforasi app,asuhan keperawatan pada pasien peritonitis dan perforasi gaster,arti dari susp APP AKUT,phatwai apendiksitis,contoh askep pada klien dengan app,poplitea adalah,penyakit susp app,contoh kti post op app peritonitis,contoh kti appendisitis,askep suspec app akut,susp app akut apendisitis,pathway apendisitis akut,gambar patofisiologi laparatomi,apa itu abses subfrenikus,patofisiologi apendiksitis beserta phatway,patofisiologi abses abdomen,Susp apendik akut,susp appendicitic akut,susp appendicilis,susp appendicitis,patofisiologi susp app,PATHWAY KEPERAWATAN APPENDIDITIS,Pathway kolic abdomen,pengertian abses subrenikus,pathway suspek apendisitis,woc appendik perporasi,woc apendik sitis,Pathways apendicitis perforasi,pathways colic abdomen,sups apendisitis akut,patofisiologi App,patofisiologi app perforasi,penyakit susp massa gaster,penyakit susp app infiltrat,pengertian suspapp,pengertian app perforasi,penyakit app infiltrat,Penyakit akut abdomen susp app,pengertian susp app akut,penjelasan pathway appendiks,pengertian penyakit ap,penyebab mual muntah colic abdomen,penyimpangan KDM apendisitis post op,penyimpangan kdm appendicitis,resume penyakit app,resume keperawatan app,patofisiologi colic abdomen komplikasi,resume atau askep appendiks,resume appendisitis,patofisiologi tumor intra abdominal,patway apendik sitis akut,patway apendisitis pasca operasi,patway appendiks,pengertian soepel abdomen adalah,pathway jaringan lunak,abdomen soepel artinya,askep susp APP akut,askep susp appendicitis,askep suspek apendisitis akut,askep tentang app,askep TIA (tumor intra abdomen,askep tumor intra abdomen susp tumor wilms dextra eksisi massa,askep tumor intra abdominal,asuhan keperawatan app terbaru,asuhan keperawatan pada klien app,asuhan keperawatan pada pasien dengan post of app perforasi,colic abdomen susp apendisitis,askep apendictis beserta patwaynya,contoh askeb app,contoh askep app,contoh asuhan keperawatan appendisitis,contoh infeksi abdominal,askep paoen post appendik,askep pada pasien sups appendicitis akut,Askep colic abdomen susp peritonitis,abses subrenikus adalaah,abses subrenikus yaitu,APORAN PENDAHULUAN APPENDISITIS A KONSEP ASKEP I PENGERTIAN Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab pa,app acut,app akut,app ferforasi,Appendisitis akut susp peritonitis,arti abdomen soepel,arti diagnosa APP,arti diagnosa susp app,arti kata woc keperawatan,arti susp appendisitis,Askep app 2014,Askep app perionitis,askep app perporasi,askep appendicits perforasi,contoh kasus apendiksitis perforasi,contoh kasus penyakit apendik,contoh kti tentang penyakit app,laporan pendahuluan sups app,laporan pendahuluan susp app,laporan pendahuluan susp appendicitis,laporan pendahuluan tumor apendiks pdf,kolik susp apendicitis akut buat SOAPIER,lp apendiks pdf,lp appendik pdf,lp dan askep apendisitis perforasi,lp massa abdomen,lp tentang penyakit apendik infiltkat,makalah asuhan keperawatan post apendiktomi,makalah kolik gaster pdf,Pat way apendiktomi,pathway apendiks serta penjelasan patofisiologi,pathway apendisitis post operasi,pathway appendik infiltrat,laporan pendahuluan kolik abdomen suspek apendisitis,laporan pendahuluan keperawatan penyakit APP,Laporan pendahuluan intra apendisitis,contoh laporan pendahuluan susp app akut,contoh patofisiologi kolik abdomen,Contoh resume app infiltrat,contoh resume susp appendisitis,definisi akut abdomen susp app,diagnosa keperawatan askep apendisitis,kdm colic abdomen,kolik abdomen post op app,konsep asuhan keperawatan apendisitis pdf,kti apendisitis perforasi post laparatomi,kti post op apendisitis,KTI post op app perforasi,KTI susp Appendicitis Akut,Laporan kasus penyakit APP,laporan pendahuluan askep keperawatan tentang perforasi gaster,laporan pendahuluan dan askep teori tentang penyakit apendisitis,pathway appendisitis

Response on "Asuhan Keperawatan Appendisitis"