Tuesday, 02 September 2014

Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka

Asuhan Keperawatan  Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK).

A.    Latar Belakang
Stroke merupakan gangguam sistem persyarafan yang banyak terjadi di ICU.  stroke terbagi menjadi 2 yaitu stroke hemoragik dan non hemoragik. Penyakit ini
merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di Amerika Serikat. Stroke dapat diakibatakan pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara 75 – 85 tahun. Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak ), Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain ), Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). Masalah keperawatan yang sering muncul pada stroke adalah bersihan jalan napas tidak efektif yang harus segera ditangani.
B.    Tujuan Penulisan
1.    Melakukan asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik
2.   Mengetahui masalah keperawatan yang muncul pada pasien stroke hemoragik

STUDI PUSTAKA

A.    Pengertian
Gangguan peredaran darah diotak (GPDO) atau dikenal dengan CVA  (Cerebro Vaskuar Accident) adalah gangguan fungsi syaraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah dalam otak yang dapat timbul secara mendadak (dalam beberapa detik) atau secara cepat (dalam beberapa jam) dengan gejala atau tanda yang sesuai dengan daerah yang terganggu. (Harsono,1996, hal 67)
Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)
Penyakit ini merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di United State. Akibat stroke pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara75 – 85 tahun. (Long. C, Barbara;1996, hal 176)

B.    Etiologi
1.    Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak )
2.    Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain )
3.    Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). (Smeltzer C. Suzanne, 2002,hal 2131)
Faktor resiko pada stroke
1.    Hipertensi
2.    Penyakit kardiovaskuler: arteria koronaria, gagal jantung kongestif, fibrilasi atrium, penyakit jantung kongestif)
3.    Kolesterol tinggi
4.    Obesitas
5.    Peningkatan hematokrit ( resiko infark serebral)
6.    Diabetes Melitus ( berkaitan dengan aterogenesis terakselerasi)
7.    Kontrasepasi oral( khususnya dengan disertai hipertensi, merkok, dan
kadar estrogen tinggi)
8.    Penyalahgunaan obat ( kokain)
9.    Konsumsi alkohol  (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

C.    Patofisiologi
Stroke trombotik terjadi akibat oklusi aliran darah, biasanya karena aterosklerosis berat. biasanya pasien mengalami satu atau beberapa kali serangan iskemek transient (transient ischemic attak) sebelum stroke trombotik terjadi.TIA adalahgangguan fungsi otak singkat yang reversible akibat hipoksia serebrum. TIA mungkin terjadi akibat suatu pembuluh aterosklerotik yang mengalami spasme, atau saat kebutuhan oksigen otak meningkat dan kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi karena aterosklerosis yang berat. stroke trombotik biasanya berkembang dalam periode 24 jam.

D.    Tanda dan Gejala
Gejala – gejala CVA muncul akibat daerah tertentu tak berfungsi yang disebabkan oleh terganggunya aliran darah ke tempat tersebut. Gejala itu muncul bervariasi, bergantung bagian otak yang terganggu. Gejala-gejala itu antara lain bersifat:
a.    Sementara
Timbul hanya sebentar selama beberapa menit sampai beberapa jam dan hilang sendiri dengan atau tanpa pengobatan. Hal ini disebut Transient ischemic attack (TIA). Serangan bisa muncul lagi dalam wujud sama, memperberat atau malah menetap.
b.    Sementara,namun lebih dari 24 jam Gejala timbul lebih dari 24 jam dan ini dissebut reversible ischemic neurologic defisit (RIND)
c.    Gejala makin lama makin berat (progresif) hal ini desebabkan gangguan aliran darah makin lama makin berat yang disebut progressing stroke atau stroke inevolution.
d.    Sudah menetap/permanen
(Harsono,1996, hal 67)

E.    Penatalaksanaan
1.    Diuretika : untuk menurunkan edema serebral.
2.    Anti koagulan: Mencegah memberatnya trombosis dan embolisasi.
(Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

 

F.    Pemeriksaan penunjang
CT Scan
Memperlihatkan adanya edema , hematoma, iskemia dan adanya infark
2. Angiografi serebral
membantu menentukan penyebab stroke secara spesifik seperti perdarahan atau
obstruksi arteri
3. Pungsi Lumbal
- menunjukan adanya tekanan normal
- tekanan meningkat dan cairan yang mengandung darah menunjukan adanya
perdarahan
4. MRI : Menunjukan daerah yang mengalami infark, hemoragik.
5. EEG: Memperlihatkan daerah lesi yang spesifik
6. Ultrasonografi Dopler : Mengidentifikasi penyakit arteriovena
7. Sinar X Tengkorak : Menggambarkan perubahan kelenjar lempeng pineal
(DoengesE, Marilynn,2000 hal 292)

pencarian yang hadir:

