Saturday, 01 November 2014

Hidronefrosis Kanan Grade Iii Et Hidroureter Kanan E.C Vesikolitiasis

PRESENTASI KASUS

IDENTITAS PASIEN
Nama                    :    Tn. T
Umur                    :    45 tahun
Jenis kelamin    :    Laki-laki
Pekerjaan            :    Tani

ANAMNESIS (Autoanamnesis)
Keluhan Utama     :     nyeri saat buang air kecil.
Keluhan Tambahan     :     BAK  tidak lancar
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien  datang ke poli Bedah RS dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. dan BAK tidak lancar. Lima bulan sebelum masuk RS, pasien mulai merasakan  nyeri saat BAK dimana nyeri tersebut sampai di ujung kemaluan. Pada awal mau kencing, pasien mengeluh rasa sakit dan saat buang air kecil tiba-tiba terputus, kemudian lancar kembali setelah pasien berubah posisi dari berdiri kemudian jongkok.
Pasien mengaku perlu mengedan saat buang air kecil, sehingga ada waktu antara proses mengedan dengan keluarnya air kencing. Pada saat buang air kecil awalnya lancar kemudian pancaran menjadi lemah, terputus-putus dan tidak bercabang. Pada akhir buang air kecil pasien merasa tidak puas, masih ada yang tersisa sehingga terkadang pasien merasa celananya basah tanpa disadari tetesan air kencing yang keluar.
Pasien  tidak mengeluh kencing bercabang. Pasien tidak pernah mengeluarkan butiran kecil seperti pasir saat kencing, tidak pernah merasa mengeluarkan darah pada saat buang air kecil serta tidak merasa adanya rasa terbakar pada alat kelamin sewaktu berkemih.
Pasien mengaku jarang sekali minum air putih, dalam satu hari pasien mengaku hanya minum kurang lebih  4 gelas belimbing akibat pekerjaannya yang tidak dapat ditinggal.  Buang air besar dirasakan lancar tidak ada keluhan. Pasien juga tidak mengeluhkan nyeri saat buang air besar, serta tidak mengeluarkan darah saat buang air besar. Pasien juga mengaku dapat buang angin seperti biasanya.
Sejak 1 minggu terakhir SMRS keluhan dirasakan sering terjadi / hampir setiap hari dengan durasi nyeri yang lebih lama hingga akhirnya pasien memeriksakan diri ke Rumah Sakit. Pasien tidak merasakan demam, tidak mual dan muntah.
Pasien pernah mengalami operasi batu saluran kencing sebelumnya. Riwayat adanya trauma pada perut bagian atas dan pinggang disangkal oleh pasien.
Riwayat Penyakit Dahulu :
Riwayat keluhan serupa     : diketahui tujuh belas tahun yang lalu.
Riwayat tekanan darah tinggi     : disangkal
Riwayat kencing manis    : disangkal.
Riwayat penyakit ginjal    : disangkal.
Riwayat batu saluran kencing     : diketahui tujuh belas tahun yang lalu.
Riwayat asam urat    : diterima.
Riwayat kencing nanah dan darah    : disangkal.
Riwayat trauma di daerah pinggang, perut bagian atas: disangkal.
Riwayat operasi di daerah pinggang, perut bagian atas: disangkal.
Riwayat Penyakit Keluarga :
Riwayat penyakit serupa    : disangkal.
Riwayat tekanan darah tinggi    : disangkal.
Riwayat kencing manis    : disangkal.
Riwayat asam urat    : disangkal.
Riwayat penyakit ginjal    : disangkal.

PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
Keadaan umum    :    Sedang.
Kesadaran    :    Compos mentis.
Vital sign    :    T     :     140/80 mmHg
N     :     68 x/mnt
RR    :     24 x/mnt
S     :     36,1 °C
Kulit          : Warna kulit sawo matang, turgor cukup.
Kepala    :    Mesochepal, rambut hitam, distribusi merata, tidak mudah dicabut.
Mata     :    Conjungtiva merah, sclera putih, pupil bulat, isokor, diameter 3 mm, reflek cahaya (+/+).
Telinga    :    Simetris, serumen (+/+) dalam batas normal.
Hidung    :    bentuk biasa, septum di tengah, selaput mucosa basah.
Mulut    :    gigi lengkap, bibir tidak pucat, tonsil dbn.
Leher    :    trachea di tengah, kelenjar lymphoid tidak membesar, kelenjar tiroid tidak membesar, tekanan vena jugularis tidak meningkat.
Thorax     :
Jantung    : Ictus cordis tidak tampak dan tidak kuat angkat, batas jantung dalam batas normal, S1>S2, regular, tidak ada suara tambahan.
Paru-paru    : Tidak ada ketinggalan gerak, vokal fremitus kanan = kiri, nyeri tekan tidak ada, sonor seluruh lapangan paru, suara dasar vesikuler seluruh lapang paru, tidak ada suara tambahan.
Abdomen    :
Inspeksi    :    Perut datar, tidak ada benjolan
Auskultasi    :    Bising usus dalam batas normal.
Perkusi    :    Timpani seluruh lapang abdomen
Palpasi    :    Supel, tidak ada nyeri tekan, hepar dan lien tidak teraba, tidak teraba massa.
Ekstremitas
Superior    :     tidak ada deformitas, tidak ada oedema, tonus otot cukup.
Inferior    : deformitas (-), jari tabuh (-), pucat (-), sianois (-)              oedema (-), tonus otot cukup.

Status Urologis
1.    Regio Costovertebrae
Kiri    Kanan
Inspeksi    Bulging (-)    Bulging (+)
Palpasi    Ginjal teraba
Nyeri tekan (-)
Ballotement (-)    Ginjal teraba
nyeri tekan (+)
Ballotement (+)
Perkusi    Nyeri ketok (-)    Nyeri ketok (+)

2.    Regio Suprasymphisis
Inspeksi              : datar, tidak terdapat sikatrik.
Auskultasi    : Bising usus (+) normal.
Perkusi     : Timpani.
Palpasi    :    Nyeri tekan kuadran kiri atas (+), ballotement (+).

3.    Regio Genitalia Eksterna
Inspeksi    : tidak merah, tidak bengkak.
Palpasi    : tidak ada darah, nanah dan batu yang ke luar dari OUE, tidak ada nyeri tekan, tidak ada massa.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
BNO-IVP (tanggal 29 Mei 2009)
K    Kesan : suspek vesikolitiasis,spondilosis lumbalis,spondilolithesis V.L3-L4,hidronefrosis kanan grade III dan hidroureter kanan e.c bendungan partial suspek o.k batu di VU kanan

RESUME
Anamnesis :
Pasien Laki-laki usia 45 tahun.
Pasien mengeluh nyeri saat buang air kecil. dan BAK tidak lancar.
Pasien mengeluh rasa sakit dan saat buang air kecil tiba-tiba terputus, kemudian lancar kembali setelah pasien berubah posisi dari berdiri kemudian jongkok.
Pasien mengeluh nyeri dirasakan menjalar. sampai ujung kemaluan.
Pasien tidak pernah mengeluarkan butiran kecil seperti pasir saat berkemih.
Pasien tidak merasa terbakar pada alat kelamin sewaktu berkemih.
Pasien tidak mengeluh kencing bercabang, dan tidak mengeluarkan batu.
Pasien tidak pernah mengeluarkan darah saat buang air kecil.
Pasien buang air besar dengan lancar tidak ada keluhan.
Pasien jarang minum air putih, satu hari hanya minum ± 4 gelas belimbing.
Pasien pernah mengalami operasi batu saluran kencing sebelumnya.
Riwayat adanya trauma pada perut bagian atas dan pinggang disangkal oleh pasien.
Pasien tidak ada riwayat trauma abomen bagian atas, dada dan punggung.
Hasil BNO IVP  : hidroureter dan hidronefrosis kanan e.c susp batu di VU kanan

DIAGNOSIS KERJA
Hidronefrosis kanan grade III  et hidroureter kanan e.c vesikolitiasis

DIAGNOSIS BANDING
Ureterolithiasis sepertiga bagian distal
Tumor buli-buli
Nephrolithiasis

USULAN PEMERIKSAAN PENUNJANG
1.    Pemeriksaan Laboratorium:
a.    Darah Lengkap: Hb, lekosit, LED, eritrosit, hitung jenis lekosit, ureum, kreatinin, GDS, SGOT, SGPT, kolesterol total, trigliserida, asam urat.
b.    Kultur dan sediment urin
2.    Pemeriksaan radiologis :
Foto polos abdomen.
Cystogram.
BNO-IVP.

