Wednesday, 17 September 2014

Hidronefrosis Kanan Grade Iii Et Hidroureter Kanan E.C Vesikolitiasis

PRESENTASI KASUS

IDENTITAS PASIEN
Nama                    :    Tn. T
Umur                    :    45 tahun
Jenis kelamin    :    Laki-laki
Pekerjaan            :    Tani

ANAMNESIS (Autoanamnesis)
Keluhan Utama     :     nyeri saat buang air kecil.
Keluhan Tambahan     :     BAK  tidak lancar
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien  datang ke poli Bedah RS dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. dan BAK tidak lancar. Lima bulan sebelum masuk RS, pasien mulai merasakan  nyeri saat BAK dimana nyeri tersebut sampai di ujung kemaluan. Pada awal mau kencing, pasien mengeluh rasa sakit dan saat buang air kecil tiba-tiba terputus, kemudian lancar kembali setelah pasien berubah posisi dari berdiri kemudian jongkok.
Pasien mengaku perlu mengedan saat buang air kecil, sehingga ada waktu antara proses mengedan dengan keluarnya air kencing. Pada saat buang air kecil awalnya lancar kemudian pancaran menjadi lemah, terputus-putus dan tidak bercabang. Pada akhir buang air kecil pasien merasa tidak puas, masih ada yang tersisa sehingga terkadang pasien merasa celananya basah tanpa disadari tetesan air kencing yang keluar.
Pasien  tidak mengeluh kencing bercabang. Pasien tidak pernah mengeluarkan butiran kecil seperti pasir saat kencing, tidak pernah merasa mengeluarkan darah pada saat buang air kecil serta tidak merasa adanya rasa terbakar pada alat kelamin sewaktu berkemih.
Pasien mengaku jarang sekali minum air putih, dalam satu hari pasien mengaku hanya minum kurang lebih  4 gelas belimbing akibat pekerjaannya yang tidak dapat ditinggal.  Buang air besar dirasakan lancar tidak ada keluhan. Pasien juga tidak mengeluhkan nyeri saat buang air besar, serta tidak mengeluarkan darah saat buang air besar. Pasien juga mengaku dapat buang angin seperti biasanya.
Sejak 1 minggu terakhir SMRS keluhan dirasakan sering terjadi / hampir setiap hari dengan durasi nyeri yang lebih lama hingga akhirnya pasien memeriksakan diri ke Rumah Sakit. Pasien tidak merasakan demam, tidak mual dan muntah.
Pasien pernah mengalami operasi batu saluran kencing sebelumnya. Riwayat adanya trauma pada perut bagian atas dan pinggang disangkal oleh pasien.
Riwayat Penyakit Dahulu :
Riwayat keluhan serupa     : diketahui tujuh belas tahun yang lalu.
Riwayat tekanan darah tinggi     : disangkal
Riwayat kencing manis    : disangkal.
Riwayat penyakit ginjal    : disangkal.
Riwayat batu saluran kencing     : diketahui tujuh belas tahun yang lalu.
Riwayat asam urat    : diterima.
Riwayat kencing nanah dan darah    : disangkal.
Riwayat trauma di daerah pinggang, perut bagian atas: disangkal.
Riwayat operasi di daerah pinggang, perut bagian atas: disangkal.
Riwayat Penyakit Keluarga :
Riwayat penyakit serupa    : disangkal.
Riwayat tekanan darah tinggi    : disangkal.
Riwayat kencing manis    : disangkal.
Riwayat asam urat    : disangkal.
Riwayat penyakit ginjal    : disangkal.

PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
Keadaan umum    :    Sedang.
Kesadaran    :    Compos mentis.
Vital sign    :    T     :     140/80 mmHg
N     :     68 x/mnt
RR    :     24 x/mnt
S     :     36,1 °C
Kulit          : Warna kulit sawo matang, turgor cukup.
Kepala    :    Mesochepal, rambut hitam, distribusi merata, tidak mudah dicabut.
Mata     :    Conjungtiva merah, sclera putih, pupil bulat, isokor, diameter 3 mm, reflek cahaya (+/+).
Telinga    :    Simetris, serumen (+/+) dalam batas normal.
Hidung    :    bentuk biasa, septum di tengah, selaput mucosa basah.
Mulut    :    gigi lengkap, bibir tidak pucat, tonsil dbn.
Leher    :    trachea di tengah, kelenjar lymphoid tidak membesar, kelenjar tiroid tidak membesar, tekanan vena jugularis tidak meningkat.
Thorax     :
Jantung    : Ictus cordis tidak tampak dan tidak kuat angkat, batas jantung dalam batas normal, S1>S2, regular, tidak ada suara tambahan.
Paru-paru    : Tidak ada ketinggalan gerak, vokal fremitus kanan = kiri, nyeri tekan tidak ada, sonor seluruh lapangan paru, suara dasar vesikuler seluruh lapang paru, tidak ada suara tambahan.
Abdomen    :
Inspeksi    :    Perut datar, tidak ada benjolan
Auskultasi    :    Bising usus dalam batas normal.
Perkusi    :    Timpani seluruh lapang abdomen
Palpasi    :    Supel, tidak ada nyeri tekan, hepar dan lien tidak teraba, tidak teraba massa.
Ekstremitas
Superior    :     tidak ada deformitas, tidak ada oedema, tonus otot cukup.
Inferior    : deformitas (-), jari tabuh (-), pucat (-), sianois (-)              oedema (-), tonus otot cukup.

Status Urologis
1.    Regio Costovertebrae
Kiri    Kanan
Inspeksi    Bulging (-)    Bulging (+)
Palpasi    Ginjal teraba
Nyeri tekan (-)
Ballotement (-)    Ginjal teraba
nyeri tekan (+)
Ballotement (+)
Perkusi    Nyeri ketok (-)    Nyeri ketok (+)

2.    Regio Suprasymphisis
Inspeksi              : datar, tidak terdapat sikatrik.
Auskultasi    : Bising usus (+) normal.
Perkusi     : Timpani.
Palpasi    :    Nyeri tekan kuadran kiri atas (+), ballotement (+).

3.    Regio Genitalia Eksterna
Inspeksi    : tidak merah, tidak bengkak.
Palpasi    : tidak ada darah, nanah dan batu yang ke luar dari OUE, tidak ada nyeri tekan, tidak ada massa.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
BNO-IVP (tanggal 29 Mei 2009)
K    Kesan : suspek vesikolitiasis,spondilosis lumbalis,spondilolithesis V.L3-L4,hidronefrosis kanan grade III dan hidroureter kanan e.c bendungan partial suspek o.k batu di VU kanan

RESUME
Anamnesis :
Pasien Laki-laki usia 45 tahun.
Pasien mengeluh nyeri saat buang air kecil. dan BAK tidak lancar.
Pasien mengeluh rasa sakit dan saat buang air kecil tiba-tiba terputus, kemudian lancar kembali setelah pasien berubah posisi dari berdiri kemudian jongkok.
Pasien mengeluh nyeri dirasakan menjalar. sampai ujung kemaluan.
Pasien tidak pernah mengeluarkan butiran kecil seperti pasir saat berkemih.
Pasien tidak merasa terbakar pada alat kelamin sewaktu berkemih.
Pasien tidak mengeluh kencing bercabang, dan tidak mengeluarkan batu.
Pasien tidak pernah mengeluarkan darah saat buang air kecil.
Pasien buang air besar dengan lancar tidak ada keluhan.
Pasien jarang minum air putih, satu hari hanya minum ± 4 gelas belimbing.
Pasien pernah mengalami operasi batu saluran kencing sebelumnya.
Riwayat adanya trauma pada perut bagian atas dan pinggang disangkal oleh pasien.
Pasien tidak ada riwayat trauma abomen bagian atas, dada dan punggung.
Hasil BNO IVP  : hidroureter dan hidronefrosis kanan e.c susp batu di VU kanan

DIAGNOSIS KERJA
Hidronefrosis kanan grade III  et hidroureter kanan e.c vesikolitiasis

DIAGNOSIS BANDING
Ureterolithiasis sepertiga bagian distal
Tumor buli-buli
Nephrolithiasis

USULAN PEMERIKSAAN PENUNJANG
1.    Pemeriksaan Laboratorium:
a.    Darah Lengkap: Hb, lekosit, LED, eritrosit, hitung jenis lekosit, ureum, kreatinin, GDS, SGOT, SGPT, kolesterol total, trigliserida, asam urat.
b.    Kultur dan sediment urin
2.    Pemeriksaan radiologis :
Foto polos abdomen.
Cystogram.
BNO-IVP.

