Thursday, 24 July 2014

Asuhan Keperawatan Appendisitis

I. PENGERTIAN
Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab paling umum untuk bedah abdomen darurat (Brunner & Suddart, 1997)

II. ETIOLOGI
Appendisitis tersumbat atau terlipat oleh:
a. Fekalis/ massa keras dari feses
b. Tumor, hiperplasia folikel limfoid
c. Benda asing

III. PATOFISIOLOGI
Appendisitis yang terinflamasi dan mengalami edema. Proses inflamasi meningkatkan tekanan intra luminal, menimbulkan nyeri abdomen atas atau menyebar hebat secara progresif dalam beberapa jam, trlokalisasi di kuadran kanan bawah dari abdomen.

IV. PATHWAYS

Idiopatik makan tak teratur Kerja fisik yang keras

Massa keras feses

Obstruksi lumen

Suplay aliran darah menurun
Mukosa terkikis

* Perforasi Peradangan pada appendiks distensi abdomen
* Abses
* Peritonitis Nyeri
Menekan gaster

Appendiktomy pembatasan intake cairan peningk prod HCL

Insisi bedah mual, muntah

Resiko terjadi infeksi
Nyeri resiko kurang vol cairan

V. TANDA DAN GEJALA
* Nyeri kuadran kanan bawah dan biasanya demam ringan
* Mual, muntah
* Anoreksia, malaisse
* Nyeri tekan lokal pada titik Mc. Burney
* Spasme otot
* Konstipasi, diare
(Brunner & Suddart, 1997)

VI. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
* Sel darah putih : lekositosis diatas 12000/mm3, netrofil meningkat sampai 75%
* Urinalisis : normal, tetapi eritrosit/leukosit mungkin ada
* Foto abdomen: Adanya pergeseran material pada appendiks (fekalis) ileus terlokalisir
* Tanda rovsing (+) : dengan melakukan palpasi kuadran bawah kiri yang secara paradoksial menyebabkan nyeri yang terasa dikuadran kanan bawah
(Doenges, 1993; Brunner & Suddart, 1997)

VII. KOMPLIKASI
* Komplikasi utama adalah perforasi appediks yang dapat berkembang menjadi peritonitis atau abses apendiks
* Tromboflebitis supuratif
* Abses subfrenikus
* Obstruksi intestinal

VIII. PENATALAKSANAAN
* Pembedahan diindikasikan bila diagnosa apendisitis telah ditegakkan
* Antibiotik dan cairan IV diberikan sampai pembedhan dilakukan
* Analgetik diberikan setelah diagnosa ditegakkan
Apendektomi dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan resiko perforasi.
(Brunner & Suddart, 1997)

IX. PENGKAJIAN
1. Aktivitas/ istirahat: Malaise
2. Sirkulasi : Tachikardi
3. Eliminasi
* Konstipasi pada awitan awal
* Diare (kadang-kadang)
* Distensi abdomen
* Nyeri tekan/lepas abdomen
* Penurunan bising usus
4. Cairan/makanan : anoreksia, mual, muntah
5. Kenyamanan
Nyeri abdomen sekitar epigastrium dan umbilikus yang meningkat berat dan terlokalisasi pada titik Mc. Burney meningkat karena berjalan, bersin, batuk, atau nafas dalam
6. Keamanan : demam
7. Pernapasan
* Tachipnea
* Pernapasan dangkal
(Brunner & Suddart, 1997)

X. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI
1. Resiko tinggi terjadi infeksi b.d tidak adekuatnya pertahanan utama, perforasi,peritonitis sekunder terhadap proses inflamasi
Tujuan : tidak terjadi infeksi
Kriteria:
* Penyembuhan luka berjalan baik
* Tidak ada tanda infeksi seperti eritema, demam, drainase purulen
* Tekanan darah >90/60 mmHg
* Nadi < 100x/menit dengan pola dan kedalaman normal
* Abdomen lunak, tidak ada distensi
* Bising usus 5-34 x/menit
Intervensi:
a. Kaji dan catat kualitas, lokasi dan durasi nyeri. Waspadai nyeri yang menjadi hebat
b. Awasi dan catat tanda vital terhadap peningkatan suhu, nadi, adanya pernapasan cepat dan dangkal
c. Kaji abdomen terhadap kekakuan dan distensi, penurunan bising usus
d. Lakukan perawatan luka dengan tehnik aseptik
e. Lihat insisi dan balutan. Catat karakteristik drainase luka/drain, eriitema
f. Kolaborasi: antibiotik