VIII.    TERAPI
Terapi Konservatif : menunggu hasil pemeriksaan penunjang
1.    Dilusi
2.    Force Diuresis
3.    Pemberian Antibiotik dan Analgetik

Terapi Operatif
Vesicolitectomy

IX.    PROGNOSIS
Dubia ad bonam.

pencarian yang hadir:

pathway hidronefrosis,laporan pendahuluan hidronefrosis,ureterolithiasis adalah,lp hidronefrosis,hidronefrosis pdf,klasifikasi hidronefrosis,makalah hidronefrosis,vesikolitiasis adalah,latar belakang hidronefrosis,kencing bercabang dua,definisi ureterolithiasis,pengertian pupil isokor,askep hidronefrosis pdf,penyimpangan kdm hidronefrosis,hidroureter,ballotement,lp vesicolithiasis,hidronefrosis grade 1,lp vesikolitiasis,pengkajian vesikolitiasis,askep BAK,laporan pendahuluan hidroureter,pengertian ballotement kesehatan,asuhan keperawatan hidroureter,hidronefrosis grade 2,hidronefrosis grade,contoh kasus hidronefrosis,diagnosis banding hidronefrosis,penanganan hidronefrosis,kencing masih tersisa,grade hidronefrosis,pengertian Hydronephrosis,hydronephrosis dextra,abdomen supel artinya,laporan pendahuluan hydronephrosis,pengertian supel pada abdomen,pengertian hidronefrosis sinistra,Hydronefrosis dextra,hydronephrosis sinistra adalah,apakah itu hidronefrosis sinistra pada bayi?,vesicolithiasis DD ureterolithiasis sinistra distal itu penyakit apa,laporan pendahuluan hidronephrosis,obat untuk hydronephrosis,Laporan pendahuluan Asuhankeperawatan Hydroneprosis dextra,pemeriksaan supel,hydronephrosis kanan,hidro uretero nefritis dextra grade 1,pengertian isokor dalam keperawatan,laporan kasus pada pasien hidronefrosis,pathway hidronefrosis sinistra,Hydronephrosis dextra grade 1,hidroureter kanan adalah,hydronefrotik dextra gr 1,obat utk penderita hidroneprosis,obat herbal hydronephorosis,laporan kasus bno ivp ureterolithiasis,pengertian hidronefrosis dan hidroureter,obat hydronephrosis,diagnosa banding vesikolithiasis,Hydronephrosis gr 11 sinistra,kencing keluar bercabang,penanganan hidronefrosis grade 1,Difinisi Etiologi Tanda dan gejala Pathway Hidroneprosis,hydronepphrosis kana,ureterolithiasis sinistra distal dd vesikolitiasis,apa hidroneprosis grade III sampai IV,arti soepel,arti hydronephrosis,arti hydronephrosis sinistra,apa yg di maksud dengan grade 1 hydronofrosis,arti ec di obat,supel adalah,apa yang dimaksud hydronephrosis,Susp ureterolithiasis sinitra,apa curiga visicolithiasis DD ureterolithiasis sinitra distal,abdomen supel ialah,anamnesis pada kasus hidronefrosis,artinya hydronephrosis bilateral ec,Arti suspek batu,obat herbal untuk hyronephrosis,obat herbal hydroneprosis ginjal,referat hidronefrosis grade 2,supel di abdomen itu apa,obat herbal hidroureter,maksud batu di ginjal tanpa hydrophenosis,obat hydronephhrosis pada bayi,obat hydroneprosis,regio pinggang bahasa medisnya,SeVere Hydroneprosisdextra,obat medis hidroneprosis,obat hydronephrosis hidroureter kanan adalah,soepel abdomen,soepel pada abdomen adalah,pemeriksaan abdomen soepel maksudnya apa?,obat penyakit hidronephrosis,obat hydronephorosis,obat alami utk hydronephrosis,obat alami hidronefrosis bilateral,tindakan untuk pasien dengan hidroneprosis stadium 4,tonus otot supel adalah,tumor ren dextra hydronephrosis grade 4,Maksud abdomen supel?,makalah pathway hidronefrosis,ureterolithiasis hidronefrosis medscape,ureterolithiasis sinistra,maksut ren dextra lebih besar dari ren sinistra,www apa itu SEVERE HIDRONEFROSIS DEXTRA,www cara pengobatan SEVERE HIDRONEFROSIS DEXTRA,tanpa hydronephrosis,suspek ureterolithiasis distal,nephrolitiasis sinistra jenis penyakit apa,Nephrolithiasis sinistra tanpa hidronefrosis cystitis,suspek nephrolithiasis sinistra itu ap,nephrolithiasis sinistra itu apa?,nefritis dextra menurut medis,nama terapi operasi hydronephrosis,mild hidronefrosis adalah,susp ureterolithiasis kiri distal dd/ plebolith,maksudnya susp ureterolithiasis kiri distal,maksud hydronephrosis,yang dimaksudkan bentuk abdomen supel,presentasi pada hidroneprosis,pengertian soepel dalam bagian abdomen,pengkajian fisik pada kasus hidronefrosis,pengertian hedronefrosis sinistra,Pengertian disangkal dalam keperawatan,Pengertian dengan abdomen supel,pengertian bentuk perut soepel,pengkajian fisik persistem pada kasus hidronefrosis,pengertian bentuk abdomen soepel,pengkajian susp ruptur ginjal pdf,pengobatan hidroneprosis,pengobatan hydronephrosis dextra,Pengertian hidronephrosis bilateral grade 1,pengertiann hydronephrosis,Pengertian hidroureter dextra,pengertian supel abdomen,pengertian serumen dextra sinistra,pengertian supel pada pemeriksaan abdomen,pengertian perut supel,pengertian penyakit hydronephrosis,pengertian palpasi abdomen soepel adalah,pengertian hydronephrosis grade 2,pengertian vesikolithiasis,pengertian hydronefrosis sinistra,pengertian hidroureter dextra grade 2,Penanganan visicolithiasis,Pengobatan Susp Nephrolithiasis bilateral,penyebab hydroneprosis,pemeriksaan abdomen soepel,pathway susp ruptur ginjal,pathway hydronefrosis,penyembuhan hidronefrosis,pathway hidronefrosis pre dan post operasi,penyimpangan KDM hidroneprosis,pasien yang mengalami sakit vesikolitiasis nyerinya terletak dimana?,perut soepel adalah,otot perut supel pada pemeriksaan abdominal adalah,pengertian soepel adalah,penyebab hidroureter adalah,pemeriksaan fisik abdomen pada kasus hidronefrosis,penyakit hidronefrosis hidroureter,penyakit hidronephrosis,penyakit hydronepitrosis,penyakit serumen dextra sinistra,pemeriksaan penunjang laboratorium penyakit hidronefrosis,pemeriksaan penunjang di laboratorium hidronefrosis,pemeriksaan lab pada hidronefrosis,pemeriksaan fisik susp ruptur ginjal meliputi inspeksi palpasi perkusi auskultasi,pemeriksaan fisik pada kasus hidronefrosis,pemeriksaan fisik pada abdomen supel maksudnya,operasi akibat hidronefrosis,contoh kasus askep hidroureter,Arti supel pada perut,arti soepel adalah,arti nephrolithiasis ren dextra,arti nephrolithiasis,arti mild hydronephorosis,arti mesochepal adalah,arti mata isokor,arti kata mesocephal,arti kata medis ec,arti istilah medis ec,arti istilah kedokteran ren kiri hidroneproses,arti isokor,arti hydronephrosis sinistra grade 3,arti suspek ureterolithiasis,askep disangkal,cara pengobatan penyakit hydronephrosis,cara merawat pasien striktus ureter sinistra,cara menyembuhkan nephrolithiasis sinistra adalah,cara mengobati penyakit hydronephrosis,cara mengobati hydronephrosis,cara mengatasi ginjal hydrophorosis,bentuk abdomen soepel artinya,batu uretra distal kanan,bagaimana cara buang kencing dengan lancar setelah et,bab 1 hidronefrosis pada anak,Asuhan keperawatan hyponephrosis pada batu ginjal,askep pada kasus hidronefrosis

Response on "Hidronefrosis Kanan Grade Iii Et Hidroureter Kanan E.C Vesikolitiasis"