VIII.    TERAPI
Terapi Konservatif : menunggu hasil pemeriksaan penunjang
1.    Dilusi
2.    Force Diuresis
3.    Pemberian Antibiotik dan Analgetik

Terapi Operatif
Vesicolitectomy

IX.    PROGNOSIS
Dubia ad bonam.

pencarian yang hadir:

pathway hidronefrosis,laporan pendahuluan hidronefrosis,ureterolithiasis adalah,lp hidronefrosis,hidronefrosis pdf,klasifikasi hidronefrosis,vesikolitiasis adalah,makalah hidronefrosis,latar belakang hidronefrosis,kencing bercabang dua,definisi ureterolithiasis,pengertian pupil isokor,askep hidronefrosis pdf,hidroureter,lp vesicolithiasis,ballotement,penyimpangan kdm hidronefrosis,hidronefrosis grade 1,pengkajian vesikolitiasis,askep BAK,lp vesikolitiasis,laporan pendahuluan hidroureter,asuhan keperawatan hidroureter,pengertian ballotement kesehatan,hidronefrosis grade 2,hidronefrosis grade,diagnosis banding hidronefrosis,contoh kasus hidronefrosis,kencing masih tersisa,penanganan hidronefrosis,grade hidronefrosis,hydronephrosis dextra,pengertian Hydronephrosis,laporan pendahuluan hydronephrosis,abdomen supel artinya,tatalaksana hidronefrosis,maksut dari abdomen supel,apakah itu hidronefrosis sinistra pada bayi?,pengertian supel pada abdomen,Laporan pendahuluan Asuhankeperawatan Hydroneprosis dextra,hydronephrosis kanan,vesicolithiasis DD ureterolithiasis sinistra distal itu penyakit apa,lp susp kolik ureter,pengertian hidronefrosis sinistra,Apa itu vesikalitusis,obat untuk hydronephrosis,hidroureter kanan adalah,hydronephrosis derajat 3 maksudnya,contoh kasus vesikolitiasis,Difinisi Etiologi Tanda dan gejala Pathway Hidroneprosis,pathway hidronefrosis sinistra,diagnosa banding vesikolithiasis,obat hydronephrosis,hidronefrosis adalah laporan kasus,diagnosa hidronefrosis,penanggananhidroneprosis,penanganan hidronefrosis grade 1,obat herbal hydronephorosis,pengertian isokor dalam keperawatan,apa curiga visicolithiasis DD ureterolithiasis sinitra distal,apa hidroneprosis grade III sampai IV,apa itu hidroureter,abdomen supel ialah,apa yg di maksud dengan grade 1 hydronofrosis,apa itu susp nephrolithiasis,arti hydronephrosis bilateral,arti hydronephrosis sinistra,laporan pendahuluan hidronephrosis,hydronephrosis sinistra grade,Susp ureterolithiasis sinitra,Supel abdomen,supel adalah,apa yang dimaksud hydronephrosis,Hydronephrosis gr 11 sinistra,arti 140 EC,Arti suspek batu,arti supel dalam medis,ureterolithiasis sinistra distal dd vesikolitiasis,anamnesis pada kasus hidronefrosis,Hydronephrosis dextra grade 1,kencing keluar bercabang,laporan kasus pada pasien hidronefrosis,mild hidronefrosis adalah,laporan kasus pada penyakit hidronefrosis,pathway hidronefrosis pre dan post operasi,obat alami utk hydronephrosis,operasi akibat hidronefrosis,pathway hidronefrosis grade ii,laporan kasus hydronefrosis,pasien yang mengalami sakit vesikolitiasis nyerinya terletak dimana?,makalah pathway hidronefrosis,obat penyakit hidronephrosis,mengobati hydronephrosis,maksudnya susp ureterolithiasis kiri distal,nama terapi operasi hydronephrosis,nefritis dextra menurut medis,nephrolithiasis bilateral tanpa hydronephrosis,nephrolithiasis dextra sinistra,nephrolithiasis sinistra itu apa?,nephrolitiasis sinistra jenis penyakit apa,maksud hydronephrosis,maksud e c dalam medis,maksud dari abdomen supel,maksud batu di ginjal tanpa hydrophenosis,obat herbal hidroureter,hidronefrosis dextra ialah,lp dan askep hidronefrosis sinistra batu ureter distal sinistra,obat hydronephhrosis pada bayi,obat hydronephorosis,maksut ren dextra lebih besar dari ren sinistra,www cara pengobatan SEVERE HIDRONEFROSIS DEXTRA,resume hidronefrosis,regio pinggang bahasa medisnya,referat hidronefrosis grade 2,presentasi pada hidroneprosis,yang dimaksudkan bentuk abdomen supel,PENYIMPANGAN KDM VESICOLHITIASIS,penyimpangan KDM hidroneprosis,penyembuhan hidronefrosis,penyebab hydroneprosis,penyebab hidroureter adalah,penyebab akibat & solusi hydronefrosis dextra,penyakit nephritis ren dextra,penyakit hydronepitrosis,serumen sinistra,SeVere Hydroneprosisdextra,www apa itu SEVERE HIDRONEFROSIS DEXTRA,ureterolithiasis sinistra distal,ureterolithiasis sinistra,ureterolithiasis hidronefrosis medscape,ureterolithiasis distal kanan,tumor ren dextra hydronephrosis grade 4,tonus otot supel adalah,tanpa hydronephrosis,suspek ureterolithiasis sinistra,suspek ureterolithiasis distal,supel pada perut maksudnya apa?,supel di abdomen itu apa,soepel abdomen,penyakit hydronefrosis grade 1,penyakit hidronephrosis,penyakit hidronefrosis hidroureter,pengkajian susp ruptur ginjal pdf,Pengertian dengan abdomen supel,pengertian dari hidronefrosis dextra grade II dan III,pengertian bentuk abdomen soepel,penanggulangan susp nephrolithiasis,penanganan hidronefrosis : pdf,pemeriksaan lab pada hidronefrosis,pemeriksaan fisik susp ruptur ginjal meliputi inspeksi palpasi perkusi auskultasi,pemeriksaan fisik pada kasus hidronefrosis,pemeriksaan fisik abdomen pada kasus hidronefrosis,pemeriksaan abdomen soepel maksudnya apa?,pemeriksaan abdomen soepel,pathway susp ruptur ginjal,pengertian hidronefrosis dan hidroureter,Pengertian hidronephrosis bilateral grade 1,pengobatan hydronephrosis dextra,pengobatan hidroureter untuk bayi,pengkajian fisik persistem pada kasus hidronefrosis,pengkajian fisik pada kasus hidronefrosis,pengertiann hydronephrosis,pengertian vesikolithiasis,pengertian supel pada pemeriksaan,pengertian supel abdomen,pengertian soepel dalam bagian abdomen,pengertian perut supel,pengertian hydronephrosis grade 3,pengertian hydronephrosis grade 2,pengertian hidroureter dextra grade 2,pathway hydronefrosis,laporan kasus askep post nephrolithiasis,definisi hidronephrosis grade 3,bentuk abdomen soepel artinya,batu uretra distal kanan,bahasa medis dextra sinistra pada abdomen,bagaimana cara buang kencing dengan lancar setelah et,Asuhan keperawatan hyponephrosis pada batu ginjal,askep pada kasus hidronefrosis,askep hidronefrosis ren,askep hidronefrosis ginjal contoh kasus,arti soepel,arti nephrolithiasis ren dextra,arti nephrolithiasis,arti mild hydronephorosis,arti mata isokor,cara mengatasi ginjal hydrophorosis,cara mengatasi hidronefrosis grade 2,cara mengatasi hidroneprosis,definisi dan bahasa kedokteran dari kencing bercabang,contoh resume hidronefrosis,contoh laporan kasus batu ginjal,contoh kasus vesikolitiasis pada tn N,contoh kasus ureteriliasis,contoh kasus hidronefrosis pada anak-anak,contoh kasus askep hidroureter,contoh askep pada hydroneprosis,cara merawat pasien striktus ureter sinistra,cara menyembuhkan nephrolithiasis sinistra adalah,Cara mengobati penyakit Hydronephrosis grade 2

Response on "Hidronefrosis Kanan Grade Iii Et Hidroureter Kanan E.C Vesikolitiasis"