Sunday, 21 December 2014

Tumor thyroid dextra et sinistra curiga ganas

BAB  I Tinjauan Pustaka

1.1 Latar Belakang
Sistem endokrin meliputi sistem dan alat yang mengeluarkan hormon. Yang termasuk kelenjar endokrin adalah hypothalamus, kelenjar hipofisis anterior dan posterior, kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, pulau langerhans pankreas, korteks dan medulla anak ginjal, ovarium, testis, dan sel endokrin di saluran cerna yang disebut sel aminprekussor uptake and decarboxylation (sel APUD).

Fungsi dari kelenjar tiroid sendiri adalah untuk mensekresi tiroksin (T4) suatu hormon penting untuk metabolisme tubuh. Berbagai perubahan neoplasma pada kelenjar tiroid dapat terjadi pada tumor yang jinak maupun ganas. Secara klinis, antara neoplasma tiroid yang jinak maupun ganas sering sukar dibedakan. Pada neoplasma yang ganas bisa saja neoplasma tiroid itu baru muncul beberapa bulan terakhir, tetapi dapat pula sudah mengalami pembesaran kelenjar tiroid berpuluh tahun lamanya, serta hanya memberikan gejala klinis yang ringan.

Karsinoma tiroid jarang didapati, insidensnya sekitar 3- 5% dari semua tumor maligna, terutama di negara endemik dan untuk tipe yang tidak berdifferensiasi. Dapat dijumpai disegala usia dengan puncak pada usia muda (7- 20 tahun), usia setengah baya (40- 60 tahun). Pada Pria insidensnya 3/100.000/tahun dan wanita sekitar 8/100.000/tahun.1
Beberapa petunjuk yang dapat digunakan untuk menduga kecenderungan nodul tiroid tersebut ganas atau tidak, yaitu dari besar dan bentuknya, konsistensi, hubungan dengan struktur sekitarnya, hiperfungsi atau hipofungsi dari kelenjar tiroid dan pada pmeriksan biopsi jarum halus. Juga riwayat terpapar sinar radiasi pada saat anak- anak, intake yodium yang tinggi berhubungan dengan karsinoma papiller yang biasa terlihat. Sedangkan usia kurang dari 40 tahun, asupan yodium kurang biasa didapati pada penderita karsinoma tiroid follikuler.

BAB  II
Studi Pustaka

2.1 Definisi
Adenokarsinoma papiler adalah jenis keganasan tiroid berdeferensiasi baik yang paling sering ditemukan (50-60%). Sebagian besar disertai pembesaran kelenjar getah bening regional di leher. Karsinoma ini termasuk karsinoma yang bersifat kronik, tumbuh lambat dan mempunyai prognosis baik diantara jenis karsinoma tiroid lainnya. 2
Walaupun telah ada metastasis limfogen di leher, dengan pengobatan yang baik, dapat dicapai ketahanan hidup sampai 20 tahun atau lebih. Karena tumbuh lambat dan  penyebarannya diluar kelenjar tiroid juga lambat, evaluasi untuk menilai keberhasilan berbagai cara teknik pembedahan atau penanganan lain sukar ditentukan.2

2.2 Etiologi dan Predisposisi
a. Anatomi Thyroid

Tiroid (yunani:thyreos, pelindung) suatu kelenjar endokrin yang sangat vaskuler, merah kecoklatan yang terdiri dari lobus kanan dan kiri. Tiap lobus mencapai superior sejauh linea oblique kartilago tiroid. Ithmus terletak diatas cincin iga kedua dan ketiga ujung terbawah lobus biasanya diatas cincin trakea keempat atau kelima. Kelenjar ini diantara fasia koli media dan fasia prevertebralis. Didalam ruang yang sama terletak trakea, esophagus, pembuluh darah besar, dan saraf. Kelenjar tiroid melekat pada trakea sambil melingkarinya dua pertiga sampai tiga perempat lingkaran. Beratnya sekitar 25 mg pada orang dewasa.3
Belum diketahui pasti. Yang berperan khususnya untuk well differentiated karsinoma (papiller dan follikuler) adalah radiasi dan goiter endemis dan untuk jenis meduller adalah faktor genetik. Belum diketahui suatu karsinogen yang berperan untuk kanker anaplastik dan meduller. Diperkirakan kanker tiroid anaplastik berasal dari perubahan kanker berdifferensiasi baik (papiller dan follikuler) dengan kemungkinan jenis follikuler dua kali lebih besar. Sedangkan limfoma pada tiroid diperkirakan karena perubahan- perubahan ganas dari tiroid hashimoto.1

2.3 Patogenesis
Adenokarsinoma papiler biasanya bersifat multisentrik dan 50% penderita dengan ada sarang ganas dilobus homolateral dan lobus kontralateral. Metastasis mula-mula ke kelenjar limfe regional, dan akhirnya terjadi metastasis hematogen.
Umumnya adenokarsinoma follikuler bersifat unifokal, dengan metastasis juga ke kelenjar limfe leher, tetapi kurang sering dan kurang banyak, namun lebih sering metastasisnya secara hematogen. Adenokarsinoma meduller beasal dari sel C sehingga kadang mengeluarkan kalsitonin (sel APUD). Pada tahap dini terjadi metastasis ke kelenjar life regional.(1,2)
Adenokarsinoma anaplastik yang jarang ditemukan, merupakan tumor yang tumbuh agresif, bertumbuh cepat dan mengakibatkan penyusupan kejaringan sekitarnya terutama trakea sehingga terjadi stenosis yang menyebabkan kesulitan bernafas. Tahap dini terjadi penyebaran hematogen. Dan penyembuhan jarang tercapai. Penyusupan karsinoma tiroid dapat ditmukan di trakea, faring esophagus, N.rekurens, pembuluh darah karotis, struktur lain dalam darah dan kulit. Sedangkan metastasis hematogen ditemukan terutama di paru, tulang, otak dan hati.
Klasifikasi Histopatologi, terdiri dari :
1. Adenokarsinoma berdefferensiasi baik
– Papiller
– Folikuler
– Campuran papiller dan follikuler
2. adenokarsinoma berdefferensiasi buruk
– Karsinoma sel kecil ( Small cell carsinoma )
– Karsinoma sel besar ( Giant cell carsinoma )
– Karsinoma sel spindle ( Spindle cell carsinoma )
3. Karsinoma meduller
4. Karsinoma sel skuamosa
5. Non epithelial (limfoma, sarkoma, metastatik tumor, teratoma maligna, dan tumor yang tidak dapat diklasifikasikan)

Karsinoma Papiller
Karsinoma papiller adalah jenis keganasan tiroid yang paling sering ditemukan (50- 60%) yang timbul pada akhir masa kanak- kanak atau awal kehidupan dewasa. Tumor ini tumbuh lambat dan terutama menyebar ke kelenjar limfe. Karsinoma ini merupakan karsinoma paling kronik dan juga mempunyai prognosis yang paling baik diantara jenis karsinoma tiroid lainnya. Faktor yang mempengaruhi prognosis baik adalah usia dibawah 40 tahun, wanita dan jenis histologik papiller. Sering lesi ini tampil sebagai nodul tiroid soliter dan biasanya diagnosis dapat ditegakkan dengan biopsi jarum halus dan pemeriksaan sitologi.

Karsinoma Follikuler
Karsinoma follikullaris meliputi sekitar 25% keganasan tiroid dan biasa ditemukan pada wanita setengah baya. Kadang ditemukan tumor soliter besar di tulang seperti di tengkorak atau humerus, yang merupakan metastasis jauh dari karsinoma follikuler yang tidak ditemukan karena kecil dan tidak bergejala.
Pembedahan untuk jenis karsinoma ini adalah lobektomi total pada sisi yang terkena. Juga karena sel karsinoma ini menangkap yodium, maka radioterapi dengan Y 131 dapat digunakan dengan pengukuran kadar TSH sebagai follow up bahwa dosis yang digunakan bersifat supresif dan untuk memantau kekambuhan tumor.