2. Nyeri b.d distensi jaringan usus oleh onflamasi, adanya insisi bedah
Kriteria hasil:
* Persepsi subyektif tentang nyeri menurun
* Tampak rileks
* Pasien dapat istirahat dengan cukup
Intervensi:
a. Kaji nyeri. Catat lokasi, karakteristik nyeri
b. Pertahankan istirahat dengan posisi semi fowler
c. Dorong untuk ambulasi dini
d. Ajarkan tehnik untuk pernafasan diafragmatik lambat untuk membantu melepaskan otot yang tegang
e. Hindari tekanan area popliteal
f. Berikan antiemetik, analgetik sesuai program
3. Resiko tinggi kekurangan cairan tubuhb.d inflamasi peritoneum dengan cairan asing, muntah praoperasi, pembatasan pasca operasi
Kriteria hasil;
* Membran mukosa lembab
* Turgor kulit baik
* Haluaran urin adekuat: 1 cc/kg BB/jam
* Tanda vital stabil
Intervensi:
a. Awasi tekanan darah dan tanda vial
b. Kaji turgor kulit, membran mukosa, capilary refill
c. Monitor masukan dan haluaran . Catat warna urin/konsentrasi
d. Auskultasi bising usus. Catat kelancara flatus
e. Berikan perawatan mulut sering
f. Berikan sejumlah kecil minuman jernih bila pemasukan peroral dimulai dan lanjutkan dengan diet sesuai toleransi
g. Berikan cairan IV dan Elektrolit

4. Kurang pengetahuan tentang kondisi prognosis dan kebutuhan pengobatan b.d kurang informasi
Kriteria:
* Menyatakan pemahamannya tentang proese penyakit, pengobatan
* Berpartisipasidalam program pengobatan
Intervensi
a. Kaji ulang embatasan aktivitas paska oerasi
b. Dorong aktivitas sesuai toleransi dengan periode istirahatperiodik
c. Diskusikan perawatan insisi, termasuk mengganti balutan, pembatasan mandi
d. Identifikasi gejala yang memerlukan evaluasi medik, contoh peningkatan nyeri, edema/eritema luka, adanya drainase
(Doenges, 1993)

DAFTAR PUSTAKA

1. Doenges, Marilynn E. (1993). Rencana Asuhan Keperawatan. Edisi 3. Jakarta. EGC

2. Price, SA, Wilson,LM. (1994). Patofisiologi Proses-Proses Penyakit, Buku Pertama. Edisi 4. Jakarta. EGC

3. Smeltzer, Bare (1997). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Brunner & suddart. Edisi 8. Volume 2. Jakarta, EGC

4. Swearingen. (1996). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 2. K\Jakarta. EGC

pencarian yang hadir:

patofisiologi kolik abdomen,soepel adalah,pathway kolik abdomen,pengertian ballotement,laporan pendahuluan perforasi gaster,lp kolik abdomen,woc peritonitis,lp perforasi gaster,askep apendisitis perforasi,abses subfrenikus,komplikasi kolik abdomen,patofisiologi ami,contoh askeb peritonitis,asuhan keperawatan kolik abdomen,lp colic abdomen,woc apendiksitis,woc laparatomi,pathway colic abdomen,asuhan keperawatan colic abdomen,patofisiologi apendisitis,pengertian abdomen supel,abdomen soepel adalah,patofisiologi colic abdomen,yhs-002,makalah kolik abdomen,lp peritonitis,abdomen soepel,komplikasi colic abdomen,askep abses mamae,lp apendiks,apendisitis perforasi pdf,jurnal apendisitis,resume kolik abdomen,apendiks perforasi,kumpulan laporan pendahuluan vomiting,pengertian supel,askeb patologi peritonitis,pathway tumor jaringan lunak,makalah palpasi abdominal,patofisiologi apendisitis perforasi,definisi anamnesa,pengertian colic abdomen,makalah apendik,woc apendiks,konsep dasar kolik abdomen,etiologi apendiksitis,pengertian apendik,askeb nifas dengan peritonitis,etiologi tumor colli,penyimpangan kdm perforasi gaster,colie abdomen,makalah lp kolik abdomen,laporan pendahuluan AMI,laporan kasus colic abdomen,abses subfrenikus adalah,pengertian susp app,poplitea adalah,woc abses,patway peritonitis,patofisiologi appendisitis,pathway konstipasi,contoh kasus infeksi intra abdominal,Susp appendik akut,arti dari susp APP AKUT,askep suspec app akut,phatwai apendiksitis,askep massa abdomen,apa itu abses subfrenikus,laporan pendahuluan apendiks perforasi,contoh askep app,asuhan keperawatan pada pasien peritonitis dan perforasi gaster,contoh askep pada klien dengan app,contoh KTI appendiksitis,definisi abses subfrenikus,susp app akut,contoh kti post op app peritonitis,susp app,Subfrenikus,Pathways apendicitis perforasi,pengertian tumor colic,pathway appendicitis perforasi,PATHWAY KEPERAWATAN APPENDIDITIS,Pathway kolic abdomen,patway app perporasi,woc pot op appendiks,susp app perforasi,woc appendik perporasi,woc apendik sitis,pathway tumor lunak,patofisiologi apendiksitis beserta phatway,penyakit susp app infiltrat,penyakit app infiltrat,patway apendisitis pasca operasi,Penyakit akut abdomen susp app,patway perforasi gaster,pengertian suspapp,Pengertian susp appendicitis,pengertian abses subrenikus,pengertian dari abses subfrenikus,penyakit susp app,patway apendik sitis akut,resume penyakit app,resume atau askep appendiks,Patofisiologi dan woc apendisitis,resume appendisitis,patofisiologi susp app,patopisiologi apendik,perforasi app,penyimpangan kdm appendicitis,pengertian apendik akut,abses subrenikus adalaah,Askep kolik abdomen resiko infeksi,askep pada pasien sups appendicitis akut,askep pada pasien susp app,askep pasien tumor intraabdomen,askep penyakit APP,askep susp APP akut,askep susp app infiltrat,askep susp appendicitis,askep suspek apendisitis akut,askep tentang app,askep TIA (tumor intra abdomen,askep tumor intra abdomen susp tumor wilms dextra eksisi massa,asuhan keperawatan app terbaru,ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN DIAGNOSA SUSP APP ACUT,ASKEP KOLIK ABDOMEN POST OPERASI,askep appendicits perforasi,abses subrenikus yaitu,APORAN PENDAHULUAN APPENDISITIS A KONSEP ASKEP I PENGERTIAN Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab pa,app ferforasi,App perporasi,arti abdomen soepel,arti diagnosa susp app,arti kesehatan susp App,arti susp appendisitis,askep abses acut abdomen,askep apendictis beserta patwaynya,Askep app 2014,askep app pdf,Askep app perionitis,askep app perporasi patway,asuhan keperawatan pada pasien dengan post of app perforasi,asuhan keperawatan pada tumor intraabdomen,laporan pendahuluan pada app perforasi,definisi akut abdomen susp app,laporan pendahuluan sups app,laporan pendahuluan susp app,laporan pendahuluan tumor apendiks pdf,lp colic abdomen patofisiologi,lp dan askep apendisitis perforasi,LPkonstipasi,makalah asuhan keperawatan post apendiktomi,makalah kolik gaster pdf,makalah massa intra abdomen,makalah susp apenditicis,Pat way apendiktomi,pathway apendiks serta penjelasan patofisiologi,Laporan pendahuluan intra apendisitis,kumpulan PATHWAY penyakit app,colic abdomen susp apendisitis,colic abdomen susp appendicitis,colik gaster adalah,contoh asuhan keperawatan appendisitis,contoh infeksi abdominal,contoh kti tentang penyakit app,contoh laporan pendahuluan susp app akut,contoh patofisiologi kolik abdomen,diagnosa colic abdimen suspec perforasi gaster,diagnosa keperawatan askep apendisitis,diagnosa keperawatan post operasi cholic abdomen,kdm colic abdomen,kti apendisitis,kti apendisitis perforasi post laparatomi,pathway apendisitis post operasi

Response on "Asuhan Keperawatan Appendisitis"