Wednesday, 01 October 2014

Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka

Asuhan Keperawatan  Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK).

A.    Latar Belakang
Stroke merupakan gangguam sistem persyarafan yang banyak terjadi di ICU.  stroke terbagi menjadi 2 yaitu stroke hemoragik dan non hemoragik. Penyakit ini
merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di Amerika Serikat. Stroke dapat diakibatakan pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara 75 – 85 tahun. Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak ), Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain ), Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). Masalah keperawatan yang sering muncul pada stroke adalah bersihan jalan napas tidak efektif yang harus segera ditangani.
B.    Tujuan Penulisan
1.    Melakukan asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik
2.   Mengetahui masalah keperawatan yang muncul pada pasien stroke hemoragik

STUDI PUSTAKA

A.    Pengertian
Gangguan peredaran darah diotak (GPDO) atau dikenal dengan CVA  (Cerebro Vaskuar Accident) adalah gangguan fungsi syaraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah dalam otak yang dapat timbul secara mendadak (dalam beberapa detik) atau secara cepat (dalam beberapa jam) dengan gejala atau tanda yang sesuai dengan daerah yang terganggu. (Harsono,1996, hal 67)
Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)
Penyakit ini merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di United State. Akibat stroke pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara75 – 85 tahun. (Long. C, Barbara;1996, hal 176)

B.    Etiologi
1.    Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak )
2.    Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain )
3.    Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). (Smeltzer C. Suzanne, 2002,hal 2131)
Faktor resiko pada stroke
1.    Hipertensi
2.    Penyakit kardiovaskuler: arteria koronaria, gagal jantung kongestif, fibrilasi atrium, penyakit jantung kongestif)
3.    Kolesterol tinggi
4.    Obesitas
5.    Peningkatan hematokrit ( resiko infark serebral)
6.    Diabetes Melitus ( berkaitan dengan aterogenesis terakselerasi)
7.    Kontrasepasi oral( khususnya dengan disertai hipertensi, merkok, dan
kadar estrogen tinggi)
8.    Penyalahgunaan obat ( kokain)
9.    Konsumsi alkohol  (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

C.    Patofisiologi
Stroke trombotik terjadi akibat oklusi aliran darah, biasanya karena aterosklerosis berat. biasanya pasien mengalami satu atau beberapa kali serangan iskemek transient (transient ischemic attak) sebelum stroke trombotik terjadi.TIA adalahgangguan fungsi otak singkat yang reversible akibat hipoksia serebrum. TIA mungkin terjadi akibat suatu pembuluh aterosklerotik yang mengalami spasme, atau saat kebutuhan oksigen otak meningkat dan kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi karena aterosklerosis yang berat. stroke trombotik biasanya berkembang dalam periode 24 jam.

D.    Tanda dan Gejala
Gejala – gejala CVA muncul akibat daerah tertentu tak berfungsi yang disebabkan oleh terganggunya aliran darah ke tempat tersebut. Gejala itu muncul bervariasi, bergantung bagian otak yang terganggu. Gejala-gejala itu antara lain bersifat:
a.    Sementara
Timbul hanya sebentar selama beberapa menit sampai beberapa jam dan hilang sendiri dengan atau tanpa pengobatan. Hal ini disebut Transient ischemic attack (TIA). Serangan bisa muncul lagi dalam wujud sama, memperberat atau malah menetap.
b.    Sementara,namun lebih dari 24 jam Gejala timbul lebih dari 24 jam dan ini dissebut reversible ischemic neurologic defisit (RIND)
c.    Gejala makin lama makin berat (progresif) hal ini desebabkan gangguan aliran darah makin lama makin berat yang disebut progressing stroke atau stroke inevolution.
d.    Sudah menetap/permanen
(Harsono,1996, hal 67)

E.    Penatalaksanaan
1.    Diuretika : untuk menurunkan edema serebral.
2.    Anti koagulan: Mencegah memberatnya trombosis dan embolisasi.
(Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

 

F.    Pemeriksaan penunjang
CT Scan
Memperlihatkan adanya edema , hematoma, iskemia dan adanya infark
2. Angiografi serebral
membantu menentukan penyebab stroke secara spesifik seperti perdarahan atau
obstruksi arteri
3. Pungsi Lumbal
- menunjukan adanya tekanan normal
- tekanan meningkat dan cairan yang mengandung darah menunjukan adanya
perdarahan
4. MRI : Menunjukan daerah yang mengalami infark, hemoragik.
5. EEG: Memperlihatkan daerah lesi yang spesifik
6. Ultrasonografi Dopler : Mengidentifikasi penyakit arteriovena
7. Sinar X Tengkorak : Menggambarkan perubahan kelenjar lempeng pineal
(DoengesE, Marilynn,2000 hal 292)

pencarian yang hadir:

