Monday, 22 September 2014

Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka

Asuhan Keperawatan  Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK).

A.    Latar Belakang
Stroke merupakan gangguam sistem persyarafan yang banyak terjadi di ICU.  stroke terbagi menjadi 2 yaitu stroke hemoragik dan non hemoragik. Penyakit ini
merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di Amerika Serikat. Stroke dapat diakibatakan pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara 75 – 85 tahun. Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak ), Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain ), Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). Masalah keperawatan yang sering muncul pada stroke adalah bersihan jalan napas tidak efektif yang harus segera ditangani.
B.    Tujuan Penulisan
1.    Melakukan asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik
2.   Mengetahui masalah keperawatan yang muncul pada pasien stroke hemoragik

STUDI PUSTAKA

A.    Pengertian
Gangguan peredaran darah diotak (GPDO) atau dikenal dengan CVA  (Cerebro Vaskuar Accident) adalah gangguan fungsi syaraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah dalam otak yang dapat timbul secara mendadak (dalam beberapa detik) atau secara cepat (dalam beberapa jam) dengan gejala atau tanda yang sesuai dengan daerah yang terganggu. (Harsono,1996, hal 67)
Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)
Penyakit ini merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di United State. Akibat stroke pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara75 – 85 tahun. (Long. C, Barbara;1996, hal 176)

B.    Etiologi
1.    Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak )
2.    Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain )
3.    Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). (Smeltzer C. Suzanne, 2002,hal 2131)
Faktor resiko pada stroke
1.    Hipertensi
2.    Penyakit kardiovaskuler: arteria koronaria, gagal jantung kongestif, fibrilasi atrium, penyakit jantung kongestif)
3.    Kolesterol tinggi
4.    Obesitas
5.    Peningkatan hematokrit ( resiko infark serebral)
6.    Diabetes Melitus ( berkaitan dengan aterogenesis terakselerasi)
7.    Kontrasepasi oral( khususnya dengan disertai hipertensi, merkok, dan
kadar estrogen tinggi)
8.    Penyalahgunaan obat ( kokain)
9.    Konsumsi alkohol  (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

C.    Patofisiologi
Stroke trombotik terjadi akibat oklusi aliran darah, biasanya karena aterosklerosis berat. biasanya pasien mengalami satu atau beberapa kali serangan iskemek transient (transient ischemic attak) sebelum stroke trombotik terjadi.TIA adalahgangguan fungsi otak singkat yang reversible akibat hipoksia serebrum. TIA mungkin terjadi akibat suatu pembuluh aterosklerotik yang mengalami spasme, atau saat kebutuhan oksigen otak meningkat dan kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi karena aterosklerosis yang berat. stroke trombotik biasanya berkembang dalam periode 24 jam.

D.    Tanda dan Gejala
Gejala – gejala CVA muncul akibat daerah tertentu tak berfungsi yang disebabkan oleh terganggunya aliran darah ke tempat tersebut. Gejala itu muncul bervariasi, bergantung bagian otak yang terganggu. Gejala-gejala itu antara lain bersifat:
a.    Sementara
Timbul hanya sebentar selama beberapa menit sampai beberapa jam dan hilang sendiri dengan atau tanpa pengobatan. Hal ini disebut Transient ischemic attack (TIA). Serangan bisa muncul lagi dalam wujud sama, memperberat atau malah menetap.
b.    Sementara,namun lebih dari 24 jam Gejala timbul lebih dari 24 jam dan ini dissebut reversible ischemic neurologic defisit (RIND)
c.    Gejala makin lama makin berat (progresif) hal ini desebabkan gangguan aliran darah makin lama makin berat yang disebut progressing stroke atau stroke inevolution.
d.    Sudah menetap/permanen
(Harsono,1996, hal 67)

E.    Penatalaksanaan
1.    Diuretika : untuk menurunkan edema serebral.
2.    Anti koagulan: Mencegah memberatnya trombosis dan embolisasi.
(Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

 

F.    Pemeriksaan penunjang
CT Scan
Memperlihatkan adanya edema , hematoma, iskemia dan adanya infark
2. Angiografi serebral
membantu menentukan penyebab stroke secara spesifik seperti perdarahan atau
obstruksi arteri
3. Pungsi Lumbal
- menunjukan adanya tekanan normal
- tekanan meningkat dan cairan yang mengandung darah menunjukan adanya
perdarahan
4. MRI : Menunjukan daerah yang mengalami infark, hemoragik.
5. EEG: Memperlihatkan daerah lesi yang spesifik
6. Ultrasonografi Dopler : Mengidentifikasi penyakit arteriovena
7. Sinar X Tengkorak : Menggambarkan perubahan kelenjar lempeng pineal
(DoengesE, Marilynn,2000 hal 292)

pencarian yang hadir:

pathway stroke hemoragik,pathway oksigenasi,woc stroke hemoragik,pathway ckr,pathway syok hipovolemik,pathways stroke hemoragik,contoh laporan pendahuluan stroke hemoragik,penyimpangan kdm stroke non hemoragik,laporan pendahuluan stroke hemoragik pdf,contoh kasus stroke hemoragik,contoh resume ugd,contoh pathway pada stroke,laporan pendahuluan cvd,contoh judul studi kasus keperawatan,contoh kasus stroke,woc stroke non hemoragik,laporan pendahuluan kegawatdaruratan stroke,Hemiparase,pathway cva bleeding,kegawatdaruratan diabetes melitus,cvd hemoragik,kti stroke hemoragik,Pathway penyakit stroke,judul studi kasus keperawatan,askep cvd hemoragic,woc stroke,patofisiologi tia,askep cva bleeding,pathway stroke non hemoragik,woc ckr,jurnal persyarafan,jurnal stroke non hemoragik pdf,contoh kasus stroke non hemoragik,contoh laporan kasus stroke,segitiga epidemiologi penyakit tbc,suspek TIA,kegawatdaruratan stroke,jurnal stroke hemoragik pdf,ASKEP CVA hemoragik,patway stroke hemoragik,pengkajian stroke hemoragik,asuhan keperawatan gawat darurat stroke hemoragik,kasus askep stroke,resume stroke,LP cva bleeding,askep gadar stroke non hemoragik,contoh askep keluarga dengan stroke,asuhan keperawatan pada kondiloma akuminata,pathway cva infark,pengkajian kasus stroke,laporan kasus stroke infark,contoh woc stroke,resume keperawatan stroke,contoh laporan kasus stroke hemoragik,patoflow stroke,makalah CVA infark,patofisiologi cva bleeding,hemorargik antepartum,laporan pendahuluan stroke pdf,Studi kasus penyakit Stroke,patofisiologi dan pathway stroke,makalah stroke hemoragik,laporan patways stroke pdf,contoh skripsi stroke non hemorogic,lp gadar stroke,kti cva infark,Laporan Pendahuluan SH DAN PATHWAY,PENDAHULUAN SKRIPSI STROKE NON HEMOROGIC,pnjelasan pathway penyakit stroke hemoragik,laporan pendahuluan struk,pathway stroke pis,analisa data laporan pendahuluan stroke,lp CVD hemoragic,woc cvd,laporan pendahuluan persyarafan,laporan pendahuluan kegawatdaruratan stroke non hemoragik,contoh resume non hemoragik stroke,askep kegawatdaruratan stroke,contoh resume penyakit stroke,laporan pendahuluan cvd pdf,etiologi patway stroke pis,laporan pendahuluan Keperawatan gawat darurat stroke hemoragik,contoh kti askep stroke non hemoragik,contoh lp stroke,contoh makalah kasus stroke hemoragik,pendahuluan makalah stroke non hemoragik,pdf woc stoke,pdf contoh askep serebrum vaskular asident,pdf contoh askep persistem,patway stroke hemoragik menurut buku smeltzer,contoh pendahuluan makalah stroke hemoragik,pathway stroke hemoragik beserta sumber pathways,patway cva,jurnal asuhan keperawatan stroke hemoragik,lp struk hemorojik yg ada woc nya,jurnal askep stroke,contoh resume suspek stroke hemoragik,patofisiologi ckr dan stroke,contoh penyimpangan kdm non hemoragik stroke,contoh LP kasus kegawat darurtan,susp stroke apa maksud nya,susp stroke pis,contoh askep gawat darurat stroke,askep suspek cva hemoregik,askep susp cvd,pengkajian pada pasien stroke hemoragik gawat darurat,askep stroke hemoregik,askep pada pasien stroke patoflow stroke pdf,susp stroke,study kasus askep stroke,contoh lp dan askep stroke,contoh lp cva infark,resume asuhan keperawatan cvd di ugd,contoh laporan pendahuluan strukk hemorajik,contoh laporan kasus prakterk kasus strok pdf,contoh KTI stroke hemoregik,skema patofisiologi cva bleeding,contoh askep stroke blood INFARK,woc stroke hemoragik pdf,jurnal iskemia dan infark pdf,lapuran pendahuluan stroke non hemoragik dan fathway nya,lp askep sistem persyarafan,lp askep stroke,laporan kegawatdaruratan stroke,lp cva infark,KTI woc SNH,lp dan pathway stroke hemoragik,lp dan resume hemoragik stroke,laporan resume UGD dengan klien BAB bercmpur,Laporan pendahuluan tentang sistem persyarafan atau stroke,laporan pendahuluan penyakit CVD,laporan pendahuluan sistem persyarafan,laporan pendahuluan stroke hemoragik keperawatan kritis pdf,Laporan Pendahuluan Stroke Non Hemoragik beserta KDM,LAPORAN PENDAHULUAN GAWAT DARURAT DENGAN STROKE PIS ATAU STROKE HEMORAGIK,laporan pendahuluan stroke PIS pdf,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan atau stroke,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan stroke,lp gadar sh,laporan pendahuluan stroke hemoragik lengkap dengan pathwaynya,makalah lengkap tentang penyakit CVA menurut pdf,KTI askep keluarga dengan stroke,kasus kegawatan dengan suspek CVD,Jurnal KTI CVA Pis,jurnal keperawatan stroke hemoragik pdf,jurnal keperawatan persyarafan,jurnal kegawatdaruratan stroke,pathway skema stroke hemoragik,makalah jurnal tentang CVA hemoragik penjelasan lengkap,KTI STROKE NON HEMOROGIC,LP gadar stroke PIS,lp gadar struk pis,LP pada penyakit CVD stroke,lp sh disertai patway,Lp sistem persarafan,lp stroke hemoragik di icu,lp stroke hemoragik pdf,lp stroke infark pis,laporan pendahuluan penyakit strokepdf

Response on "Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka"