Saturday, 25 October 2014

Asuhan Keperawatan Appendisitis

I. PENGERTIAN
Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab paling umum untuk bedah abdomen darurat (Brunner & Suddart, 1997)

II. ETIOLOGI
Appendisitis tersumbat atau terlipat oleh:
a. Fekalis/ massa keras dari feses
b. Tumor, hiperplasia folikel limfoid
c. Benda asing

III. PATOFISIOLOGI
Appendisitis yang terinflamasi dan mengalami edema. Proses inflamasi meningkatkan tekanan intra luminal, menimbulkan nyeri abdomen atas atau menyebar hebat secara progresif dalam beberapa jam, trlokalisasi di kuadran kanan bawah dari abdomen.

IV. PATHWAYS

Idiopatik makan tak teratur Kerja fisik yang keras

Massa keras feses

Obstruksi lumen

Suplay aliran darah menurun
Mukosa terkikis

* Perforasi Peradangan pada appendiks distensi abdomen
* Abses
* Peritonitis Nyeri
Menekan gaster

Appendiktomy pembatasan intake cairan peningk prod HCL

Insisi bedah mual, muntah

Resiko terjadi infeksi
Nyeri resiko kurang vol cairan

V. TANDA DAN GEJALA
* Nyeri kuadran kanan bawah dan biasanya demam ringan
* Mual, muntah
* Anoreksia, malaisse
* Nyeri tekan lokal pada titik Mc. Burney
* Spasme otot
* Konstipasi, diare
(Brunner & Suddart, 1997)

VI. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
* Sel darah putih : lekositosis diatas 12000/mm3, netrofil meningkat sampai 75%
* Urinalisis : normal, tetapi eritrosit/leukosit mungkin ada
* Foto abdomen: Adanya pergeseran material pada appendiks (fekalis) ileus terlokalisir
* Tanda rovsing (+) : dengan melakukan palpasi kuadran bawah kiri yang secara paradoksial menyebabkan nyeri yang terasa dikuadran kanan bawah
(Doenges, 1993; Brunner & Suddart, 1997)

VII. KOMPLIKASI
* Komplikasi utama adalah perforasi appediks yang dapat berkembang menjadi peritonitis atau abses apendiks
* Tromboflebitis supuratif
* Abses subfrenikus
* Obstruksi intestinal

VIII. PENATALAKSANAAN
* Pembedahan diindikasikan bila diagnosa apendisitis telah ditegakkan
* Antibiotik dan cairan IV diberikan sampai pembedhan dilakukan
* Analgetik diberikan setelah diagnosa ditegakkan
Apendektomi dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan resiko perforasi.
(Brunner & Suddart, 1997)

IX. PENGKAJIAN
1. Aktivitas/ istirahat: Malaise
2. Sirkulasi : Tachikardi
3. Eliminasi
* Konstipasi pada awitan awal
* Diare (kadang-kadang)
* Distensi abdomen
* Nyeri tekan/lepas abdomen
* Penurunan bising usus
4. Cairan/makanan : anoreksia, mual, muntah
5. Kenyamanan
Nyeri abdomen sekitar epigastrium dan umbilikus yang meningkat berat dan terlokalisasi pada titik Mc. Burney meningkat karena berjalan, bersin, batuk, atau nafas dalam
6. Keamanan : demam
7. Pernapasan
* Tachipnea
* Pernapasan dangkal
(Brunner & Suddart, 1997)

X. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI
1. Resiko tinggi terjadi infeksi b.d tidak adekuatnya pertahanan utama, perforasi,peritonitis sekunder terhadap proses inflamasi
Tujuan : tidak terjadi infeksi
Kriteria:
* Penyembuhan luka berjalan baik
* Tidak ada tanda infeksi seperti eritema, demam, drainase purulen
* Tekanan darah >90/60 mmHg
* Nadi < 100x/menit dengan pola dan kedalaman normal
* Abdomen lunak, tidak ada distensi
* Bising usus 5-34 x/menit
Intervensi:
a. Kaji dan catat kualitas, lokasi dan durasi nyeri. Waspadai nyeri yang menjadi hebat
b. Awasi dan catat tanda vital terhadap peningkatan suhu, nadi, adanya pernapasan cepat dan dangkal
c. Kaji abdomen terhadap kekakuan dan distensi, penurunan bising usus
d. Lakukan perawatan luka dengan tehnik aseptik
e. Lihat insisi dan balutan. Catat karakteristik drainase luka/drain, eriitema
f. Kolaborasi: antibiotik

2. Nyeri b.d distensi jaringan usus oleh onflamasi, adanya insisi bedah
Kriteria hasil:
* Persepsi subyektif tentang nyeri menurun
* Tampak rileks
* Pasien dapat istirahat dengan cukup
Intervensi:
a. Kaji nyeri. Catat lokasi, karakteristik nyeri
b. Pertahankan istirahat dengan posisi semi fowler
c. Dorong untuk ambulasi dini
d. Ajarkan tehnik untuk pernafasan diafragmatik lambat untuk membantu melepaskan otot yang tegang
e. Hindari tekanan area popliteal
f. Berikan antiemetik, analgetik sesuai program
3. Resiko tinggi kekurangan cairan tubuhb.d inflamasi peritoneum dengan cairan asing, muntah praoperasi, pembatasan pasca operasi
Kriteria hasil;
* Membran mukosa lembab
* Turgor kulit baik
* Haluaran urin adekuat: 1 cc/kg BB/jam
* Tanda vital stabil
Intervensi:
a. Awasi tekanan darah dan tanda vial
b. Kaji turgor kulit, membran mukosa, capilary refill
c. Monitor masukan dan haluaran . Catat warna urin/konsentrasi
d. Auskultasi bising usus. Catat kelancara flatus
e. Berikan perawatan mulut sering
f. Berikan sejumlah kecil minuman jernih bila pemasukan peroral dimulai dan lanjutkan dengan diet sesuai toleransi
g. Berikan cairan IV dan Elektrolit

4. Kurang pengetahuan tentang kondisi prognosis dan kebutuhan pengobatan b.d kurang informasi
Kriteria:
* Menyatakan pemahamannya tentang proese penyakit, pengobatan
* Berpartisipasidalam program pengobatan
Intervensi
a. Kaji ulang embatasan aktivitas paska oerasi
b. Dorong aktivitas sesuai toleransi dengan periode istirahatperiodik
c. Diskusikan perawatan insisi, termasuk mengganti balutan, pembatasan mandi
d. Identifikasi gejala yang memerlukan evaluasi medik, contoh peningkatan nyeri, edema/eritema luka, adanya drainase
(Doenges, 1993)

DAFTAR PUSTAKA

1. Doenges, Marilynn E. (1993). Rencana Asuhan Keperawatan. Edisi 3. Jakarta. EGC

2. Price, SA, Wilson,LM. (1994). Patofisiologi Proses-Proses Penyakit, Buku Pertama. Edisi 4. Jakarta. EGC

3. Smeltzer, Bare (1997). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Brunner & suddart. Edisi 8. Volume 2. Jakarta, EGC

4. Swearingen. (1996). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 2. K\Jakarta. EGC

pencarian yang hadir:

patofisiologi kolik abdomen,soepel adalah,pathway kolik abdomen,pengertian ballotement,laporan pendahuluan perforasi gaster,lp perforasi gaster,lp kolik abdomen,woc peritonitis,askep apendisitis perforasi,abses subfrenikus,komplikasi kolik abdomen,patofisiologi ami,contoh askeb peritonitis,asuhan keperawatan kolik abdomen,lp colic abdomen,woc laparatomi,woc apendiksitis,asuhan keperawatan colic abdomen,pathway colic abdomen,patofisiologi apendisitis,pengertian abdomen supel,abdomen soepel adalah,patofisiologi colic abdomen,lp peritonitis,yhs-002,makalah kolik abdomen,abdomen soepel,komplikasi colic abdomen,lp apendiks,askep abses mamae,resume kolik abdomen,jurnal apendisitis,apendisitis perforasi pdf,pathway tumor jaringan lunak,apendiks perforasi,pengertian supel,kumpulan laporan pendahuluan vomiting,askeb patologi peritonitis,makalah palpasi abdominal,patofisiologi apendisitis perforasi,pengertian colic abdomen,definisi anamnesa,makalah apendik,woc apendiks,pengertian apendik,konsep dasar kolik abdomen,etiologi apendiksitis,etiologi tumor colli,askeb nifas dengan peritonitis,penyimpangan kdm perforasi gaster,makalah lp kolik abdomen,colie abdomen,abses subfrenikus adalah,laporan kasus colic abdomen,laporan pendahuluan AMI,pengertian susp app,susp app,patofisiologi appendisitis,laporan askep app perforasi,susp app perforasi,pathway konstipasi,susp app akut,susp appendiksitis,contoh kasus infeksi intra abdominal,Susp appendik akut,contoh KTI appendiksitis,susp appendiksitis adalah,contoh askep app,pengertian abdomen soepel,laporan pendahuluan apendiks perforasi,pengertian medis soepel,Lp Susp App,patway perforasi gaster,arti dari susp APP AKUT,patofisiologi appendikscitis,pathway apendisitis akut,gambar patofisiologi laparatomi,penyimpangan colic abdomen,contoh kti post op app peritonitis,contoh kti appendisitis,susp app akut apendisitis,perforasi app,poplitea adalah,contoh askep pada klien dengan app,penyakit susp app,asuhan keperawatan pada pasien peritonitis dan perforasi gaster,app akut,pathway apendisitis post operasi,apa itu abses subfrenikus,patofisiologi apendiksitis beserta phatway,woc apendisitis post operasi,patofisiologi app perforasi,patofisiologi appendicitis tentang hipotermi operasi,patofisiologi App,resume atau askep appendiks,woc app post op,pathways colic abdomen,patofisiologi abses abdomen,woc apendik sitis,patofisiologi colic abdomen komplikasi,susp appendicitis,pengertian penyakit app,pengertian soepel abdomen adalah,sups apendisitis akut,pengertian susp app akut,resume penyakit app,resume keperawatan app,penjelasan pathway appendiks,Penyakit akut abdomen susp app,askep app perporasi,penyakit susp massa gaster,penyebab mual muntah colic abdomen,Susp apendik akut,penyakit app infiltrat,patofisiologi dan patoflow app,susp appendicitic akut,susp appendicilis,patofisiologi susp app,patofisiologi tumor intra abdominal,patway apendik sitis akut,patway apendisitis pasca operasi,patway appendiks,pengertian penyakit ap,pengertian app perforasi,Pengertian dan kepanjangan susp,penyimpangan KDM apendisitis post op,Pathways apendicitis perforasi,abdomen soepel artinya,askep tumor intra abdominal,askpe terbaru kolik abdomen,asuhan keperawatan app terbaru,asuhan keperawatan pada klien app,asuhan keperawatan pada pasien dengan post of app perforasi,contoh askeb app,contoh asuhan keperawatan appendisitis,contoh infeksi abdominal,contoh kasus apendiksitis perforasi,contoh kasus penyakit apendik,Contoh resume app infiltrat,contoh resume susp appendisitis,definisi akut abdomen susp app,jurnal laporan pendahuluan kasus apendisitis,kdm colic abdomen,askep tumor intra abdomen susp tumor wilms dextra eksisi massa,askep tentang app,askep suspek apendisitis akut,APORAN PENDAHULUAN APPENDISITIS A KONSEP ASKEP I PENGERTIAN Appendisitis adalah inflamasi akut pada appendisits verniformis dan merupakan penyebab pa,app acut,app ferforasi,Appendisitis akut susp peritonitis,arti abdomen soepel,arti diagnosa APP,arti kata woc keperawatan,askep apendiksitis perforasi pdf,Askep app 2014,Askep app perionitis,askep appendicits perforasi,Askep colic abdomen susp peritonitis,askep paoen post appendik,askep susp APP akut,askep susp appendicitis,kolik abdomen post op app,kolik susp apendicitis akut buat SOAPIER,konsep asuhan keperawatan apendisitis pdf,LP apendicitis terbaru,lp apendiks pdf,lp appendik pdf,lp fervorasi gaster,lp massa abdomen,lp tentang penyakit apendik infiltkat,MAKALAH ASKEP GADAR PADA KOLIK ABDOMEN,Pat way apendiktomi,pathway apendiks serta penjelasan patofisiologi,pathway appendik infiltrat,pathway appendiksitis,pathway appendisitis,pathway jaringan lunak,Pathway kolic abdomen,pathway suspek apendisitis,laporan pendahuluan tumor apendiks pdf,laporan pendahuluan susp appendicitis,laporan pendahuluan susp app,kti apendisitis perforasi post laparatomi,kti post op apendisitis,KTI post op app perforasi,KTI susp Appendicitis Akut,kumpulan pathway distensi abdomen,laporan kasus pengkaian kolik abdomen,Laporan kasus penyakit APP,Laporan pendahuluan apendic,laporan pendahuluan askep keperawatan tentang perforasi gaster,laporan pendahuluan dan askep teori tentang penyakit apendisitis,Laporan pendahuluan intra apendisitis,laporan pendahuluan keperawatan penyakit APP,laporan pendahuluan kolik abdomen patofisiologi,laporan pendahuluan kolik abdomen suspek apendisitis,laporan pendahuluan sups app,PATHWAY SUSPEK APPENDISITIS

Response on "Asuhan Keperawatan Appendisitis"