Tuesday, 21 October 2014

Hidronefrosis Kanan Grade Iii Et Hidroureter Kanan E.C Vesikolitiasis

PRESENTASI KASUS

IDENTITAS PASIEN
Nama                    :    Tn. T
Umur                    :    45 tahun
Jenis kelamin    :    Laki-laki
Pekerjaan            :    Tani

ANAMNESIS (Autoanamnesis)
Keluhan Utama     :     nyeri saat buang air kecil.
Keluhan Tambahan     :     BAK  tidak lancar
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien  datang ke poli Bedah RS dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. dan BAK tidak lancar. Lima bulan sebelum masuk RS, pasien mulai merasakan  nyeri saat BAK dimana nyeri tersebut sampai di ujung kemaluan. Pada awal mau kencing, pasien mengeluh rasa sakit dan saat buang air kecil tiba-tiba terputus, kemudian lancar kembali setelah pasien berubah posisi dari berdiri kemudian jongkok.
Pasien mengaku perlu mengedan saat buang air kecil, sehingga ada waktu antara proses mengedan dengan keluarnya air kencing. Pada saat buang air kecil awalnya lancar kemudian pancaran menjadi lemah, terputus-putus dan tidak bercabang. Pada akhir buang air kecil pasien merasa tidak puas, masih ada yang tersisa sehingga terkadang pasien merasa celananya basah tanpa disadari tetesan air kencing yang keluar.
Pasien  tidak mengeluh kencing bercabang. Pasien tidak pernah mengeluarkan butiran kecil seperti pasir saat kencing, tidak pernah merasa mengeluarkan darah pada saat buang air kecil serta tidak merasa adanya rasa terbakar pada alat kelamin sewaktu berkemih.
Pasien mengaku jarang sekali minum air putih, dalam satu hari pasien mengaku hanya minum kurang lebih  4 gelas belimbing akibat pekerjaannya yang tidak dapat ditinggal.  Buang air besar dirasakan lancar tidak ada keluhan. Pasien juga tidak mengeluhkan nyeri saat buang air besar, serta tidak mengeluarkan darah saat buang air besar. Pasien juga mengaku dapat buang angin seperti biasanya.
Sejak 1 minggu terakhir SMRS keluhan dirasakan sering terjadi / hampir setiap hari dengan durasi nyeri yang lebih lama hingga akhirnya pasien memeriksakan diri ke Rumah Sakit. Pasien tidak merasakan demam, tidak mual dan muntah.
Pasien pernah mengalami operasi batu saluran kencing sebelumnya. Riwayat adanya trauma pada perut bagian atas dan pinggang disangkal oleh pasien.
Riwayat Penyakit Dahulu :
Riwayat keluhan serupa     : diketahui tujuh belas tahun yang lalu.
Riwayat tekanan darah tinggi     : disangkal
Riwayat kencing manis    : disangkal.
Riwayat penyakit ginjal    : disangkal.
Riwayat batu saluran kencing     : diketahui tujuh belas tahun yang lalu.
Riwayat asam urat    : diterima.
Riwayat kencing nanah dan darah    : disangkal.
Riwayat trauma di daerah pinggang, perut bagian atas: disangkal.
Riwayat operasi di daerah pinggang, perut bagian atas: disangkal.
Riwayat Penyakit Keluarga :
Riwayat penyakit serupa    : disangkal.
Riwayat tekanan darah tinggi    : disangkal.
Riwayat kencing manis    : disangkal.
Riwayat asam urat    : disangkal.
Riwayat penyakit ginjal    : disangkal.

PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
Keadaan umum    :    Sedang.
Kesadaran    :    Compos mentis.
Vital sign    :    T     :     140/80 mmHg
N     :     68 x/mnt
RR    :     24 x/mnt
S     :     36,1 °C
Kulit          : Warna kulit sawo matang, turgor cukup.
Kepala    :    Mesochepal, rambut hitam, distribusi merata, tidak mudah dicabut.
Mata     :    Conjungtiva merah, sclera putih, pupil bulat, isokor, diameter 3 mm, reflek cahaya (+/+).
Telinga    :    Simetris, serumen (+/+) dalam batas normal.
Hidung    :    bentuk biasa, septum di tengah, selaput mucosa basah.
Mulut    :    gigi lengkap, bibir tidak pucat, tonsil dbn.
Leher    :    trachea di tengah, kelenjar lymphoid tidak membesar, kelenjar tiroid tidak membesar, tekanan vena jugularis tidak meningkat.
Thorax     :
Jantung    : Ictus cordis tidak tampak dan tidak kuat angkat, batas jantung dalam batas normal, S1>S2, regular, tidak ada suara tambahan.
Paru-paru    : Tidak ada ketinggalan gerak, vokal fremitus kanan = kiri, nyeri tekan tidak ada, sonor seluruh lapangan paru, suara dasar vesikuler seluruh lapang paru, tidak ada suara tambahan.
Abdomen    :
Inspeksi    :    Perut datar, tidak ada benjolan
Auskultasi    :    Bising usus dalam batas normal.
Perkusi    :    Timpani seluruh lapang abdomen
Palpasi    :    Supel, tidak ada nyeri tekan, hepar dan lien tidak teraba, tidak teraba massa.
Ekstremitas
Superior    :     tidak ada deformitas, tidak ada oedema, tonus otot cukup.
Inferior    : deformitas (-), jari tabuh (-), pucat (-), sianois (-)              oedema (-), tonus otot cukup.

Status Urologis
1.    Regio Costovertebrae
Kiri    Kanan
Inspeksi    Bulging (-)    Bulging (+)
Palpasi    Ginjal teraba
Nyeri tekan (-)
Ballotement (-)    Ginjal teraba
nyeri tekan (+)
Ballotement (+)
Perkusi    Nyeri ketok (-)    Nyeri ketok (+)

2.    Regio Suprasymphisis
Inspeksi              : datar, tidak terdapat sikatrik.
Auskultasi    : Bising usus (+) normal.
Perkusi     : Timpani.
Palpasi    :    Nyeri tekan kuadran kiri atas (+), ballotement (+).

3.    Regio Genitalia Eksterna
Inspeksi    : tidak merah, tidak bengkak.
Palpasi    : tidak ada darah, nanah dan batu yang ke luar dari OUE, tidak ada nyeri tekan, tidak ada massa.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
BNO-IVP (tanggal 29 Mei 2009)
K    Kesan : suspek vesikolitiasis,spondilosis lumbalis,spondilolithesis V.L3-L4,hidronefrosis kanan grade III dan hidroureter kanan e.c bendungan partial suspek o.k batu di VU kanan

RESUME
Anamnesis :
Pasien Laki-laki usia 45 tahun.
Pasien mengeluh nyeri saat buang air kecil. dan BAK tidak lancar.
Pasien mengeluh rasa sakit dan saat buang air kecil tiba-tiba terputus, kemudian lancar kembali setelah pasien berubah posisi dari berdiri kemudian jongkok.
Pasien mengeluh nyeri dirasakan menjalar. sampai ujung kemaluan.
Pasien tidak pernah mengeluarkan butiran kecil seperti pasir saat berkemih.
Pasien tidak merasa terbakar pada alat kelamin sewaktu berkemih.
Pasien tidak mengeluh kencing bercabang, dan tidak mengeluarkan batu.
Pasien tidak pernah mengeluarkan darah saat buang air kecil.
Pasien buang air besar dengan lancar tidak ada keluhan.
Pasien jarang minum air putih, satu hari hanya minum ± 4 gelas belimbing.
Pasien pernah mengalami operasi batu saluran kencing sebelumnya.
Riwayat adanya trauma pada perut bagian atas dan pinggang disangkal oleh pasien.
Pasien tidak ada riwayat trauma abomen bagian atas, dada dan punggung.
Hasil BNO IVP  : hidroureter dan hidronefrosis kanan e.c susp batu di VU kanan

DIAGNOSIS KERJA
Hidronefrosis kanan grade III  et hidroureter kanan e.c vesikolitiasis

DIAGNOSIS BANDING
Ureterolithiasis sepertiga bagian distal
Tumor buli-buli
Nephrolithiasis

USULAN PEMERIKSAAN PENUNJANG
1.    Pemeriksaan Laboratorium:
a.    Darah Lengkap: Hb, lekosit, LED, eritrosit, hitung jenis lekosit, ureum, kreatinin, GDS, SGOT, SGPT, kolesterol total, trigliserida, asam urat.
b.    Kultur dan sediment urin
2.    Pemeriksaan radiologis :
Foto polos abdomen.
Cystogram.
BNO-IVP.

VIII.    TERAPI
Terapi Konservatif : menunggu hasil pemeriksaan penunjang
1.    Dilusi
2.    Force Diuresis
3.    Pemberian Antibiotik dan Analgetik

Terapi Operatif
Vesicolitectomy

IX.    PROGNOSIS
Dubia ad bonam.

pencarian yang hadir:

pathway hidronefrosis,laporan pendahuluan hidronefrosis,ureterolithiasis adalah,lp hidronefrosis,hidronefrosis pdf,klasifikasi hidronefrosis,makalah hidronefrosis,vesikolitiasis adalah,latar belakang hidronefrosis,kencing bercabang dua,definisi ureterolithiasis,pengertian pupil isokor,askep hidronefrosis pdf,hidroureter,ballotement,lp vesicolithiasis,penyimpangan kdm hidronefrosis,hidronefrosis grade 1,lp vesikolitiasis,pengkajian vesikolitiasis,askep BAK,laporan pendahuluan hidroureter,asuhan keperawatan hidroureter,pengertian ballotement kesehatan,hidronefrosis grade 2,diagnosis banding hidronefrosis,hidronefrosis grade,contoh kasus hidronefrosis,penanganan hidronefrosis,kencing masih tersisa,grade hidronefrosis,pengertian Hydronephrosis,hydronephrosis dextra,laporan pendahuluan hydronephrosis,abdomen supel artinya,pengertian supel pada abdomen,hydronephrosis sinistra adalah,pengertian hidronefrosis sinistra,apakah itu hidronefrosis sinistra pada bayi?,hydronephrosis kanan,Laporan pendahuluan Asuhankeperawatan Hydroneprosis dextra,obat untuk hydronephrosis,vesicolithiasis DD ureterolithiasis sinistra distal itu penyakit apa,laporan kasus pada pasien hidronefrosis,contoh kasus vesikolitiasis,pengertian hidronefrosis dan hidroureter,laporan pendahuluan hidronephrosis,pengertian isokor dalam keperawatan,laporan kasus bno ivp ureterolithiasis,kencing keluar bercabang,penanggananhidroneprosis,obat hydronephrosis,obat utk penderita hidroneprosis,hidroureter kanan adalah,obat herbal hydronephorosis,Hydronephrosis gr 11 sinistra,Hydronephrosis dextra grade 1,pathway hidronefrosis sinistra,Difinisi Etiologi Tanda dan gejala Pathway Hidroneprosis,Hydronefrosis dextra,diagnosa banding vesikolithiasis,hydronepphrosis kana,penanganan hidronefrosis grade 1,arti hydronephrosis bilateral,ureterolithiasis sinistra distal dd vesikolitiasis,apa hidroneprosis grade III sampai IV,apa yg di maksud dengan grade 1 hydronofrosis,apa curiga visicolithiasis DD ureterolithiasis sinitra distal,apa yang dimaksud hydronephrosis,apa itu susp nephrolithiasis,Susp ureterolithiasis sinitra,supel adalah,anamnesis pada kasus hidronefrosis,arti hydronephrosis sinistra,arti ec di obat,Arti suspek batu,arti hydronephrosis,arti supel dalam medis,abdomen supel ialah,Supel abdomen,arti soepel,nephrolitiasis sinistra jenis penyakit apa,soepel pada abdomen adalah,soepel abdomen,Nephrolithiasis sinistra tanpa hidronefrosis cystitis,obat alami hidronefrosis bilateral,obat alami utk hydronephrosis,obat herbal hidroureter,obat hydroneprosis,obat hydronephrosis hidroureter kanan adalah,resume hidronefrosis,serumen sinistra,obat hydronephorosis,obat hydronephhrosis pada bayi,obat herbal untuk hyronephrosis,obat herbal hydroneprosis ginjal,SeVere Hydroneprosisdextra,obat medis hidroneprosis,nephrolithiasis sinistra itu apa?,nefritis dextra menurut medis,maksut ren dextra lebih besar dari ren sinistra,tumor ren dextra hydronephrosis grade 4,ureterolithiasis hidronefrosis medscape,ureterolithiasis sinistra,www apa itu SEVERE HIDRONEFROSIS DEXTRA,www cara pengobatan SEVERE HIDRONEFROSIS DEXTRA,yang dimaksudkan bentuk abdomen supel,laporan pendahuluan hidronefrosis grade 2,tonus otot supel adalah,tanpa hydronephrosis,suspek ureterolithiasis distal,nama terapi operasi hydronephrosis,mild hidronefrosis adalah,makalah pathway hidronefrosis,maksudnya susp ureterolithiasis kiri distal,maksud hydronephrosis,supel di abdomen itu apa,maksud batu di ginjal tanpa hydrophenosis,Maksud abdomen supel?,maksud dari abdomen supel,obat penyakit hidronephrosis,pengertian soepel dalam bagian abdomen,pengertian hedronefrosis sinistra,Pengertian disangkal dalam keperawatan,Pengertian dengan abdomen supel,pengkajian fisik persistem pada kasus hidronefrosis,pengertian bentuk perut soepel,pengertian bentuk abdomen soepel,pengkajian susp ruptur ginjal pdf,pemeriksaan fisik pada kasus hidronefrosis,penanggulangan susp nephrolithiasis,pengobatan hidroneprosis,pengkajian fisik pada kasus hidronefrosis,pengertiann hydronephrosis,Pengertian hidronephrosis bilateral grade 1,pengertian soepel adalah,pengertian serumen dextra sinistra,pengertian supel abdomen,pengertian perut supel,pengertian palpasi abdomen soepel adalah,pengertian supel pada pemeriksaan abdomen,pengertian hydronephrosis grade 2,pengertian vesikolithiasis,pengertian hidroureter dextra grade 2,Pengertian hidroureter dextra,pengobatan hydronephrosis dextra,Pengobatan Susp Nephrolithiasis bilateral,pemeriksaan penunjang laboratorium penyakit hidronefrosis,pathway hidronefrosis pre dan post operasi,penyebab hidroureter adalah,penyebab hydroneprosis,penyembuhan hidronefrosis,penyimpangan KDM hidroneprosis,pasien yang mengalami sakit vesikolitiasis nyerinya terletak dimana?,presentasi pada hidroneprosis,otot perut supel pada pemeriksaan abdominal adalah,operasi akibat hidronefrosis,referat hidronefrosis grade 2,penyakit serumen dextra sinistra,pathway hydronefrosis,pathway susp ruptur ginjal,pemeriksaan penunjang di laboratorium hidronefrosis,penyakit hidronefrosis hidroureter,pemeriksaan lab pada hidronefrosis,pemeriksaan fisik susp ruptur ginjal meliputi inspeksi palpasi perkusi auskultasi,penyakit hidronephrosis,pemeriksaan fisik pada abdomen supel maksudnya,pemeriksaan fisik abdomen pada kasus hidronefrosis,penyakit hydronepitrosis,pemeriksaan abdomen soepel maksudnya apa?,pemeriksaan abdomen soepel,regio pinggang bahasa medisnya,cara pengobatan penyakit hydronephrosis,arti soepel adalah,arti nephrolithiasis ren dextra,arti nephrolithiasis,arti mild hydronephorosis,arti mesochepal adalah,arti mata isokor,arti kata mesocephal,arti kata medis ec,arti istilah medis ec,arti isokor,arti hydronephrosis sinistra grade 3,arti hydronephrosis grade 3 ren sin,arti hydronephrosis and nephrolithiasis,Arti supel pada perut,arti suspek ureterolithiasis,askep disangkal,cara merawat pasien striktus ureter sinistra,cara menyembuhkan nephrolithiasis sinistra adalah,Cara mengobati penyakit Hydronephrosis grade 2,cara mengobati penyakit hydronephrosis,cara mengobati hydronephrosis,cara mengatasi ginjal hydrophorosis,bentuk abdomen soepel artinya,batu uretra distal kanan,bagaimana cara buang kencing dengan lancar setelah et,bab 1 hidronefrosis pada anak,Asuhan keperawatan hyponephrosis pada batu ginjal

Response on "Hidronefrosis Kanan Grade Iii Et Hidroureter Kanan E.C Vesikolitiasis"