Sunday, 21 December 2014

Hidronefrosis Kanan Grade Iii Et Hidroureter Kanan E.C Vesikolitiasis

PRESENTASI KASUS

IDENTITAS PASIEN
Nama                    :    Tn. T
Umur                    :    45 tahun
Jenis kelamin    :    Laki-laki
Pekerjaan            :    Tani

ANAMNESIS (Autoanamnesis)
Keluhan Utama     :     nyeri saat buang air kecil.
Keluhan Tambahan     :     BAK  tidak lancar
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien  datang ke poli Bedah RS dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. dan BAK tidak lancar. Lima bulan sebelum masuk RS, pasien mulai merasakan  nyeri saat BAK dimana nyeri tersebut sampai di ujung kemaluan. Pada awal mau kencing, pasien mengeluh rasa sakit dan saat buang air kecil tiba-tiba terputus, kemudian lancar kembali setelah pasien berubah posisi dari berdiri kemudian jongkok.
Pasien mengaku perlu mengedan saat buang air kecil, sehingga ada waktu antara proses mengedan dengan keluarnya air kencing. Pada saat buang air kecil awalnya lancar kemudian pancaran menjadi lemah, terputus-putus dan tidak bercabang. Pada akhir buang air kecil pasien merasa tidak puas, masih ada yang tersisa sehingga terkadang pasien merasa celananya basah tanpa disadari tetesan air kencing yang keluar.
Pasien  tidak mengeluh kencing bercabang. Pasien tidak pernah mengeluarkan butiran kecil seperti pasir saat kencing, tidak pernah merasa mengeluarkan darah pada saat buang air kecil serta tidak merasa adanya rasa terbakar pada alat kelamin sewaktu berkemih.
Pasien mengaku jarang sekali minum air putih, dalam satu hari pasien mengaku hanya minum kurang lebih  4 gelas belimbing akibat pekerjaannya yang tidak dapat ditinggal.  Buang air besar dirasakan lancar tidak ada keluhan. Pasien juga tidak mengeluhkan nyeri saat buang air besar, serta tidak mengeluarkan darah saat buang air besar. Pasien juga mengaku dapat buang angin seperti biasanya.
Sejak 1 minggu terakhir SMRS keluhan dirasakan sering terjadi / hampir setiap hari dengan durasi nyeri yang lebih lama hingga akhirnya pasien memeriksakan diri ke Rumah Sakit. Pasien tidak merasakan demam, tidak mual dan muntah.
Pasien pernah mengalami operasi batu saluran kencing sebelumnya. Riwayat adanya trauma pada perut bagian atas dan pinggang disangkal oleh pasien.
Riwayat Penyakit Dahulu :
Riwayat keluhan serupa     : diketahui tujuh belas tahun yang lalu.
Riwayat tekanan darah tinggi     : disangkal
Riwayat kencing manis    : disangkal.
Riwayat penyakit ginjal    : disangkal.
Riwayat batu saluran kencing     : diketahui tujuh belas tahun yang lalu.
Riwayat asam urat    : diterima.
Riwayat kencing nanah dan darah    : disangkal.
Riwayat trauma di daerah pinggang, perut bagian atas: disangkal.
Riwayat operasi di daerah pinggang, perut bagian atas: disangkal.
Riwayat Penyakit Keluarga :
Riwayat penyakit serupa    : disangkal.
Riwayat tekanan darah tinggi    : disangkal.
Riwayat kencing manis    : disangkal.
Riwayat asam urat    : disangkal.
Riwayat penyakit ginjal    : disangkal.

PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
Keadaan umum    :    Sedang.
Kesadaran    :    Compos mentis.
Vital sign    :    T     :     140/80 mmHg
N     :     68 x/mnt
RR    :     24 x/mnt
S     :     36,1 °C
Kulit          : Warna kulit sawo matang, turgor cukup.
Kepala    :    Mesochepal, rambut hitam, distribusi merata, tidak mudah dicabut.
Mata     :    Conjungtiva merah, sclera putih, pupil bulat, isokor, diameter 3 mm, reflek cahaya (+/+).
Telinga    :    Simetris, serumen (+/+) dalam batas normal.
Hidung    :    bentuk biasa, septum di tengah, selaput mucosa basah.
Mulut    :    gigi lengkap, bibir tidak pucat, tonsil dbn.
Leher    :    trachea di tengah, kelenjar lymphoid tidak membesar, kelenjar tiroid tidak membesar, tekanan vena jugularis tidak meningkat.
Thorax     :
Jantung    : Ictus cordis tidak tampak dan tidak kuat angkat, batas jantung dalam batas normal, S1>S2, regular, tidak ada suara tambahan.
Paru-paru    : Tidak ada ketinggalan gerak, vokal fremitus kanan = kiri, nyeri tekan tidak ada, sonor seluruh lapangan paru, suara dasar vesikuler seluruh lapang paru, tidak ada suara tambahan.
Abdomen    :
Inspeksi    :    Perut datar, tidak ada benjolan
Auskultasi    :    Bising usus dalam batas normal.
Perkusi    :    Timpani seluruh lapang abdomen
Palpasi    :    Supel, tidak ada nyeri tekan, hepar dan lien tidak teraba, tidak teraba massa.
Ekstremitas
Superior    :     tidak ada deformitas, tidak ada oedema, tonus otot cukup.
Inferior    : deformitas (-), jari tabuh (-), pucat (-), sianois (-)              oedema (-), tonus otot cukup.

Status Urologis
1.    Regio Costovertebrae
Kiri    Kanan
Inspeksi    Bulging (-)    Bulging (+)
Palpasi    Ginjal teraba
Nyeri tekan (-)
Ballotement (-)    Ginjal teraba
nyeri tekan (+)
Ballotement (+)
Perkusi    Nyeri ketok (-)    Nyeri ketok (+)

2.    Regio Suprasymphisis
Inspeksi              : datar, tidak terdapat sikatrik.
Auskultasi    : Bising usus (+) normal.
Perkusi     : Timpani.
Palpasi    :    Nyeri tekan kuadran kiri atas (+), ballotement (+).

3.    Regio Genitalia Eksterna
Inspeksi    : tidak merah, tidak bengkak.
Palpasi    : tidak ada darah, nanah dan batu yang ke luar dari OUE, tidak ada nyeri tekan, tidak ada massa.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
BNO-IVP (tanggal 29 Mei 2009)
K    Kesan : suspek vesikolitiasis,spondilosis lumbalis,spondilolithesis V.L3-L4,hidronefrosis kanan grade III dan hidroureter kanan e.c bendungan partial suspek o.k batu di VU kanan

RESUME
Anamnesis :
Pasien Laki-laki usia 45 tahun.
Pasien mengeluh nyeri saat buang air kecil. dan BAK tidak lancar.
Pasien mengeluh rasa sakit dan saat buang air kecil tiba-tiba terputus, kemudian lancar kembali setelah pasien berubah posisi dari berdiri kemudian jongkok.
Pasien mengeluh nyeri dirasakan menjalar. sampai ujung kemaluan.
Pasien tidak pernah mengeluarkan butiran kecil seperti pasir saat berkemih.
Pasien tidak merasa terbakar pada alat kelamin sewaktu berkemih.
Pasien tidak mengeluh kencing bercabang, dan tidak mengeluarkan batu.
Pasien tidak pernah mengeluarkan darah saat buang air kecil.
Pasien buang air besar dengan lancar tidak ada keluhan.
Pasien jarang minum air putih, satu hari hanya minum ± 4 gelas belimbing.
Pasien pernah mengalami operasi batu saluran kencing sebelumnya.
Riwayat adanya trauma pada perut bagian atas dan pinggang disangkal oleh pasien.
Pasien tidak ada riwayat trauma abomen bagian atas, dada dan punggung.
Hasil BNO IVP  : hidroureter dan hidronefrosis kanan e.c susp batu di VU kanan

DIAGNOSIS KERJA
Hidronefrosis kanan grade III  et hidroureter kanan e.c vesikolitiasis

DIAGNOSIS BANDING
Ureterolithiasis sepertiga bagian distal
Tumor buli-buli
Nephrolithiasis

USULAN PEMERIKSAAN PENUNJANG
1.    Pemeriksaan Laboratorium:
a.    Darah Lengkap: Hb, lekosit, LED, eritrosit, hitung jenis lekosit, ureum, kreatinin, GDS, SGOT, SGPT, kolesterol total, trigliserida, asam urat.
b.    Kultur dan sediment urin
2.    Pemeriksaan radiologis :
Foto polos abdomen.
Cystogram.
BNO-IVP.

VIII.    TERAPI
Terapi Konservatif : menunggu hasil pemeriksaan penunjang
1.    Dilusi
2.    Force Diuresis
3.    Pemberian Antibiotik dan Analgetik

Terapi Operatif
Vesicolitectomy

IX.    PROGNOSIS
Dubia ad bonam.

pencarian yang hadir:

pathway hidronefrosis,laporan pendahuluan hidronefrosis,ureterolithiasis adalah,lp hidronefrosis,hidronefrosis pdf,klasifikasi hidronefrosis,vesikolitiasis adalah,makalah hidronefrosis,latar belakang hidronefrosis,kencing bercabang dua,definisi ureterolithiasis,pengertian pupil isokor,hidroureter,askep hidronefrosis pdf,penyimpangan kdm hidronefrosis,ballotement,lp vesicolithiasis,hidronefrosis grade 1,pengkajian vesikolitiasis,lp vesikolitiasis,laporan pendahuluan hidroureter,askep BAK,pengertian ballotement kesehatan,asuhan keperawatan hidroureter,hidronefrosis grade 2,contoh kasus hidronefrosis,hidronefrosis grade,diagnosis banding hidronefrosis,penanganan hidronefrosis,kencing masih tersisa,grade hidronefrosis,hydronephrosis dextra,pengertian Hydronephrosis,abdomen supel artinya,pengertian supel pada abdomen,hydronephrosis sinistra adalah,pengertian hidronefrosis sinistra,Hydronefrosis dextra,arti hydronephrosis sinistra,pemeriksaan supel,arti abdomen supel,obat untuk hydronephrosis,laporan pendahuluan hidronephrosis,arti perut supel,hidro uretero nefritis dextra grade 1,obat hydronephrosis,arti hydronephrosis,hidroneprosis dextra,pathway hidronefrosis sinistra,pengertian hidronefrosis dan hidroureter,pengertian isokor dalam keperawatan,hydronefrotik dextra gr 1,obat utk penderita hidroneprosis,pengertian hidronefrosis ren,hidronephrosis sinistra grade II,hydronephrosis adalah,lp suspek hidronefrosis,resume di poli bedah,arti ec di obat,laporan kasus bno ivp ureterolithiasis,arti dari abdomen supel,apa yg di maksud dengan grade 1 hydronofrosis,apa yang dimaksud hydronephrosis,Hydronephrosis dextra grade 1,apa itu hydronephrosis cenderung dx,perut soepel adalah,hydronepphrosis kana,arti soepel,pengobatan penyakit hydronephrosis,www kepanjangan diagnosa EC dan DF,hydronephrosis sinistra grade 2,artinya hydronephrosis bilateral ec,maksut ren dextra lebih besar dari ren sinistra,mesochepal artinya,pemeriksaan diagnosis hidronefrosis,obat medis hidroneprosis,operasi akibat hidronefrosis,obat hydroneprosis,pemeriksaan fisik abdomen pada kasus hidronefrosis,maksud dari kata hidronefrosis dextra e c susp batu ureter,pemeriksaan fisik pada abdomen supel maksudnya,pemeriksaan penunjang di laboratorium hidronefrosis,maksud dari hidronefrosis grade 1 bilateral,maksud arti dr micro nephrolithiasis dextra dan sinistra,Maksud abdomen supel?,obat hydronephhrosis pada bayi,pemeriksaan abdomen soepel maksudnya apa?,otot perut supel pada pemeriksaan abdominal adalah,obat herbal untuk hyronephrosis,obat herbal hydroneprosis ginjal,obat herbal hidroureter,pathway dari nephrolithiasis,neprolitiasis dextra,obat alami hidronefrosis bilateral,Nephrolithiasis sinistra tanpa hidronefrosis cystitis,pengertian disangkal dalam kesehatan,nephrolithiasis dextra sinistra,pathway susp ruptur ginjal,operasi hidronefrosis pada laki laki,obat hydronephrosis hidroureter kanan adalah,pathways pada pasien nephrolithiasis,nefritis dextra adalah,nama obat hidronefrosis,pemeriksaan penunjang laboratorium penyakit hidronefrosis,www kepanjangan Diagnosa DF,Seputar pyelonephritis acute ren dextra,resume poli penyakit dalam,regio pinggang bahasa medisnya,referat hidronefrosis grade 2,presentasi pada hidroneprosis,perut supel adalah,penyimpangan KDM hidroneprosis,penyebab penyakit hidronephrosis,penyebab hydroneprosis,penyebab hidroureter adalah,penyakit severe hindronefrosis,penyakit serumen dextra sinistra,penyakit hydronepitrosis,SeVere Hydroneprosisdextra,soepel abdomen,soepel abdomen adalah,www cara pengobatan SEVERE HIDRONEFROSIS DEXTRA,www apa itu SEVERE HIDRONEFROSIS DEXTRA,ureterolitiosis inistra distal,tumor ren dextra hydronephrosis grade 4,tonus otot supel adalah,tindakan untuk pasien dengan hidroneprosis stadium 4,therapi hidronephrosis,suspek nephrolithiasis sinistra itu ap,suspect hydronefrosis sinistra,susp ureterolithiasis kiri distal dd/ plebolith,supel pada pemeriksaan fisik adalah,stadium hydroneprosis adalah,soepel pada abdomen adalah,penyakit hydronephrosis,penyakit hidronephrosis,Pengertian hidroureter dextra,pengertian hidroneprosis,Pengertian hidronephrosis bilateral grade 1,pengertian supel dalam kesehatan,pengertian hidronefrosis dextra dan hidroureter dextra,pengertian hidronefrosis dextra,pengertian hedronefrosis sinistra,Pengertian disangkal dalam keperawatan,pengertian bentuk perut soepel,pengertian BAK merah disangkal,penatalaksanaan hidronefrosis grade4,Penanganan visicolithiasis,penanganan hydronephrosis dextra grade III e c urolitiasis,pengertian hydronefrosis sinistra,pengertian mild hydronephrosis sinistra,pengertian nephrolithiasis dextra,penyakit hidronefrosis hidroureter,Pengobatan Susp Nephrolithiasis bilateral,pengobatan hydronephrosis dextra,pengobatan hidroneprosis,pengkajian susp ruptur ginjal pdf,pengkajian hidronefrosis cystitis dan post op,pengertian supel pada pemeriksaan abdomen,pengertian soepel dalam bagian abdomen,pengertian soepel adalah,pengertian serumen sinistra pada anak kecil,pengertian serumen dextra sinistra,pengertian penyakit hydronephrosis,pengertian palpasi abdomen soepel adalah,penanganan hydronedrosis,contoh kasus pada pasien hidronefrosis,askep disangkal,arti suspek ureterolithiasis,Arti supel pada perut,arti soepel adalah,arti nephrptilisitiasis,arti mesochepal adalah,arti medis supel simetris,arti medis ec,arti mata isokor,Arti kondisi pyelonephritis acute ren dextra,arti kata mesocephal,arti kata medis ec,askep hidronefrosis dextra gren 1,Askep Hydronephrosis dextra,askep pada kasus hidronefrosis,cara penyembuhan penyakit hydronephrosis,cara pengobatan penyakit hydronephrosis,cara pengobatan hidroureter pada bayi,cara merawat pasien striktus ureter sinistra,cara mengobati hydronephrosis,cara mengatasi hidroneprosis grade 2,bentuk perut soepel,batu uretra distal kanan,bagaimana mengatasi hidronephrosis,bab 1 hidronefrosis pada anak,asuhan keperawatan pada pasien post operasi hidronefrosis dextra,askep pada pasien batu ren dextra batu ginjal,arti istilah medis ec,arti istilah kedokteran ren kiri hidroneproses,arti hydronephrosis sinistra grade 3,apa itu supel pada abdomen,apa itu pemeriksaan soepel,apa itu nefrolithiasis bilateral

Response on "Hidronefrosis Kanan Grade Iii Et Hidroureter Kanan E.C Vesikolitiasis"