pathway stroke hemoragik,pathway oksigenasi,woc stroke hemoragik,pathway ckr,pathway syok hipovolemik,pathways stroke hemoragik,contoh laporan pendahuluan stroke hemoragik,penyimpangan kdm stroke non hemoragik,laporan pendahuluan stroke hemoragik pdf,contoh kasus stroke hemoragik,contoh resume ugd,contoh pathway pada stroke,laporan pendahuluan cvd,contoh judul studi kasus keperawatan,contoh kasus stroke,Hemiparase,laporan pendahuluan kegawatdaruratan stroke,woc stroke non hemoragik,pathway cva bleeding,kegawatdaruratan diabetes melitus,cvd hemoragik,Pathway penyakit stroke,kti stroke hemoragik,askep cvd hemoragic,woc stroke,patofisiologi tia,judul studi kasus keperawatan,askep cva bleeding,pathway stroke non hemoragik,woc ckr,jurnal stroke non hemoragik pdf,jurnal persyarafan,contoh kasus stroke non hemoragik,contoh laporan kasus stroke,segitiga epidemiologi penyakit tbc,jurnal stroke hemoragik pdf,kegawatdaruratan stroke,suspek TIA,pengkajian stroke hemoragik,ASKEP CVA hemoragik,patway stroke hemoragik,LP cva bleeding,asuhan keperawatan gawat darurat stroke hemoragik,kasus askep stroke,resume stroke,askep gadar stroke non hemoragik,contoh askep keluarga dengan stroke,asuhan keperawatan pada kondiloma akuminata,pathway cva infark,contoh woc stroke,pengkajian kasus stroke,contoh laporan kasus stroke hemoragik,laporan kasus stroke infark,resume keperawatan stroke,makalah CVA infark,hemorargik antepartum,patoflow stroke,patofisiologi cva bleeding,laporan pendahuluan stroke pdf,makalah stroke hemoragik,patofisiologi dan pathway stroke,Studi kasus penyakit Stroke,laporan patways stroke pdf,contoh skripsi stroke non hemorogic,laporan pendahuluan gadar stroke hemoragik,lp gadar stroke,pathway stroke pis,contoh kti cva infark erlengkap,laporan pendahuluan kegawatdaruratan stroke non hemoragik,lp CVD hemoragic,PENDAHULUAN SKRIPSI STROKE NON HEMOROGIC,contoh resume non hemoragik stroke,laporan pendahuluan persyarafan,analisa data laporan pendahuluan stroke,kti cva infark,woc cvd,laporan pendahuluan struk,laporan pendahuluan cvd pdf,askep kegawatdaruratan stroke,contoh kti askep stroke non hemoragik,patway cva,contoh kasus stroke di icu,askep pada pasien stroke patoflow stroke pdf,patway stroke hemoragik menurut buku smeltzer,patway stroke pis,study kasus askep stroke,contoh kti gadar cva,patofisiologi cvd,contoh KTI stroke hemoregik,contoh laporan kasus prakterk kasus strok pdf,pengkajian pada pasien stroke hemoragik gawat darurat,contoh laporan pendahuluan strukk hemorajik,contoh lp cva infark,pathway stroke hemoragik beserta sumber pathways,pdf contoh askep serebrum vaskular asident,woc stroke hemoragik pdf,pdf jurnal stroke hemoragik,askep stroke hemoregik,Suspec CVA infark,susp stroke apa maksud nya,susp stroke,jurnal keperawatan persyarafan,askep stroke infark pdf analisa data,askep susp cvd,askep suspek cva hemoregik,contoh askep gawat darurat stroke,resume asuhan keperawatan cvd di ugd,contoh askep stroke blood INFARK,contoh jurnal keperawatan dengan penyakit stroke hemoragik,contoh kasus gawat darurat stroke hemoragic,askep gadar stroke hemoragik di icu,pdf woc stoke,contoh LP kasus kegawat darurtan,pathway skema stroke hemoragik,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan stroke,Laporan pendahuluan tentang sistem persarafan atau stroke,KTI STROKE NON HEMOROGIC,jurnal iskemia dan infark pdf,Laporan Pendahuluan Stroke Non Hemoragik beserta KDM,jurnal kegawatdaruratan stroke,laporan pendahuluan stroke hemoragik keperawatan kritis pdf,laporan pendahuluan stroke haemoragic,laporan pendahuluan sistem persyarafan,laporan pendahuluan penyakit strokepdf,laporan pendahuluan penyakit CVD,kasus kegawatan dengan suspek CVD,LAPORAN PENDAHULUAN GAWAT DARURAT DENGAN STROKE PIS ATAU STROKE HEMORAGIK,kegawat daruratan snh,KTI askep keluarga dengan stroke,laporan kegawatdaruratan stroke,kti keperawatan stroke non hemoragik pdf,Laporan pendahuluan tentang sistem persyarafan atau stroke,lp askep sistem persyarafan,jurnal gadar stroke hemoragik,contoh lp stroke,contoh makalah kasus stroke hemoragik,contoh pendahuluan makalah stroke hemoragik,contoh penyimpangan kdm non hemoragik stroke,contoh resume suspek stroke hemoragik,makalah jurnal tentang CVA hemoragik penjelasan lengkap,jurnal asuhan keperawatan stroke hemoragik,lp struk hemorojik yg ada woc nya,lp stroke infark pis,lp stroke hemoragik pdf,lp stroke hemoragik di icu,Lp sistem persarafan,LP pada penyakit CVD stroke,lp gadar struk pis,LP gadar stroke PIS,lp dan resume hemoragik stroke,lp dan pathway stroke hemoragik,KTI woc SNH

Response on "Pendahuluan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK) beserta studi pustaka"