Karsinoma Meduller
Karsinoma meduller meliputi sekitar 5 – 10 % keganasan tiroid dan berasal dari parafolikuler, atau sel C yang memproduksi kalsitonin. Ia timbul secara sporadik dalam populasi dan dalam berbagai keadaan familial, dimana tempat tumor ini diturunkan sebagai sifat dominan autosom. Tumor ini berbatas tegas dan keras pada perabaan. Tumor ini terutama didapat pada usia diatas 40 tahun tetapi ditemukan pada usia yang lebih muda bahkan anak, dan biasanya disertai dengan gangguan endokrin lainnya. Bila dicurigai adanya karsinoma meduller maka diperiksa kadar kalsitonin darah sebelum dan sesudah perangsangan dengan suntikan pentagastrin atau kalsium.

Karsinoma anaplastia
Karsinoma anaplastik sangat jarang ditemukan dibandingkan dengan karsinoma berdiferensiasi baik, yaitu sekitar 20%. Tumor ini sangat ganas terutama pada usia tua, dan lebih banyak pada wanita. Sering pasien ini tampil dengan riwayat pembengkakan yang cepat membesar didalam leher, sering dengan kesulitan bernafas dan menelan, serta suara serak karena infiltrasi ke nervus rekurens. Pemeriksaan penunjang berupa foto rontgen torak dan seluruh tulang tubuh untuk mencari metastasis.

2.4 Diagnosis
Pada anamnesis ditemukan keluhan tentang benjolan di leher bagian depan. Benjolan tersebut mungkin ditemukan secara kebetulan oleh penderita sendiri atau oleh orang lain. Benjolan membesar sangat lambat, dan jika terjadi dengan cepat, harus dicurigai degenerasi kistik atau karsinoma anaplastik. Yang terakhir ini umumnya disertai dengan penekanan pada organ dan struktur disekitarnya. Pada anamnesis juga harus ditanyakan adanya faktor resiko untuk terjadinya karsinoma tiroid.
Kadang terdapat pembesaran kelenjar getah bening di leher bagian lateral, yaitu grup ju guler. Penyebaran di kelenjar getah bening di bagian kranial kutub atas tiroid akan menimbulkan yang dahulu dikenal sebagai tiroid aberans. Tumor primer biasanya tidak dikeluhkan dan tidak dapat ditemukan secara klinis. Bila tumornya cukup besar, akan timbuh keluhan akibat desakan mekanis pada trakhea dan esophagus, atau hanya timbul rasa mengganjal di leher.2

Stadium Klinik Berdasarkan Sistem TNM :
T – (Tumor primer)

• Tx Tumor primer tidak dapat dinilai
• T0 Tidak didapat tumor primer
• T1 Tumor dengan ukuran 1 cm atau kurang masih terbatas pada tiroid
• T2 Tumor dengan ukuran lebih dari 1 cm namun tidak lebih dari 4 cm masih terbatas pada tiroid
• T3 Tumor dengan ukuran lebih dari 4 cm masih terbatas pada tiroid
• T4 Tumor dengan ukuran berapa saja yang telah berekstensi keluar kapsul tiroid

N – (Kelenjar getah bening regional)

• Nx Kelenjar getah bening tidak dapat dinilai
• N0 Tidak didapat metastasis ke kelenjar getah bening
• N1 Terdapat metastasis ke kelenjar getah bening
• N1a Metastasis ke kelenjar getah bening cervical ipsilateral
• N1b Metastasis pada kelenjar getah bening cervical bilateral, midline, contralateral atau ke kelenjar getah bening mediastinal

M –  (Metastasis jauh)

• Mx Metastasis jauh belum dapat dinilai
• M0 Tidak terdapat metastasis jauh
• M1 Terdapat metastasis jauh

2.5 Penatalaksanaan
1. Pembedahan
Pertama-tama dilakukan pemeriksaan klinis untuk menentukan apakah nodul tersebut supek benigna atau maligna. Bila suspek maligna ditentukan pula apakah kasus tersebut operable atau inoperable. Bila operable, operasi yang dilakukan adalah lobektomi sisi yang patologik, atau lobektomi subtotal dengan resiko bila ganas ada kemungkinan sel- sel karsinoma yang tertinggal. Tindakan yang biasa dilakukan adalah tiroidektomi total.
Bila ada fasilitas pemeriksaan dengan sediaan beku dan ada persangkaan keganasan, pemeriksaan prefarat sediaan beku dilakukan dengan potongan- potongan kebeberapa arah.
Bila hasilnya jinak, lobektomi saja sudah cukup memadai. Bila ganas, lobus kontralateral diangkat seluruhnya (tiroidektomi totalis). Dapat pula dilakukan near total tiroidektomi. Jika hasil pemeriksaan kelenjar getah bening dicurigai adanya metastasis, dilakukan diseksi radikal kelenjar getah bening pada sisi yang bersangkutan.

2. Radiasi
Bila tumor sudah inoperable atau pasien menolak operasi lagi untuk lobus kontralateral, maka dilakukan:
a. Radiasi interna dengan I131. Hanya tumor- tumor berdifferensiasi baik yang mempunyai afinitas terhadap I131 terutama yang follicular. Radiasi interna dilakukan dengan syarat jaringan tiroid afinitasnya lebih besar harus dihilangkan dulu dengan jalan operasi atau ablasio dengan pemberian I131 dosis yang lebih tinggi sehingga jaringan tiroid normal rusak semua, baru sisa I131 bisa merusak jaringan tumor.
b. Radiasi eksterna, memberikan hasil yang cukup baik untuk tumor- tumor inoperable atau anaplastik yang tidak berafinitas dengan I131. Sebaiknya dengan sinar elektron15- 20 MW dengan dosis 400 rad. Sumsum tulang harus dilindungi. Radiasi eksterna diberikan juga untuk terapi paliatif bagi tumor yang telah bermetastasis.

3.  Khemoterapi
Pada kanker tiroid yang bermetastasis regional yang inoperable juga pada tumor yang bermetastasis jauh yang berdifferensiasi buruk.

4.  Follow- up
Enam minggu setelah tindakan tiroidektomi total dilakukan pemeriksaan sidik terhadap sisa jaringan tiroid normal. Bila ada dilakukan ablasio dengan I131, kemudian dilanjutkan dengan terapi supresi dengan sampai kadar TSHs < 0,1. Bila tidak ada sisa jaringan tiroid langsung diterapi supresi sampai 6 bulan. Setelah 6 bulan dilkukan kembali sidik tiroid dengan menghentikan terapi supresi dahulu 4 minggu sebelum pemeriksaan. Bila terdapat metastasis jauh, dilakukan radiasi interna dengan I131 kemudian terapi dilanjutkan. Bila tidak ada metastasis terapi supresi dilanjutkan dan selama 2- 3 tahun diulang pemeriksaan sidik seluruh tubuh.
Pada follow karsinoma tiroid berdifferensiasi baik diperiksa kadar human tiroglobulin. Dan pada karsinoma tiroid medullare diperiksa kadar kalsitonin.
2.6 Komplikasi
Komplikasi yang seringkali muncul adalah pada tiroidektomi yang meliputi:
1. Perdarahan. Resiko ini minimum, namun hati- hati dalam mengamankan hemostatis dan penggunaan drain setelah operasi.
2. Masalah terbukanya vena besar (vena tiroidea superior) dan menyebabkan embolisme udara. Dengan tindakan anestesi mutakhir, ventilasi tekanan positif yang intermitten, dan teknik bedah yang cermat, bahaya ini dapat di minimalkan.
3. Trauma pada nervus laringeus rekurens. Ia menimbulkan paralisis sebagian atau total (jika bilateral) laring. Pengetahuan anatomi bedah yang kuat dan ke hati- hatian pada saat operasi harus diutamakan.
4. Sepsis yang meluas ke mdiastinum. Seharusnya ini tidak doleh terjadi pada operasi bedah sekarang ini, sehingga antibiotik tidak diperlukan sebagai pofilaksis lagi.
5. Hipotiroidisme pasca bedah. Perkembangan hipotiroidisme setelah reseksi bedah tiroid jarang terlihat saat ini. Ini dievaluasi dengan pemeriksaan klinik dan biokomia yang tepat pasca bedah.
6. Hipokalsemi. Karena terangkatnya kelenjar paratiroid pada saat pembedahan.
7. Metastasis kanker yang sudah mencapai organ- organ lain.

2.7 Prognosis
Karena kebanyakan kanker tiroid berdiferensiasi mempertahankan kemampuan untuk menimbun yodium dan menghasilkan tiroglobulin, maka ini dapat digunakan dalam pengawasan karsinoma tiroid berdifferensiasi yang muncul dari sel folikular dan meramalkan penyakit berulang yang muncul setelah tiroidektomi. Indeks yang dipakai untuk melihat kelangsungan hidup pasien karsinoma tiroid adalah usia saat didiagnosis, ada atau tidaknya metastasis, jenis kelamin pasien, diameter tumor dan jenis histopatologikal.
Angka ketahanan hidup 5 tahun adenokarsinoma tiroid adalah
Tipe
Persentase (%)
Papiller
80 – 90
Follikuler
50 – 70
Meduller
30 – 40
Anaplastik
< 5

pencarian yang hadir:

tumor mamae,askep tumor intra abdomen,mamae aberans,tumor colli sinistra,mammae aberans,tumor mammae,KASUS PATOLOGI KEBIDANAN,askep mamae aberans,laporan pendahuluan Ca recti,patofisiologi tumor intra abdomen,pengertian dextra,pathway tumor abdomen,penyimpangan kdm tumor mammae,laporan pendahuluan tumor jaringan lunak,pengertian sinistra,askep tumor jaringan lunak,lp tumor intra abdomen,pathway tumor mamae,Pathway tumor intra abdomen,askep tumor abdomen,askep pasien dengan tumor intra abdomen,Kista ovarium sinistra,woc kehamilan ektopik terganggu,askep tumor palpebra,askep tumor removal,definisi mamae aberans,thyroid dextra,tumor intra abdomen adalah,penyakit mamae aberans,lp tumor colli,makalah tumor mamae,askep tb kelenjar,woc tumor abdomen,hidronefrosis sinistra,askep tumor intra abdomen pada anak,patofisiologi tumor abdomen,Askep massa intra abdomen,laporan pendahuluan tiroidektomi,pathway kanker tiroid,askep post op tumor uterus,askep tumor thyroid,penyimpangan kdm ca recti,askep tumor hipofisis,woc tumor intra abdomen,askeb keputihan,pathway tumor colli,laporan pendahuluan tumor buli,laporan pendahuluan tumor tiroid,patofisiologi tumor colli,jurnal keperawatan gawat darurat pdf,colli dextra adalah,laporan pendahuluan tumor femur,mammae aberrant,komplikasi tumor intra abdomen,laporan kasus tumor intra abdomen,laporan pendahuluan tumor uterus,lp tiroidektomi,asuhan keperawatan tumor intra abdomen,askep pada pasien tumor intra abdomen,askep tumor inguinal,asuhan keperawatan askep tumor ginjal,colli sinistra,asuhan keperawatan tumor jaringan lunak,penyebab mamae aberans,askep tumor coli,laporan pendahuluan ca thyroid,woc ca tiroid,tumor palpebra,lp ca colli,contoh askep tumor intra abdomen,askep giant cell tumor,laporan pendahuluan mamae aberans,tiroid dextra,laporan pendahuluan tumor removal,askep tumor mamae sinistra,tumor antebrachii,makalah tumor intra abdomen,laporan pendahuluan kelenjar tiroid,tumor paru sinistra,lp tumor leher,kista tiroid dextra,rumus tumor doubling time,pathway tumor hipofisis,komplikasi neoplasma,hipofungsi tiroid,lp tumor ginjal,tumor intra abdomen pdf,pengertian dekstra,makalah tumor colli,laporan kasus tumor colli,etiologi tumor intra abdomen,pengkajian tumor jaringan lunak,Tiroid sinistra,askep tumor Leher,penyebab tumor intra abdomen,lp tiroid,asuhan keperawatan tumor mediastinum,definisi sinistra,asuhan kegawatdaruratan sistem endokrinologi,pengertian dextra dan sinistra,thyroid lobus dextra,apa itu sinistra,susp десмоидный tumor,kista ren sinistra,makalah tumor thyroid,kelenjar thyroid sinistra,Tumor mammae sinistra suspek maligna,pengertian dextra-sinistra,Apa itu Regio colli sinistra,kista thyroid sinistra,tumor thyroid sinistra,ca mammae dextra t 2h2m1 расшифровка,curiga maligna,susp tumor testis sinistra,tumor coli sinistra,arti dextra,ren sinistra,dekstra,pengobatan kista tiroid dengan propolis,arti follicular neoplasm,massa paru sinistra,Definisi dari follicular neoplasm,penyakit follicular neoplasma,lobus dextra,Lobus Sinistra,Neoplasma Follikulare Talyroidea,bahaya kista tiroid,metastasis adenokarsinoma dengan struktur papiler,dextra tiroid,Laporan Pendahuluan Tumor Regio Parietal Sinistra,Perbedaan paru-paru dexta dan sinistra,patopisiologi abses regio coli posterior,regio colli sinistra adalah,Tyrhoid dextra,Follicular Tumor ar Tyroid Dextra adalah,ren dextra lebih besar dari ren sinistra,tumor ginjal sinistra,tyroid sinistra,penyakit paru pneumonic reaction,Pengertian paru paru dextra dengan sinistra,tumor tiroid sinistra adalah,penyakit susp dan hyroid,WOC kanker tyiroid,pengetahuan tentang Follicular carcinoma thyroid dextra,pengertian nodus lobus tyroid dextra,penyakit tiroid sinistra,Tumor mammae sinistra susp ganas,Tu testis sinistra,penyakit tumor paru sinistra,penyakit kista ingunal sinistra/,pengertian regio colli dekstra,tumor tiroid dextra,pengertian tumor colli sinistra,tumor tiroid susp ganas,tumor tiroid dexta maligna,tumor tyroid dextra,pengertian tumor colli,tumor thyroid lobus,tumor thyroid dekstra susp ganas,Tumor palpebra sinistra itu apa,pengertian tumor ginjal sinistra,pengertian thyroid dextra,pengobatan kista ren sinistra,pengobatan thyroid sinistra,Pengertian Separo sinistra,tumor Dekstra,resiko penyakit follicular neoplasma pasca operasi,Perbedaan paru paru dextra dengan sinistra,SUSP MASSA LOBUS,Perbedaan paru paru dextra dan sinistra,Sebutkan Perbedaan antara paru-paru dextra dengan sinistra,susp neoplasma,perbedaan paru paru dexta dengan sinistra,susp tumor colli,perbedaan antara paru-paru dexta dengan sinistra,perbedaan paru-paru dextra dan sinistra,susp ganas,ren dextra itu apa,regio mammae dextra,sinistra artinya,regio colli dextra adalah,regio coli anterior dekstra et sinistra,stt regio colli adalah,susp ca thyroid,Perbedaan Paru-paru Dextra dengan sinistra,Perbedaan antara paru paru dexta dengan sinistra,perbedaan antara paru paru dexta dan sinistra,Suspek masa dextra,perbedaan testis sinistra dan testis dextra,thyroid testis itu apa,tumor antebrachii dextra,penyebab tumor femur dextra,penyebab tumor colli,tumor colipolidextra,tumor colli dextra penyakit menular,tumor colli sinistra et dextra,tomor mammae sinistra susp maligna,penyimpangan kdm post op tumor mamma,suspek tumor abdomen,penyimpangan kdm tumor testis

Response on "Tumor thyroid dextra et sinistra curiga ganas"