pathway stroke hemoragik,pathway oksigenasi,woc stroke hemoragik,pathway ckr,pathway syok hipovolemik,pathways stroke hemoragik,contoh laporan pendahuluan stroke hemoragik,penyimpangan kdm stroke non hemoragik,laporan pendahuluan stroke hemoragik pdf,contoh pathway pada stroke,contoh resume ugd,contoh kasus stroke hemoragik,laporan pendahuluan cvd,contoh judul studi kasus keperawatan,contoh kasus stroke,woc stroke non hemoragik,Hemiparase,laporan pendahuluan kegawatdaruratan stroke,pathway cva bleeding,kegawatdaruratan diabetes melitus,cvd hemoragik,kti stroke hemoragik,Pathway penyakit stroke,judul studi kasus keperawatan,askep cvd hemoragic,woc stroke,patofisiologi tia,askep cva bleeding,woc ckr,pathway stroke non hemoragik,contoh laporan kasus stroke,jurnal persyarafan,contoh kasus stroke non hemoragik,jurnal stroke non hemoragik pdf,suspek TIA,segitiga epidemiologi penyakit tbc,kegawatdaruratan stroke,pengkajian stroke hemoragik,jurnal stroke hemoragik pdf,patway stroke hemoragik,ASKEP CVA hemoragik,LP cva bleeding,askep gadar stroke non hemoragik,kasus askep stroke,asuhan keperawatan gawat darurat stroke hemoragik,resume stroke,asuhan keperawatan pada kondiloma akuminata,contoh askep keluarga dengan stroke,pathway cva infark,contoh woc stroke,laporan kasus stroke infark,resume keperawatan stroke,pengkajian kasus stroke,contoh laporan kasus stroke hemoragik,makalah CVA infark,hemorargik antepartum,patofisiologi cva bleeding,patoflow stroke,patofisiologi dan pathway stroke,Studi kasus penyakit Stroke,laporan pendahuluan stroke pdf,makalah stroke hemoragik,laporan patways stroke pdf,contoh skripsi stroke non hemorogic,Laporan Pendahuluan SH DAN PATHWAY,laporan pendahuluan struk,lp CVD hemoragic,pathway stroke pis,woc cvd,PENDAHULUAN SKRIPSI STROKE NON HEMOROGIC,askep kegawatdaruratan stroke,pnjelasan pathway penyakit stroke hemoragik,laporan pendahuluan persyarafan,contoh resume stroke hemoragik,laporan pendahuluan Keperawatan gawat darurat stroke hemoragik,analisa data laporan pendahuluan stroke,etiologi patway stroke pis,laporan pendahuluan cvd pdf,contoh resume penyakit stroke,laporan pendahuluan kegawatdaruratan stroke non hemoragik,contoh KTI suspek Stroke hemoragik,pdf contoh askep serebrum vaskular asident,pdf laporan pendahuluan penyakit stroke,pdf makalah stroke non hemoradik,pdf woc stoke,lp sh disertai patway,pendahuluan makalah stroke non hemoragik,pdf contoh askep persistem,contoh resume suspek stroke hemoragik,kasus kegawatan dengan suspek CVD,patofisiologio dan woc stroke hemoragik,KTI askep keluarga dengan stroke,contoh penyimpangan kdm non hemoragik stroke,patofisiologi ckr dan stroke,KTI STROKE NON HEMOROGIC,contoh kti askep stroke non hemoragik,contoh KTI stroke hemoregik,Jurnal KTI CVA Pis,jurnal keperawatan stroke hemoragik pdf,study kasus askep stroke,susp stroke,susp stroke apa maksud nya,susp stroke pis,askep pada pasien stroke patoflow stroke pdf,jurnal asuhan keperawatan stroke hemoragik,jurnal askep stroke,woc stroke hemoragik pdf,jurnal iskemia dan infark pdf,skema patofisiologi cva bleeding,pengkajian pada pasien stroke hemoragik gawat darurat,Laporan Pendahuluan Stroke Non Hemoragik beserta KDM,askep susp cvd,jurnal keperawatan persyarafan,resume asuhan keperawatan cvd di ugd,resume cvd gawat darurat,jurnal kegawatdaruratan stroke,askep stroke hemoregik,patway stroke hemoragik menurut buku smeltzer,laporan pendahuluan penyakit strokepdf,laporan resume UGD dengan klien BAB bercmpur,lapuran pendahuluan stroke non hemoragik dan fathway nya,lp askep sistem persyarafan,lp askep stroke,LAPORAN PENDAHULUAN GAWAT DARURAT DENGAN STROKE PIS ATAU STROKE HEMORAGIK,lp cva infark,laporan pendahuluan cvd terbaru,lp dan pathway stroke hemoragik,Laporan pendahuluan tentang sistem persyarafan atau stroke,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan stroke,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan atau stroke,laporan pendahuluan penyakit CVD,laporan pendahuluan sistem persyarafan,laporan pendahuluan stroke hemoragik keperawatan kritis pdf,laporan pendahuluan stroke hemoragik lengkap dengan pathwaynya,contoh lp stroke,contoh LP kasus kegawat darurtan,laporan pendahuluan stroke PIS pdf,contoh makalah kasus stroke hemoragik,lp dan resume hemoragik stroke,lp gadar sh,contoh pendahuluan makalah stroke hemoragik,contoh lp dan askep stroke,contoh lp cva infark,laporan kegawatdaruratan stroke,contoh laporan pendahuluan strukk hemorajik,KTI woc SNH,pathway skema stroke hemoragik,contoh laporan kasus prakterk kasus strok pdf,makalah lengkap tentang penyakit CVA menurut pdf,makalah jurnal tentang CVA hemoragik penjelasan lengkap,laporan pendahuluan cvd hemoragic pdf,LP gadar stroke PIS,lp gadar struk pis,LP pada penyakit CVD stroke,Lp sistem persarafan,lp stroke hemoragik di icu,lp stroke hemoragik pdf,lp stroke infark pis,lp struk hemorojik yg ada woc nya,pathway stroke hemoragik beserta sumber pathways

Response on "Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka"