Saturday, 01 November 2014

Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka

Asuhan Keperawatan  Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK).

A.    Latar Belakang
Stroke merupakan gangguam sistem persyarafan yang banyak terjadi di ICU.  stroke terbagi menjadi 2 yaitu stroke hemoragik dan non hemoragik. Penyakit ini
merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di Amerika Serikat. Stroke dapat diakibatakan pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara 75 – 85 tahun. Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak ), Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain ), Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). Masalah keperawatan yang sering muncul pada stroke adalah bersihan jalan napas tidak efektif yang harus segera ditangani.
B.    Tujuan Penulisan
1.    Melakukan asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik
2.   Mengetahui masalah keperawatan yang muncul pada pasien stroke hemoragik

STUDI PUSTAKA

A.    Pengertian
Gangguan peredaran darah diotak (GPDO) atau dikenal dengan CVA  (Cerebro Vaskuar Accident) adalah gangguan fungsi syaraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah dalam otak yang dapat timbul secara mendadak (dalam beberapa detik) atau secara cepat (dalam beberapa jam) dengan gejala atau tanda yang sesuai dengan daerah yang terganggu. (Harsono,1996, hal 67)
Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)
Penyakit ini merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di United State. Akibat stroke pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara75 – 85 tahun. (Long. C, Barbara;1996, hal 176)

B.    Etiologi
1.    Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak )
2.    Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain )
3.    Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). (Smeltzer C. Suzanne, 2002,hal 2131)
Faktor resiko pada stroke
1.    Hipertensi
2.    Penyakit kardiovaskuler: arteria koronaria, gagal jantung kongestif, fibrilasi atrium, penyakit jantung kongestif)
3.    Kolesterol tinggi
4.    Obesitas
5.    Peningkatan hematokrit ( resiko infark serebral)
6.    Diabetes Melitus ( berkaitan dengan aterogenesis terakselerasi)
7.    Kontrasepasi oral( khususnya dengan disertai hipertensi, merkok, dan
kadar estrogen tinggi)
8.    Penyalahgunaan obat ( kokain)
9.    Konsumsi alkohol  (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

C.    Patofisiologi
Stroke trombotik terjadi akibat oklusi aliran darah, biasanya karena aterosklerosis berat. biasanya pasien mengalami satu atau beberapa kali serangan iskemek transient (transient ischemic attak) sebelum stroke trombotik terjadi.TIA adalahgangguan fungsi otak singkat yang reversible akibat hipoksia serebrum. TIA mungkin terjadi akibat suatu pembuluh aterosklerotik yang mengalami spasme, atau saat kebutuhan oksigen otak meningkat dan kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi karena aterosklerosis yang berat. stroke trombotik biasanya berkembang dalam periode 24 jam.

D.    Tanda dan Gejala
Gejala – gejala CVA muncul akibat daerah tertentu tak berfungsi yang disebabkan oleh terganggunya aliran darah ke tempat tersebut. Gejala itu muncul bervariasi, bergantung bagian otak yang terganggu. Gejala-gejala itu antara lain bersifat:
a.    Sementara
Timbul hanya sebentar selama beberapa menit sampai beberapa jam dan hilang sendiri dengan atau tanpa pengobatan. Hal ini disebut Transient ischemic attack (TIA). Serangan bisa muncul lagi dalam wujud sama, memperberat atau malah menetap.
b.    Sementara,namun lebih dari 24 jam Gejala timbul lebih dari 24 jam dan ini dissebut reversible ischemic neurologic defisit (RIND)
c.    Gejala makin lama makin berat (progresif) hal ini desebabkan gangguan aliran darah makin lama makin berat yang disebut progressing stroke atau stroke inevolution.
d.    Sudah menetap/permanen
(Harsono,1996, hal 67)

E.    Penatalaksanaan
1.    Diuretika : untuk menurunkan edema serebral.
2.    Anti koagulan: Mencegah memberatnya trombosis dan embolisasi.
(Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

 

F.    Pemeriksaan penunjang
CT Scan
Memperlihatkan adanya edema , hematoma, iskemia dan adanya infark
2. Angiografi serebral
membantu menentukan penyebab stroke secara spesifik seperti perdarahan atau
obstruksi arteri
3. Pungsi Lumbal
- menunjukan adanya tekanan normal
- tekanan meningkat dan cairan yang mengandung darah menunjukan adanya
perdarahan
4. MRI : Menunjukan daerah yang mengalami infark, hemoragik.
5. EEG: Memperlihatkan daerah lesi yang spesifik
6. Ultrasonografi Dopler : Mengidentifikasi penyakit arteriovena
7. Sinar X Tengkorak : Menggambarkan perubahan kelenjar lempeng pineal
(DoengesE, Marilynn,2000 hal 292)

pencarian yang hadir:

pathway stroke hemoragik,pathway oksigenasi,woc stroke hemoragik,pathway ckr,pathway syok hipovolemik,pathways stroke hemoragik,contoh kasus stroke hemoragik,contoh laporan pendahuluan stroke hemoragik,penyimpangan kdm stroke non hemoragik,laporan pendahuluan stroke hemoragik pdf,contoh pathway pada stroke,contoh resume ugd,laporan pendahuluan cvd,contoh kasus stroke,contoh judul studi kasus keperawatan,laporan pendahuluan kegawatdaruratan stroke,woc stroke non hemoragik,Hemiparase,pathway cva bleeding,kegawatdaruratan diabetes melitus,kti stroke hemoragik,cvd hemoragik,Pathway penyakit stroke,askep cvd hemoragic,patofisiologi tia,woc stroke,judul studi kasus keperawatan,askep cva bleeding,pathway stroke non hemoragik,woc ckr,jurnal stroke non hemoragik pdf,jurnal persyarafan,contoh kasus stroke non hemoragik,contoh laporan kasus stroke,segitiga epidemiologi penyakit tbc,suspek TIA,kegawatdaruratan stroke,patway stroke hemoragik,jurnal stroke hemoragik pdf,pengkajian stroke hemoragik,ASKEP CVA hemoragik,kasus askep stroke,asuhan keperawatan gawat darurat stroke hemoragik,LP cva bleeding,resume stroke,askep gadar stroke non hemoragik,pathway cva infark,contoh woc stroke,asuhan keperawatan pada kondiloma akuminata,contoh askep keluarga dengan stroke,resume keperawatan stroke,laporan kasus stroke infark,contoh laporan kasus stroke hemoragik,pengkajian kasus stroke,laporan pendahuluan stroke pdf,makalah CVA infark,patoflow stroke,patofisiologi cva bleeding,hemorargik antepartum,Studi kasus penyakit Stroke,patofisiologi dan pathway stroke,makalah stroke hemoragik,pathway stroke pis,laporan pendahuluan Keperawatan gawat darurat stroke hemoragik,laporan pendahuluan cvd pdf,laporan pendahuluan pis,Laporan Pendahuluan SH DAN PATHWAY,pnjelasan pathway penyakit stroke hemoragik,contoh resume penyakit stroke,contoh makalah kasus stroke hemoragik,asuhan keperawatan pada pasien dengan stroke suspek infark,askep kegawatdaruratan stroke,contoh askep gawat darurat dgn kasus strok hemoragik,contoh resume stroke hemoragik,lp stroke hemoragik pdf,woc cvd,analisa data laporan pendahuluan stroke,etiologi patway stroke pis,patoflow STROKE PIS,contoh laporan pendahuluan strukk hemorajik,contoh lp dan askep stroke,patofisiologi ckr dan stroke,pathway stroke hemoragic,contoh laporan kasus prakterk kasus strok pdf,patofisiologio dan woc stroke hemoragik,contoh KTI suspek Stroke hemoragik,askep pada pasien stroke patoflow stroke pdf,pdf contoh askep persistem,pdf contoh askep serebrum vaskular asident,skema patofisiologi cva bleeding,stroke lufark trombotik artinya,susp cvd adalah,susp stroke,susp stroke apa maksud nya,susp stroke pis,woc snh,askep gangguan persyarafan stroke hemoragik,askep cva infark pdf,sistem persarafan pdf,askep stroke hemoragic terlengkap,pdf laporan pendahuluan penyakit stroke,pdf studi kasus stroke hemoregik,pendahuluan makalah stroke non hemoragik,pengkajian pada pasien stroke hemoragik gawat darurat,askep susp Stroke Haemoragik,askep susp cvd,keperawatan klien dengan kegawatan sistem persyarafan,resume cvd gawat darurat,askep stroke hemoregik,pdf makalah stroke non hemoradik,contoh lp gadar stroke,Jurnal KTI CVA Pis,laporan kegawatdaruratan stroke,laporan pendahuluan askep pasien dengan sistem persyarafan pdf,laporan pendahuluan cvd hemoragic pdf,laporan pendahuluan cvd terbaru,LAPORAN PENDAHULUAN GAWAT DARURAT DENGAN STROKE PIS ATAU STROKE HEMORAGIK,jurnal keperawatan stroke hemoragik pdf,laporan pendahuluan sistem persyarafan,laporan pendahuluan stroke hemoragik lengkap dengan pathwaynya,contoh pendahuluan makalah stroke hemoragik,laporan gawat darurat stroke doc,KTI woc SNH,contoh resume suspek stroke hemoragik,jurnal penelitian askep kegawatdaruratan stroke non hemoragik,jurnal iskemia dan infark pdf,jurnal asuhan keperawatan stroke hemoragik,JURNAL ASKEP STROKE PDF,jurnal tntang sistem kegawatdaruratan persyarafan,jurnal askep stroke,kasus kegawatan dengan suspek CVD,kasus kegawatdaruratan sistem persarafan,keperawatan klien dengan kegawatan sistem persyarafanSTROK HEMORAGIK,laporan pendahuluan stroke PIS pdf,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan atau stroke,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan stroke,LP stroke hemoragic,lp stroke hemoragik di icu,lp stroke infark pis,lp suspek stroke haemorogik,makalah jurnal stroke hemoragik,makalah kasus stroke hemoragik,makalah lengkap tentang penyakit CVA menurut pdf,makalah pathway pada stroke,makalah pathway stroke pdf,Lp sistem persarafan,lp sh disertai patway,lp gadar struk pis,Laporan pendahuluan tentang sistem persyarafan atau stroke,laporan resume UGD dengan klien BAB bercmpur,lapuran pendahuluan stroke non hemoragik dan fathway nya,lp askep sistem persyarafan,lp askep stroke,lp cva infark,lp dan resume hemoragik stroke,lp gadar sh,LP gadar stroke PIS,contoh lp yang ada pathway

Response on "Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka"