Saturday, 22 November 2014

Asuhan Keperawatan Appendisitis

I. PENGERTIAN
Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab paling umum untuk bedah abdomen darurat (Brunner & Suddart, 1997)

II. ETIOLOGI
Appendisitis tersumbat atau terlipat oleh:
a. Fekalis/ massa keras dari feses
b. Tumor, hiperplasia folikel limfoid
c. Benda asing

III. PATOFISIOLOGI
Appendisitis yang terinflamasi dan mengalami edema. Proses inflamasi meningkatkan tekanan intra luminal, menimbulkan nyeri abdomen atas atau menyebar hebat secara progresif dalam beberapa jam, trlokalisasi di kuadran kanan bawah dari abdomen.

IV. PATHWAYS

Idiopatik makan tak teratur Kerja fisik yang keras

Massa keras feses

Obstruksi lumen

Suplay aliran darah menurun
Mukosa terkikis

* Perforasi Peradangan pada appendiks distensi abdomen
* Abses
* Peritonitis Nyeri
Menekan gaster

Appendiktomy pembatasan intake cairan peningk prod HCL

Insisi bedah mual, muntah

Resiko terjadi infeksi
Nyeri resiko kurang vol cairan

V. TANDA DAN GEJALA
* Nyeri kuadran kanan bawah dan biasanya demam ringan
* Mual, muntah
* Anoreksia, malaisse
* Nyeri tekan lokal pada titik Mc. Burney
* Spasme otot
* Konstipasi, diare
(Brunner & Suddart, 1997)

VI. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
* Sel darah putih : lekositosis diatas 12000/mm3, netrofil meningkat sampai 75%
* Urinalisis : normal, tetapi eritrosit/leukosit mungkin ada
* Foto abdomen: Adanya pergeseran material pada appendiks (fekalis) ileus terlokalisir
* Tanda rovsing (+) : dengan melakukan palpasi kuadran bawah kiri yang secara paradoksial menyebabkan nyeri yang terasa dikuadran kanan bawah
(Doenges, 1993; Brunner & Suddart, 1997)

VII. KOMPLIKASI
* Komplikasi utama adalah perforasi appediks yang dapat berkembang menjadi peritonitis atau abses apendiks
* Tromboflebitis supuratif
* Abses subfrenikus
* Obstruksi intestinal

VIII. PENATALAKSANAAN
* Pembedahan diindikasikan bila diagnosa apendisitis telah ditegakkan
* Antibiotik dan cairan IV diberikan sampai pembedhan dilakukan
* Analgetik diberikan setelah diagnosa ditegakkan
Apendektomi dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan resiko perforasi.
(Brunner & Suddart, 1997)

IX. PENGKAJIAN
1. Aktivitas/ istirahat: Malaise
2. Sirkulasi : Tachikardi
3. Eliminasi
* Konstipasi pada awitan awal
* Diare (kadang-kadang)
* Distensi abdomen
* Nyeri tekan/lepas abdomen
* Penurunan bising usus
4. Cairan/makanan : anoreksia, mual, muntah
5. Kenyamanan
Nyeri abdomen sekitar epigastrium dan umbilikus yang meningkat berat dan terlokalisasi pada titik Mc. Burney meningkat karena berjalan, bersin, batuk, atau nafas dalam
6. Keamanan : demam
7. Pernapasan
* Tachipnea
* Pernapasan dangkal
(Brunner & Suddart, 1997)

X. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI
1. Resiko tinggi terjadi infeksi b.d tidak adekuatnya pertahanan utama, perforasi,peritonitis sekunder terhadap proses inflamasi
Tujuan : tidak terjadi infeksi
Kriteria:
* Penyembuhan luka berjalan baik
* Tidak ada tanda infeksi seperti eritema, demam, drainase purulen
* Tekanan darah >90/60 mmHg
* Nadi < 100x/menit dengan pola dan kedalaman normal
* Abdomen lunak, tidak ada distensi
* Bising usus 5-34 x/menit
Intervensi:
a. Kaji dan catat kualitas, lokasi dan durasi nyeri. Waspadai nyeri yang menjadi hebat
b. Awasi dan catat tanda vital terhadap peningkatan suhu, nadi, adanya pernapasan cepat dan dangkal
c. Kaji abdomen terhadap kekakuan dan distensi, penurunan bising usus
d. Lakukan perawatan luka dengan tehnik aseptik
e. Lihat insisi dan balutan. Catat karakteristik drainase luka/drain, eriitema
f. Kolaborasi: antibiotik

2. Nyeri b.d distensi jaringan usus oleh onflamasi, adanya insisi bedah
Kriteria hasil:
* Persepsi subyektif tentang nyeri menurun
* Tampak rileks
* Pasien dapat istirahat dengan cukup
Intervensi:
a. Kaji nyeri. Catat lokasi, karakteristik nyeri
b. Pertahankan istirahat dengan posisi semi fowler
c. Dorong untuk ambulasi dini
d. Ajarkan tehnik untuk pernafasan diafragmatik lambat untuk membantu melepaskan otot yang tegang
e. Hindari tekanan area popliteal
f. Berikan antiemetik, analgetik sesuai program
3. Resiko tinggi kekurangan cairan tubuhb.d inflamasi peritoneum dengan cairan asing, muntah praoperasi, pembatasan pasca operasi
Kriteria hasil;
* Membran mukosa lembab
* Turgor kulit baik
* Haluaran urin adekuat: 1 cc/kg BB/jam
* Tanda vital stabil
Intervensi:
a. Awasi tekanan darah dan tanda vial
b. Kaji turgor kulit, membran mukosa, capilary refill
c. Monitor masukan dan haluaran . Catat warna urin/konsentrasi
d. Auskultasi bising usus. Catat kelancara flatus
e. Berikan perawatan mulut sering
f. Berikan sejumlah kecil minuman jernih bila pemasukan peroral dimulai dan lanjutkan dengan diet sesuai toleransi
g. Berikan cairan IV dan Elektrolit

4. Kurang pengetahuan tentang kondisi prognosis dan kebutuhan pengobatan b.d kurang informasi
Kriteria:
* Menyatakan pemahamannya tentang proese penyakit, pengobatan
* Berpartisipasidalam program pengobatan
Intervensi
a. Kaji ulang embatasan aktivitas paska oerasi
b. Dorong aktivitas sesuai toleransi dengan periode istirahatperiodik
c. Diskusikan perawatan insisi, termasuk mengganti balutan, pembatasan mandi
d. Identifikasi gejala yang memerlukan evaluasi medik, contoh peningkatan nyeri, edema/eritema luka, adanya drainase
(Doenges, 1993)

DAFTAR PUSTAKA

1. Doenges, Marilynn E. (1993). Rencana Asuhan Keperawatan. Edisi 3. Jakarta. EGC

2. Price, SA, Wilson,LM. (1994). Patofisiologi Proses-Proses Penyakit, Buku Pertama. Edisi 4. Jakarta. EGC

3. Smeltzer, Bare (1997). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Brunner & suddart. Edisi 8. Volume 2. Jakarta, EGC

4. Swearingen. (1996). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 2. K\Jakarta. EGC

pencarian yang hadir:

patofisiologi kolik abdomen,soepel adalah,pathway kolik abdomen,pengertian ballotement,laporan pendahuluan perforasi gaster,lp perforasi gaster,lp kolik abdomen,woc peritonitis,askep apendisitis perforasi,abses subfrenikus,komplikasi kolik abdomen,patofisiologi ami,contoh askeb peritonitis,asuhan keperawatan kolik abdomen,lp colic abdomen,woc laparatomi,woc apendiksitis,pathway colic abdomen,asuhan keperawatan colic abdomen,pengertian abdomen supel,patofisiologi apendisitis,abdomen soepel adalah,patofisiologi colic abdomen,lp peritonitis,makalah kolik abdomen,yhs-002,abdomen soepel,komplikasi colic abdomen,resume kolik abdomen,askep abses mamae,lp apendiks,jurnal apendisitis,pathway tumor jaringan lunak,apendisitis perforasi pdf,apendiks perforasi,pengertian supel,kumpulan laporan pendahuluan vomiting,askeb patologi peritonitis,makalah palpasi abdominal,patofisiologi apendisitis perforasi,pengertian colic abdomen,definisi anamnesa,woc apendiks,makalah apendik,konsep dasar kolik abdomen,etiologi apendiksitis,pengertian apendik,askeb nifas dengan peritonitis,etiologi tumor colli,penyimpangan kdm perforasi gaster,makalah lp kolik abdomen,colie abdomen,susp app,laporan pendahuluan AMI,laporan kasus colic abdomen,abses subfrenikus adalah,pengertian susp app,patofisiologi appendisitis,laporan askep app perforasi,contoh askep app,pathway konstipasi,susp app akut,susp app perforasi,susp appendiksitis adalah,diagnosa keperawatan post operasi colic abdomen,poplitea adalah,contoh KTI appendiksitis,susp appendiksitis,pengertian medis soepel,patofisiologi appendikscitis,pathway apendisitis akut,pathway dan daftar pustaka terbaru kolik abdomen,patway perforasi gaster,pathway appendicitis post operasi,pathway apendisitis post operasi,pengertian abdomen soepel,Lp Susp App,susp app akut apendisitis,penyimpangan colic abdomen,perforasi app,penyakit susp app,askep apendisitis post operasi pdf,arti dari susp app,gambar patofisiologi laparatomi,Resume penyakit susp app,resume appendisitis,contoh kti appendisitis,app akut,patofisiologi colic abdomen komplikasi,penyakit susp app infiltrat,patofisiologis app,Susp apendik akut,susp peritonitis apendisitis perforasi,patofisiologi tumor intra abdominal,susp appendicilis,patofisiologi dan patoflow app,patofisiologi App,patofisiologi app perforasi,woc app post op,patofisiologi appendicitis tentang hipotermi operasi,woc apendisitis post operasi,susp appendicitis,susp appendicitic akut,sups apendisitis akut,studi kasus asuhan keperawatan pada klien kolik abdomen,patway app akut,pengertian app peritonitis,Penyakit app akut,penjelasan pathway appendiks,penjelasan abses subfrenikus,Pengertian dan kepanjangan susp,pengertian susp app akut,pengertian soepel abdomen adalah,pengertian penyakit ap,pengertian app perforasi,pengertian perforasi apendik,penyakit susp massa gaster,resume keperawatan app,patway appendiks,Askep colic abdomen susp peritonitis,resume App akut,pdf lp apendisitis,pdf pathway appendiks,penyimpangan KDM apendisitis post op,penyebab mual muntah colic abdomen,pengertian penyakit app,abdomen soepel artinya,contoh askeb app,contoh kasus apendiksitis perforasi,contoh kasus appendicitis perforasi,contoh kasus penyakit apendik,contoh KTI apendisitis menurut doenges,contoh laporan pendahuluan penyakit apendik,Contoh resume app infiltrat,contoh Resume dengan diagnosa apendisitis,contoh resume susp appendisitis,Diagnosa susp App peforasi,jurnal laporan pendahuluan kasus apendisitis,kolik abdomen post op app,kolik susp apendicitis akut buat SOAPIER,konsep asuhan keperawatan apendisitis pdf,kti post op apendisitis,bagan patoflow app,asuhan keperawatan susp App,asuhan keperawatan pada klien app,absessubfrenikus,app acut,Appendisitis akut susp peritonitis,arti abdomen soepel,arti apendik,arti diagnosa APP,arti kata woc keperawatan,arti susP apP,askep apendiksitis perforasi pdf,askep app perporasi,askep paoen post appendik,askep post op appendic perforasi,askep Susp apendendicitis,askep tumor intra abdominal,askpe terbaru kolik abdomen,KTI post op app perforasi,KTI susp Appendicitis Akut,kumpulan pathway distensi abdomen,lp tentang penyakit apendik infiltkat,makalah apendisitis,MAKALAH ASKEP GADAR PADA KOLIK ABDOMEN,pathway abses pada abdomen,pathway appendicitis perforasi post operasi,pathway appendik infiltrat,pathway appendiks,pathway appendiksitis,pathway appendisitis,pathway jaringan lunak,Pathway penyakit app,pathway suspek apendisitis,PATHWAY SUSPEK APPENDISITIS,pathways apendicitis app,pathways colic abdomen,LP perporasi gaster,lp patway dan askep app,lp massa abdomen,laporan kasus pengkaian kolik abdomen,Laporan kasus penyakit APP,Laporan pendahuluan apendic,laporan pendahuluan askep keperawatan tentang perforasi gaster,laporan pendahuluan dan askep teori tentang penyakit apendisitis,laporan pendahuluan keperawatan penyakit APP,laporan pendahuluan kolik abdomen patofisiologi,laporan pendahuluan kolik abdomen suspek apendisitis,laporan pendahuluan serta bagan pathwaynya tentang penyakit apendisitis,laporan pendahuluan susp app,laporan pendahuluan susp appendicitis,LP apendicitis terbaru,lp apendiks pdf,lp appendik pdf,lp fervorasi gaster,patofisiologi abses abdomen

Response on "Asuhan Keperawatan Appendisitis"