Saturday, 25 October 2014

Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka

Asuhan Keperawatan  Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK).

A.    Latar Belakang
Stroke merupakan gangguam sistem persyarafan yang banyak terjadi di ICU.  stroke terbagi menjadi 2 yaitu stroke hemoragik dan non hemoragik. Penyakit ini
merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di Amerika Serikat. Stroke dapat diakibatakan pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara 75 – 85 tahun. Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak ), Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain ), Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). Masalah keperawatan yang sering muncul pada stroke adalah bersihan jalan napas tidak efektif yang harus segera ditangani.
B.    Tujuan Penulisan
1.    Melakukan asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik
2.   Mengetahui masalah keperawatan yang muncul pada pasien stroke hemoragik

STUDI PUSTAKA

A.    Pengertian
Gangguan peredaran darah diotak (GPDO) atau dikenal dengan CVA  (Cerebro Vaskuar Accident) adalah gangguan fungsi syaraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah dalam otak yang dapat timbul secara mendadak (dalam beberapa detik) atau secara cepat (dalam beberapa jam) dengan gejala atau tanda yang sesuai dengan daerah yang terganggu. (Harsono,1996, hal 67)
Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)
Penyakit ini merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di United State. Akibat stroke pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara75 – 85 tahun. (Long. C, Barbara;1996, hal 176)

B.    Etiologi
1.    Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak )
2.    Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain )
3.    Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). (Smeltzer C. Suzanne, 2002,hal 2131)
Faktor resiko pada stroke
1.    Hipertensi
2.    Penyakit kardiovaskuler: arteria koronaria, gagal jantung kongestif, fibrilasi atrium, penyakit jantung kongestif)
3.    Kolesterol tinggi
4.    Obesitas
5.    Peningkatan hematokrit ( resiko infark serebral)
6.    Diabetes Melitus ( berkaitan dengan aterogenesis terakselerasi)
7.    Kontrasepasi oral( khususnya dengan disertai hipertensi, merkok, dan
kadar estrogen tinggi)
8.    Penyalahgunaan obat ( kokain)
9.    Konsumsi alkohol  (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

C.    Patofisiologi
Stroke trombotik terjadi akibat oklusi aliran darah, biasanya karena aterosklerosis berat. biasanya pasien mengalami satu atau beberapa kali serangan iskemek transient (transient ischemic attak) sebelum stroke trombotik terjadi.TIA adalahgangguan fungsi otak singkat yang reversible akibat hipoksia serebrum. TIA mungkin terjadi akibat suatu pembuluh aterosklerotik yang mengalami spasme, atau saat kebutuhan oksigen otak meningkat dan kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi karena aterosklerosis yang berat. stroke trombotik biasanya berkembang dalam periode 24 jam.

D.    Tanda dan Gejala
Gejala – gejala CVA muncul akibat daerah tertentu tak berfungsi yang disebabkan oleh terganggunya aliran darah ke tempat tersebut. Gejala itu muncul bervariasi, bergantung bagian otak yang terganggu. Gejala-gejala itu antara lain bersifat:
a.    Sementara
Timbul hanya sebentar selama beberapa menit sampai beberapa jam dan hilang sendiri dengan atau tanpa pengobatan. Hal ini disebut Transient ischemic attack (TIA). Serangan bisa muncul lagi dalam wujud sama, memperberat atau malah menetap.
b.    Sementara,namun lebih dari 24 jam Gejala timbul lebih dari 24 jam dan ini dissebut reversible ischemic neurologic defisit (RIND)
c.    Gejala makin lama makin berat (progresif) hal ini desebabkan gangguan aliran darah makin lama makin berat yang disebut progressing stroke atau stroke inevolution.
d.    Sudah menetap/permanen
(Harsono,1996, hal 67)

E.    Penatalaksanaan
1.    Diuretika : untuk menurunkan edema serebral.
2.    Anti koagulan: Mencegah memberatnya trombosis dan embolisasi.
(Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

 

F.    Pemeriksaan penunjang
CT Scan
Memperlihatkan adanya edema , hematoma, iskemia dan adanya infark
2. Angiografi serebral
membantu menentukan penyebab stroke secara spesifik seperti perdarahan atau
obstruksi arteri
3. Pungsi Lumbal
- menunjukan adanya tekanan normal
- tekanan meningkat dan cairan yang mengandung darah menunjukan adanya
perdarahan
4. MRI : Menunjukan daerah yang mengalami infark, hemoragik.
5. EEG: Memperlihatkan daerah lesi yang spesifik
6. Ultrasonografi Dopler : Mengidentifikasi penyakit arteriovena
7. Sinar X Tengkorak : Menggambarkan perubahan kelenjar lempeng pineal
(DoengesE, Marilynn,2000 hal 292)

pencarian yang hadir:

pathway stroke hemoragik,pathway oksigenasi,woc stroke hemoragik,pathway ckr,pathway syok hipovolemik,pathways stroke hemoragik,contoh kasus stroke hemoragik,contoh laporan pendahuluan stroke hemoragik,penyimpangan kdm stroke non hemoragik,laporan pendahuluan stroke hemoragik pdf,contoh pathway pada stroke,contoh resume ugd,laporan pendahuluan cvd,contoh kasus stroke,contoh judul studi kasus keperawatan,laporan pendahuluan kegawatdaruratan stroke,Hemiparase,woc stroke non hemoragik,pathway cva bleeding,kegawatdaruratan diabetes melitus,kti stroke hemoragik,cvd hemoragik,Pathway penyakit stroke,askep cvd hemoragic,patofisiologi tia,woc stroke,judul studi kasus keperawatan,askep cva bleeding,woc ckr,pathway stroke non hemoragik,contoh laporan kasus stroke,contoh kasus stroke non hemoragik,jurnal stroke non hemoragik pdf,jurnal persyarafan,segitiga epidemiologi penyakit tbc,suspek TIA,kegawatdaruratan stroke,patway stroke hemoragik,pengkajian stroke hemoragik,jurnal stroke hemoragik pdf,ASKEP CVA hemoragik,kasus askep stroke,asuhan keperawatan gawat darurat stroke hemoragik,LP cva bleeding,resume stroke,askep gadar stroke non hemoragik,asuhan keperawatan pada kondiloma akuminata,contoh askep keluarga dengan stroke,pathway cva infark,contoh woc stroke,laporan kasus stroke infark,contoh laporan kasus stroke hemoragik,resume keperawatan stroke,pengkajian kasus stroke,hemorargik antepartum,patofisiologi cva bleeding,laporan pendahuluan stroke pdf,makalah CVA infark,patoflow stroke,makalah stroke hemoragik,Studi kasus penyakit Stroke,patofisiologi dan pathway stroke,pathway stroke pis,laporan pendahuluan cvd pdf,laporan pendahuluan Keperawatan gawat darurat stroke hemoragik,askep kegawatdaruratan stroke,lp stroke hemoragik pdf,analisa data laporan pendahuluan stroke,contoh resume stroke hemoragik,etiologi patway stroke pis,contoh resume penyakit stroke,pnjelasan pathway penyakit stroke hemoragik,Laporan Pendahuluan SH DAN PATHWAY,laporan pendahuluan pis,contoh makalah kasus stroke hemoragik,contoh askep gawat darurat dgn kasus strok hemoragik,woc cvd,patofisiologi ckr dan stroke,contoh lp dan askep stroke,susp stroke pis,susp stroke apa maksud nya,contoh resume suspek stroke hemoragik,contoh laporan pendahuluan strukk hemorajik,pengkajian pada pasien stroke hemoragik gawat darurat,askep gangguan persyarafan stroke hemoragik,pathway stroke hemoragic,woc snh,contoh laporan kasus prakterk kasus strok pdf,patofisiologio dan woc stroke hemoragik,susp stroke,contoh KTI suspek Stroke hemoragik,contoh lp gadar stroke,skema patofisiologi cva bleeding,pendahuluan makalah stroke non hemoragik,pdf studi kasus stroke hemoregik,pdf makalah stroke non hemoradik,pdf laporan pendahuluan penyakit stroke,pdf contoh askep serebrum vaskular asident,pdf contoh askep persistem,contoh pendahuluan makalah stroke hemoragik,patoflow STROKE PIS,stroke lufark trombotik artinya,resume cvd gawat darurat,LP gadar stroke PIS,askep pada pasien stroke patoflow stroke pdf,jurnal penelitian askep kegawatdaruratan stroke non hemoragik,laporan pendahuluan cvd hemoragic pdf,laporan pendahuluan cvd terbaru,LAPORAN PENDAHULUAN GAWAT DARURAT DENGAN STROKE PIS ATAU STROKE HEMORAGIK,askep susp Stroke Haemoragik,laporan pendahuluan sistem persyarafan,laporan pendahuluan stroke hemoragik lengkap dengan pathwaynya,askep susp cvd,askep stroke hemoregik,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan atau stroke,JURNAL ASKEP STROKE PDF,laporan pendahuluan askep pasien dengan sistem persyarafan pdf,Jurnal KTI CVA Pis,jurnal tntang sistem kegawatdaruratan persyarafan,jurnal keperawatan stroke hemoragik pdf,kasus kegawatan dengan suspek CVD,kasus kegawatdaruratan sistem persarafan,jurnal iskemia dan infark pdf,jurnal asuhan keperawatan stroke hemoragik,KTI woc SNH,laporan kegawatdaruratan stroke,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan stroke,Laporan pendahuluan tentang sistem persyarafan atau stroke,laporan resume UGD dengan klien BAB bercmpur,laporan pendahuluan stroke PIS pdf,lp stroke infark pis,lp suspek stroke haemorogik,makalah jurnal stroke hemoragik,makalah kasus stroke hemoragik,makalah lengkap tentang penyakit CVA menurut pdf,makalah pathway pada stroke,makalah pathway stroke pdf,lp gadar sh,lp stroke hemoragik di icu,LP stroke hemoragic,lapuran pendahuluan stroke non hemoragik dan fathway nya,lp askep sistem persyarafan,lp askep stroke,jurnal askep stroke,lp cva infark,lp dan resume hemoragik stroke,lp gadar struk pis,lp sh disertai patway,Lp sistem persarafan,askep stroke hemoragic terlengkap

Response on "Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka"